On Thu, 14 May 2009 16:34:41 +0700
Cokro Gunawan Widjaja wrote:

> Mau tanya para teman yang udah pernah pake Nexian G900, gimana komentarnya,
> rencana mau beli nih.

Saya copy paste-kan di bagian terbawah email ini. 

> Kata org sim cardnya salah salah satu harus diisi XL, tidak bisa di ganti
> apa benar?
> 
Benar. Slot kartu SIM pertama hanya bisa dipadukan dengan nomor XL. 



Salam,


Herry SW

====

Solusi Murah untuk Gaya

Daya pikat fitur televisi, dual on, atau triple on kini tidak lagi
sekuat sebelumnya. Berarti, agar senantiasa eksis, vendor ponsel merek
lokal buatan Tiongkok harus memikirkan pemikat baru. Dengan memanfaatkan
demam BlackBerry yang sedang melanda Indonesia, Nexian menghadirkan
NX-G900. Tampilan fisiknya ala BlackBerry. Fitur yang ditonjolkan juga
mengekor BlackBerry. 

Hasilnya, jurus itu terlihat cukup ampuh. G900 yang resminya dibanderol
Rp 999 ribu laris manis. Pasokan yang tidak sebanding dengan antusiasme
konsumen membuat harga G900 langsung melambung. Gerai-gerai ponsel di
Surabaya kemarin menjualnya sampai Rp 1,35 juta dengan kecenderungan
terus naik. Sedangkan di Jakarta, harga G900 malahan sudah menembus Rp
1,5 juta. 

Pada materi promosi G900 disebutkan bahwa ponsel dual on GSM-GSM itu
mendukung Facebook, email, browsing, dan aplikasi chatting. Jangan
membandingkannya dengan BlackBerry. Sebab, walaupun tampilan fisiknya
mirip, G900 bukanlah BlackBerry. Facebook di G900 bukan berwujud
aplikasi, melainkan sebatas ikon berisi shortcut untuk mengakses
m.facebook.com. Jadi, sebenarnya sama saja dengan kalau pengguna membuka
browser, lalu mengetikkan alamat m.facebook.com. 

Aplikasi emailnya tidak bekerja sebagai push mail, melainkan pull mail.
Kalau email masuk di BlackBerry langsung didorong seperti SMS, di G900
pengguna yang harus lebih proaktif menarik email. Dua aplikasi gratisan,
Opera Mini dan eBuddy, oleh Nexian diinstalasikan ke G900. Satu
berfungsi sebagai browser, satu lainnya untuk chatting. 

Singkatnya, G900 bukanlah substitusi alias pengganti BlackBerry. Cara
kerja dan pentarifannya berbeda 180 derajat. Ponsel dengan keypad agak
keras itu lebih tepat diberi predikat sebagai solusi murah untuk bergaya.
Artinya, seseorang yang ingin terlihat memakai BlackBerry, tetapi
sebenarnya belum perlu atau beranggaran terbatas, bolehlah melirik G900.
Meskipun posisi lubang konektor dan kamera tidak tepat, silicon case
BlackBerry Javelin dapat digunakan untuk melindungi bodi G900. 

Kamera VGA, pemutar multimedia, radio FM yang siarannya bisa direkam,
dan buku telepon 1.000 nama multiple entry adalah sebagian spesifikasi
lain G900. Ketika digunakan untuk memutar lagu, suara yang
diperdengarkan keras dan cukup jernih. 

Ada pula blacklist, bluetooth, GPRS, MMS, dan suara latar alias
background sound. Tersedia beragam suara latar yang bisa didayagunakan
saat bertelepon. Di antaranya, suara kereta, sepeda motor, restoran, dan
pub. Pengguna dapat menambahkan suara latar sesuai kebutuhan. 

Memori internal G900 berkapasitas 1.016 KB. Saat membeli ponsel tersebut,
setiap konsumen akan memperoleh kartu microSD 1 GB. Slot kartu SIM
pertama di hanya dapat dipadukan dengan kartu XL, baik prabayar maupun
pascabayar. Sedangkan slot kartu SIM kedua bisa diisi dengan kartu SIM
operator GSM lain. (Herry S.W.)

Kirim email ke