Nice sharing bos... Best Regards, Sukardi "Try not to become a man of success but rather to become a man of value"
-----Original Message----- From: "Herry SW" <[email protected]> Date: Tue, 16 Mar 2010 08:10:12 To: Indocell<[email protected]>; Gadtorade<[email protected]>; Iklangadget<[email protected]> Subject: [iklangadget] Mini Review Layanan BlackBerry Operator GSM Sambil menanti panggilan boarding ke Banjarmasin, iseng membuat mini review layanan BlackBerry aneka operator ah. *** Telkomsel Pagi tadi saya mengaktifkan layanan BB Telkomsel. Hanya sekitar satu menit, layanan telah aktif. Setelah melakukan aneka pengaturan, email yang ditujukan kepada saya mulai berdatangan. Chatting dan browsing dapat dilakukan dengan lancar. Pengukuran kecepatan download menghasilkan kecepatan di rentang 100 hingga 231 kbps. Saya berada di jaringan 2G, bukan 3G. Sebelum ini, saya kali terakhir mencoba layanan BB Telkomsel pada akhir November atau awal Desember tahun lalu. Saat itu kinerja layak mendapat dua acungan jempol... terbalik. Pantas dikategorikan tidak layak pakai deh. *** Indosat Layanan BB si Kuning itu kali terakhir saya gunakan pada hari ini. Secara umum lancar dan nyaris tidak pernah bengong. Terasa ada penurunan kinerja. Kecepatan download kini lebih banyak berada di kisaran 70 kbps saja. Semoga saya performa BB Indosat segera mengalami titik balik ke arah positif. Yang sekarang masih layak pakai berubah menjadi lebih layak pakai. *** XL Pada pertengahan Januari lalu saya mencoba layanan BB XL. Daya tahan saya tak lebih dari sehari. Performa yang buruk membuat saya tanpa ragu mengirimkan SMS berisi pesan "bb <spasi> off" ke 568. Kalau keledai tak mau terperosok dua kali ke lubang yang sama, saya justru ingin tahu apakah masih ada lubang yang bisa membuat saya terperosok. Jumat minggu lalu saya menguji pakai layanan BB XL. Ternyata performa BB XL kini telah berubah. Kalau dulu cukup menanti beberapa menit sampai indikator sinyal berubah menjadi GPRS besar, kini saya harus menanti selama 20 menit. Selama rentang waktu tersebut, saya harus me-restart BB sekitar lima kali. Akhirnya GPRS besar muncul. Email, browsing, dan Yahoo Messenger tak dapat saya gunakan. Lima menit kemudian indikator GPRS berubah menjadi gprs. Sesekali malahan GSM. Kondisi itu berlangsung selama tiga jam. Indikator GPRS berubah menjadi besar. Fitur email dan Yahoo Messenger mulai dapat digunakan. Kalau dicermati mendalam, biarpun GPRS, layanan berkali-kali bengong. Pengiriman email berulang-ulang berujung dengan kegagalan. Performa layanan BB XL memang belum seburuk Telkomsel pada tahun lalu atau Indosat pada dua tahun lalu. Namun, sebagai operator yang mengaku numero uno alias nomor 1 dalam layanan BB, tentu saja XL harus berbenah. *** Axis Yang ini saya belum berani berkomentar. Sebab, kali terakhir mencobanya pada 4-5 bulan lalu. Saat itu sih kinerjanya pantas mendapatkan acungan jempol tegak, bukan jempol terbalik. Pasca-uji pakai terakhir, saya belum mencobanya lagi. Tunggu tanggal mainnya deh. *** Tri Dua minggu lalu saya mencoba layanan Agnes Monica, eh... maksudnya layanan BB Tri yang menjadikan Agnes Monica sebagai duta. Asalkan memperoleh sinyal, kinerjanya pantas mendapatkan pujian. Cepat dan stabil. Mungkin karena belum banyak yang menggunakannya ya. :) Yang patut diwaspadai, sinyal Tri sesekali suka menghilang tiba-tiba. Dari penuh menjadi SOS. Ketika pengalaman itu saya ceritakan via beberapa jalur, ternyata ada pengguna BB Tri yang mengalami hal serupa. Konon hal itu kini telah diperbaiki. Untuk membuktikannya, saya akan kembali mencoba layanan BB Tri. Kapan dan di mana? Itu sih rahasia pribadi. Sekian dulu. Sudah dipanggil boarding nih... Hsw [Non-text portions of this message have been removed]

