Silakan... silakan... yang ini rilis alias siaran pers dari Bakrie
Telecom. 



Salam,


Herry SW

====

Bakrie Telecom Telah Hadir Di 69 Kota Nasional

Jakarta, 12 Mei 2009 - Sampai dengan akhir Maret 2009, Bakrie Telecom
telah memperluas jangkauan wilayah layanan ke 69 kota nasional. Upaya
perluasan ini turut membantu peningkatan jumlah pelanggan Bakrie Telecom
di kuartal pertama 2009 menjadi 8 juta pelanggan. Kota-kota tersebut
tersebar di berbagai pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan,
Sulawesi dan Bali.

"Kami telah berkomitmen memperluas kehadiran Bakrie Telecom di berbagai
kota di Indonesia dan kami akan terus berupaya memenuhi komitmen
tersebut. Tentu butuh waktu dan dilakukan secara bertahap, tapi jelas
upaya tersebut kami penuhi", papar M. Buldansyah (Danny), Wakil Direktur
Utama PT Bakrie Telecom Tbk ketika menjelaskan ekspansi perusahaannya
dihadapan media pada saat public expose kemarin di Jakarta.

Selama kuartal pertama 2009 Bakrie Telecom telah menambah 6 kota lagi
dari yang sebelumnya 64 kota di akhir 2008 menjadi 69 kota. Kota-kota
tersebut meliputi Cilacap, Jambi, Madiun, Magetan, Kisaran dan Pematang
Siantar.

"Jika di tahun 2007, Bakrie Telecom memulai ekpansi nasional di
kota-kota besar di Jawa, Sumatera dan Sulawesi seperti Surabaya,
Semarang, Jogja, Medan, Padang, Palembang dan Makassar sedangkan di
tahun 2008 kami mengkombinasikan dengan kota kecil, maka di tahun 2009
ini akan lebih fokus di kota-kota kecil di Jawa dan Sumatera", kata
Danny.

Kebijakan Bakrie Telecom untuk terus memperluas wilayah layanan ini
ditujukan agar basis pelanggan Esia, Wifone dan Wimode juga dapat merata
ke berbagai kota. Terbukti pertumbuhan pelanggan Bakrie Telecom terus
tumbuh secara signifikan. Secara nasional jumlah pelanggan Bakrie
Telecom pada akhir Maret 2009 tercatat sebesar 8 juta pelanggan. Jumlah
ini mengalami pertumbuhan 77,8% dibanding periode yang sama tahun lalu
dimana jumlah pelanggannya tercatat sebesar 4,5 juta pelanggan. 

Tumbuhnya jumlah pelanggan berakibat positif terhadap kinerja keuangan.
Jastiro Abi, Direktur Keuangan PT Bakrie Telecom Tbk berpendapat,
pendapatan perusahaan, baik pendapatan kotor maupun pendapat bersih
meningkat secara signifikan. Pendapatan kotor perusahaan naik sebesar
37,9% dari Rp 591,6 miliar di kuartal pertama 2008 menjadi Rp 816,1
miliar di kuartal pertama 2009. Demikian pula pendapatan bersih
perusahaan yang tumbuh sebesar 48,9% dari Rp 441,8 miliar di kuartal
pertama 2008 menjadi Rp 658,2 miliar di periode yang sama tahun
berikutnya.

Sementara itu laba usaha juga meningkat 36,4% menjadi Rp 73 Miliar
kuartal pertama tahun 2009 dari Rp 53,5 Miliar diperiode tahun
sebelumnya. Sedangkan EBITDA (Earnings Before Interest, Tax,
Depreciation & Amortization) Bakrie Telecom membukukan pertumbuhan
sebesar 59,7% year on year. Pada kuartal pertama 2008, EBITDA Bakrie
Telecom tercatat senilai Rp 147,5 Miliar, sedangkan periode yang sama
tahun berikutnya EBITDA Bakrie Telecom meningkat menjadi Rp 235,6 Miliar. 

"Hal ini menunjukkan bahwa Bakrie Telecom secara fundamental operasional
tumbuh sesuai dengan harapan," ujar Jastiro Abi.
 
Pada kuartal pertama tahun 2009, terjadi penurunan pada laba bersih
Bakrie Telecom menjadi Rp 5,7 miliar bila dibanding posisi pada periode
yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,4 miliar. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh rugi kurs sebesar Rp 14,2 miliar di kuartal pertama
tahun 2009 akibat melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika
selama periode tersebut. Hal ini lebih merupakan dampak dari belanja
modal dalam US Dollar yang dilakukan perusahaan. Sementara untuk hutang
dalam mata uang asingnya, Bakrie Telecom telah melakukan lindung nilai. 

Kinerja Perusahaan Kuartal Pertama 2009

Deskripsi       Kuartal I 2009  Kuartal I 2008  Perubahan
Jumlah Pelanggan        8 juta  4,5 juta        78,8%
Pendapatan - Kotor      816,1 Miliar    591,6 Miliar    38,0%
Pendapatan - Bersih     658,2 Miliar    441,8 Miliar    49,0%
EBITDA  235,6 Miliar    147,5 Miliar    59,7%
Laba Bersih     5,7 Miliar       27,4 Miliar    -79,1%


Kirim email ke