Ok, saya coba copy paste-kan. Sebelumnya, saya berikan disclaimer dulu: * Harga yang tercantum pasti sudah tidak update lagi. * Review saya mengacu pada hasil uji coba Nexian NX-G900 dengan firmware keluaran pertama. Bila saat ini telah muncul firmware keluaran terbaru, mungkin saja ada hal-hal tertentu yang berbeda. * Mohon maaf bila ada yang tersinggung maupun tersungging.
Ok, review-nya ada di bawah. Salam, Herry SW === Jual Tampang, Bukan Fitur Daya pikat fitur televisi, dual on, atau triple on kini tidak lagi sekuat sebelumnya. Berarti, agar senantiasa eksis, vendor ponsel merek lokal buatan Tiongkok harus memikirkan pemikat baru. Karena BlackBerry sedang mewabah di Indonesia, momentum tersebut tidak disia-siakan oleh vendor ponsel merek lokal. Dalam pantauan penulis, beberapa ponsel merek lokal telah menyiapkan ponsel dual on GSM-GSM maupun GSM-CDMA dengan tampilan fisik mirip BlackBerry. Kebetulan saja, Nexian yang lebih dulu hadir. Efeknya sudah bisa ditebak. BlackBerry jadi-jadian NX-G900 laris manis. Ponsel dual on GSM-GSM itu resminya dibanderol Rp 999 ribu. Namun, kalau bersikeras meminangnya pada harga tersebut, Anda ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Dari hari ke hari harga NX-G900 terus naik. Mulai Rp 1,1 juta, naik ke Rp 1,25 juta, lalu Rp 1,35 juta. Tidak sebandingnya pasokan dengan permintaan membuat kenaikan harga terus berlanjut. Rp 1,4 juta, Rp 1,5 juta, kemudian Rp 1,7 juta. Seorang teman penulis yang bersama sahabatnya iseng bertanya ke sebuah toko ponsel spontan terbelalak, ketika penjaga gerai dengan percaya diri menyebutkan harga Rp 1,8 juta. Bila ditelaah, NX-G900 yang penulis juluki NexianBerry tersebut sebenarnya tidak sangat istimewa. Nilai jual utamanya praktis hanya tampilan fisik yang mirip BlackBerry. NexianBerry lebih pantas disebut jual tampang ketimbang fitur. Sebab, fitur-fitur yang tertanam di dalamnya memang relatif biasa dan mudah ditemukan di ponsel lain. Brosur, iklan, dan poster NexianBerry menyebutkan bahwa ponsel itu mendukung Facebook, email, browsing, dan aplikasi chatting. Sepintas kemampuannya sama dengan BlackBerry. Tetapi, calon konsumen seyogianya tidak menaruh harapan berlebih. Pada menit-menit pertama mencoba NexianBerry, penulis tersenyum simpul. Bahasa promosi memang kadang lebih heboh daripada realita. Facebook di NexianBerry bukan berupa aplikasi seperti yang tersedia di BlackBerry asli. Logo Facebook yang tampil di layar NexianBerry ternyata hanya berisi shortcut untuk mengakses m.facebook.com. Jadi, sebenarnya sama saja dengan kalau pengguna membuka browser, lalu mengetikkan alamat m.facebook.com. Dengan kata lain, tersedianya ikon Facebook sebatas memudahkan pengguna tak perlu mengetikkan alamat Facebook secara manual setiap kali hendak mengakses "buku wajah" itu. Aplikasi email di NexianBerry berwujud POP3 dan IMAP email client yang banyak tersedia di berbagai tipe ponsel. Ia tidak bekerja sebagai push mail, melainkan pull mail. Kalau email masuk di BlackBerry langsung didorong seperti SMS, di NexianBerry pengguna yang harus lebih proaktif menarik email. Bagaimana dengan browsing dan chatting? Untuk browsing, pengguna bisa memanfaatkan browser bawaan. Alternatif lain menggunakan aplikasi Opera Mini yang telah diinstalasikan. Asal tahu, Opera Mini merupakan aplikasi freeware alias gratis yang bebas di-download di internet. Kalau ingin chatting, pengguna NexianBerry dapat mengoptimalkan aplikasi eBuddy yang (lagi-lagi) sebenarnya adalah aplikasi gratisan. Betapa pun, pemakaiannya tidak senyaman chatting di BlackBerry. GPRS, MMS, blacklist, bluetooth, pemutar multimedia, dan radio FM yang siarannya bisa direkam secara terjadwal adalah sebagian spesifikasi lain NexianBerry. Buku teleponnya berkapasitas seribu nama multiple entry. Kamera terintegrasi di ponsel itu hanya beresolusi VGA. Kinerjanya, dibandingkan kebanyakan ponsel bermerek lokal, pantas disebut lumayan. Kala digunakan untuk memutar musik, suara yang diperdengarkan NexianBerry tergolong bagus. Keras dan jernih. Hendak mengelabui lawan bicara? Optimalkan fitur suara latar alias background sound. Terdapat beraneka suara latar yang dapat didayagunakan saat bertelepon. Di antaranya, suara kereta, sepeda motor, restoran, dan pub. Dengan memanfaatkan fitur perekam suara di NexianBerry, pengguna bisa menambahkan suara latar sesuai kebutuhan. Memori internal NexianBerry berdaya tampung hampir satu megabyte. Paket penjualan ponsel berlayar non-sentuh 65.536 warna itu termasuk kartu microSD 1 GB dan pouch. Keypad yang agak keras menjadi nilai minus NexianBerry. Keharusan memakai kartu XL di slot kartu SIM pertama boleh dianggap sebagai nilai minus tambahan. Sedangkan penggunaan konektor mini USB untuk charger dan kabel data layak disebut sebagai nilai plus. Sedikit panduan pembelian untuk pengguna: membandingkan NexianBerry dengan BlackBerry ibarat mengadu apartemen dengan rumah susun. NexianBerry bukanlah pengganti BlackBerry. Cara kerja, tingkat kenyamanan, dan perhitungan tarif akses datanya berbeda 180 derajat. NexianBerry lebih cocok diistilahkan sebagai solusi murah untuk bergaya. Seseorang yang ingin terlihat memakai BlackBerry, tetapi sebenarnya belum membutuhkan perangkat push email, bolehlah melirik NexianBerry. Seseorang yang tak mau dicap ketinggalan zaman, namun memiliki dana terbatas, bolehlah iseng-iseng menikmati NexianBerry. (Herry S.W.) === Hitung Cermat Plus Minusnya Konsumen yang cerdas adalah konsumen yang selalu mencermati plus minus produk yang hendak dibelinya. Hal itu berlaku pula atas Nexian NX-G900 yang tampilan fisiknya mirip BlackBerry. Iklan boleh heboh. Minat konsumen terhadap produk tersebut juga luar biasa tinggi. Namun, sebagai konsumen yang cermat, cerdas, dan rasional, mari kita berhitung dulu sebelum bertransaksi NexianBerry. Faktor Plus * Tampilan fisik mirip BlackBerry. Keren bok! Pengguna bakal terlihat mengikuti tren terkini dan tidak gaptek. * Craftmanship alias finishing pengerjaan bodinya tergolong halus. Dibandingkan BlueBerry, BlackBerry jadi-jadian yang beberapa bulan lalu pernah penulis bahas di halaman ini, finishing bodi NexianBerry lebih prima. * Dilengkapi dengan fitur suara latar dan perekam siaran radio FM. * Pada kategori ponsel merek lokal, suara yang diperdengarkan ketika memutar musik relatif bagus. * Menggunakan konektor charger dan kabel data mini USB. Konektor jenis tersebut cukup universal dan digunakan di beragam merek/tipe gadget. Jadi, pengguna bisa bertukar charger maupun kabel data. Faktor Minus * Keypad agak keras. Ukuran tombol amat potensial dirasakan terlalu kecil oleh sebagian pengguna. * Facebook yang gencar dipromosikan ternyata bukan aplikasi, melainkan hanya shortcut untuk mengakses m.facebook.com. Ponsel Rp 300 ribuan pun mampu mengakses m.facebook.com. * Aplikasi chatting dan browsing ternyata mengandalkan aplikasi pihak ketiga yang sebenarnya gratis dan bisa di-download di internet. * Cara kerja aplikasi email secara pull mail, bukan push mail. * File MP3 tidak dapat digunakan sebagai nada SMS. * Satu di antara dua nomor GSM yang terpasang harus menggunakan kartu XL. (hsw) === Tip untuk Peminat Ada beberapa tip sederhana, mulai dari prapembelian sampai pascapembelian, yang dapat diterapkan oleh peminat Nexian NX-G900. Apa saja? Pertama, tunggu momen yang tepat. Sekarang harga pasaran NX-G900 alias NexianBerry masih tinggi. Jauh di atas harga resmi yang Rp 999 ribu. Di Surabaya, saat penulis mengetikkan naskah ini, gerai ponsel yang memiliki stok tanpa ragu mematok harga Rp 1,7 juta. Sedangkan di Jakarta, tampaknya harga rata-rata mulai turun ke kisaran Rp 1,5 juta. Kalau masih bisa menahan diri, harap menanti sekitar dua minggu lagi. Naga-naganya pasokan NexianBerry bakal lebih mengucur. Berarti, seharusnya harga akan turun. Mungkin belum menyentuh harga resmi, tetapi takkan sampai Rp 1,7 juta, apalagi Rp 1,8 juta. Informasi lain, kehadiran beragam ponsel merek lokal yang tampilan fisiknya serupa BlackBerry tampaknya sudah di ambang mata. Bila akhirnya meluncur, konsumen otomatis memiliki lebih banyak pilihan. Sedangkan penjual NexianBerry tak bisa lagi mematok harga setinggi-tingginya. Kedua, bekas dan mulus lebih hemat. Karena berbagai alasan, sebagian pembeli NexianBerry baru mulai melepas ponsel dual on GSM-GSM itu. Kebanyakan masih mulus, lengkap, dan bergaransi resmi. Selisih harganya cukup tajam. Seorang konsumen, misalnya, menawarkan NexianBerry-nya Rp 800 ribu saja. Dalam hitungan menit terjual deh. Ketiga, lindungi dengan silicon case. Saat ini belum tersedia silicon case untuk NexianBerry. Solusinya, gunakan silicon case BlackBerry Javelin. Posisi lubang memang tidak tepat. Namun, setidaknya bodi samping dan belakang NexianBerry akan terlindung dari goresan. (hsw) On Sat, 19 Sep 2009 00:51:20 +0000 Arip Purwanto wrote: > Dengan segala hormat Pak Herry, monggo me review G900 di sini. > Barangnya sudah Booked nanti siang mau serah terima >

