Justru itu bos. Keistimewaan dr RIM it d BIS'nya.kalau nokia atau soner bisa diberi layanan blackberry kemungkinan handset BB bisa tidak laku.karena dilihat dr teknologi. BB masih aga tertinggal.seperti kamera BB yg hanya 2-3Mp.sementara skg byk handset dg kamera 5mp bahkan sudah smpe 8mp.trs aplikasi BB juga dibilang masih minim. Tp qta juga tidak bisa menyalahkan RIM saja. Terkadang qta juga tergiur dg handset BB ilegal yg murah. Coba jika qta punya kesadaran utk memerangi yg ilegal2 ini. Penjualpun brn berjualan yg ilegal karna permintaan pasar juga.hehe.. Maaf y bos kalau da kata2 yg salah.hoho... Salam Vict_mania Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: "@lvin" <[email protected]> Date: Tue, 7 Jul 2009 11:13:56 To: <[email protected]> Subject: Re: [iklangadget] WTi: Dari kompas.com => BlackBerry Tidak Gubris Permintaan Pemerintah Kalo dipikir-pikir aneh yah dengan layanan Blackberry ini, RIM itu sebenernya jualan jasa push email ata jualan Handset sih, kalo jualan keduanya ya harusnya bertanggung jawab atas Handset yang dijualnya (terlepas dari distributor siapa yang jual). Lalu kenapa PIn itu bisa disuntikkan or dipindahkan, kenapa pula engga ada layanan blackberry or RIM di handset Nokia or Soner misalnya jadi bukan hanya blackberry connect tapi full layanan Blackberry tapi Handsetnya keluaran Soner or Nokia misalnya. Maaf deh jadi OOT dan oon ----- Original Message ----- From: "Wieok Susanto" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, July 07, 2009 9:35 AM Subject: [iklangadget] WTi: Dari kompas.com => BlackBerry Tidak Gubris Permintaan Pemerintah http://m.kompas.com/news/read/data/2009.07.07.08513316 BlackBerry Tidak Gubris Permintaan Pemerintah KOMPAS/SOELASTRI SOEKIRNO *JAKARTA, KOMPAS.com *— Permintaan pemerintah kepada Research In Motion (RIM) agar membuka layanan purnajual BlackBerry di Indonesia belum juga digubris. Hingga kini produsen BlackBerry tersebut belum memutuskan tindakan apa pun demi pembeli BlackBerry di Indonesia. "Kami masih berusaha terus bekerja sama dengan pemerintah lokal, namun memang hingga kini belum ada perkembangan lebih jauh," tegas RIM melalui /e-mail/ kepada /Kontan/, Senin (6/7). Membandelnya RIM bisa jadi lantaran anggapan bahwa persoalan layanan purnajual bisa ditangani operator. Apalagi produsen /handset/ asal Kanada ini yakin bahwa mereka hanya menjalin hubungan kerja sama distribusi BlackBerry dengan operator penyelenggara jasa telekomunikasi. Model bisnis seperti ini pula yang mereka lakukan di hampir semua negara. Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) Gatot S Dewa Broto menegaskan, pihaknya tetap meminta RIM untuk membuka layanan purnajualnya di Indonesia. "Kami sengaja melakukan itu untuk menghindari monopoli importasi pada perangkat telekomunikasi," kata Gatot. Di lain pihak, GM Sales PT Exelcomindo Pratama, Handono Warih, mengatakan perlu ada kejelasan persepsi antara RIM dan pemerintah. Misalnya, bagaimana nasib para pengguna BlackBerry yang membeli lewat importir, tetapi berlangganan paket data dari operator? "Karena kami memberi layanan servis untuk /handset/ yang dibeli langsung di XL. Adapun untuk yang kedua, tanggung jawab kami hanya sebatas layanan data, bukan pada perangkat BlackBerry-nya," kata Handono.** Sumber : KONTAN ------------------------------------ 3000 Member www.blackberryindonesia.com You cant stop us to using original blackberry GO away Blackberry Siluman. Power by www.iklangadget.com Yahoo! Groups Links ------------------------------------ 3000 Member www.blackberryindonesia.com You cant stop us to using original blackberry GO away Blackberry Siluman. Power by www.iklangadget.com Yahoo! Groups Links ------------------------------------ 3000 Member www.blackberryindonesia.com You cant stop us to using original blackberry GO away Blackberry Siluman. Power by www.iklangadget.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Iklangadget/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Iklangadget/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

