Acara hari pertama baru tuntas pukul 22.00 waktu Stuttgart atau pukul 03.00 WIB. Dalam acara bertajuk "Calling All Innovators Award Ceremony" yang digelar di Porsche Museum itu Nokia memberikan penghargaan kepada pengembang aplikasi terbaik.
Ada empat kategori yang dikompetisikan, yaitu: * Internet innovation, * flash category, * emerging markets & mobile necessities, dan * apps on maps. Peserta kompetisi berasal dari 85 negara, termasuk Indonesia. Sayang, duta Indonesia belum berhasil tampil sebagai finalis, apalagi menjadi pemenang. Aplikasi yang paling memikat perhatian saya adalah Blue Home. Dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, pengguna dapat mematikan atau menyalakan lampu rumah, kipas angin, atau AC langsung dari ponsel. Pengguna bisa mengatur agar ketika suhu ruangan mencapai angka tertentu, maka AC otomatis dihidupkan. Lain waktu, tatkala suhu ruangan menyentuh angka tertentu, AC spontan mati. Terkait lampu, pengguna dapat mengatur bila intensitas cahaya mencapai limit tertentu, maka lampu rumah akan menyala atau, sebaliknya, padam. Pemantauan pintu rumah juga bisa dilakukan via ponsel. Bila pintu terbuka bukan atas instruksi pengguna, alarm akan berbunyi dan muncul notifikasi di ponsel. Untuk menikmati Blue Home, pengguna wajib memiliki ponsel bersistem operasi Symbian. Sebab, ada aplikasi yang harus diinstalasikan ke ponsel. Pengguna juga mutlak mempunyai switch box khusus. Switch box tersebut kini belum dijual. Menurut sang pengembang, biaya pembuatan switch box hanya USD 30. "Percakapan" antara ponsel dengan switch box dilakukan secara nirkabel via bluetooth. Sedangkan hubungan antara switch box dengan perangkat rumah yang dikendalikan masih memakai kabel. Beberapa foto ala kadarnya bisa dilihat di http://hsw9900.multiply.com/photos/album/111/Stuttgart. Terima kasih. Salam, Herry SW

