Guysz Pernah gak seh terbesit di fikiran kalian bahwa qt merasa udah tau banget 
caranya berkencan, n' terkadang qt merasa gak perlu lagi tuh yang namanya 
konsultasi dengan orang lain Yang qt butuhkan sekarang adalah bagaimana 
menemukan pujaan hati yang diidam2kan. 

Terutama neh para remaja yang lagi seneng2nya jatuh cinta terkadang kan gak 
peduli apakah orang yang dipacari adalah orang yang tepat atau gak. "Yang 
penting gue cinta.." Tapi, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, qt2 
mulai mikir deh bahwa dengan cinta aja ga bikin kita bahagia, karena jatuh 
cinta dengan alasan yang kurang tepat bisa menjadi mimpi buruk yang 
berkepanjangan, patah hati, sakit hati dan kesedihan yang gak ada abisnya 
..masih banyak loh hal lain yang kudu dipertimbangkan.

Nih, ada 7 alasan yang salah kenapa orang ingin jatuh cinta:
Kesepian dan Putus Asa

Ga punya pacar emang terkadang bikin qt ngerasa kesepian, karena dengan adanya 
pacar qt pengen punya seseorang yang katanya bisa diajak susah atopun senang. 
Tapi, klo ditunggu2 pujaan hati tak kunjung datang pegimane..??alhasil, qt 
paksain diri deh buat nyari bokin walopun qt tau doi tuh punya kebiasaan buruk, 
misalnya aja suka selingkuh, tapi pikiran itu qt buang jauh2 karena qt 
b’pikir "dari pada ngga ada...?". Hubungan yang dimulai dengan cara 
seperti ini nantinya akan berakhir menyakitkan.
Melarikan Diri dari Masalah

Mungkin untuk sebagian orang tujuan menjalin hubungan adalah untuk menghindar 
dari masalah yang sedang mereka hadapi. Karena mereka percaya dengan menjalin 
hubungan khusus dengan seseorang akan membuat mereka lupa dengan semua 
masalahnya dan bahkan ada yang beranggapan someone spesialnya akan memberikan 
motivasi dalam hidup mereka. Namun mereka gak menyadari, kalo ternyata hubungan 
yang mereka jalani putus di tengah jalan justru akan membuat mereka menuju 
ambang kesengsaraan karena mereka akan terbentur lagi dengan masalah yang lalu 
dan mendatangkan masalah yang baru. Kalo udah seperti ini, hidup mereka seakan2 
berada di lingkaran setan. masalah gak ada abis2nya...
Tuntutan untuk Segera Menikah dan Punya Anak

Salah satu tujuan hidup qt adalah menikah dan mempunyai keturunan. Di saat qt 
udah dihadapkan dengan kondisi dimana qt udah seharusnya menikah, maka qt 
langsung memutuskan untuk mengakhiri deh masa lajang qt untuk ke jenjang 
pernikahan. Tapi, ketika suatu hari qt terbangun dan baru nyadar kalo qt tuh 
gak benar2 cinta ama tuh orang, qt akan merasa kelabakan karena tuntutan itu 
datangnya bukan dari keluarga and teman2 aja bahkan dari diri qt sendiri. 
Membuat keputusan dengan perasaan terpaksa akan membuatmu merasa kehilangan 
power dan kebahagiaan.
Mengulang Masa Kecil

Figur ayah ato ibu sangatlah berperan penting dalam hidup qt, karena mereka 
adalah orang2 yang selalu dekat dengan qt sehari2nya dalam 24 jam, oleh karena 
itu terkadang qt gak bisa lepas dari mereka ato bahkan karena sangking deketnya 
akan menjadikan mereka teman yang bisa berbagi suka atopun duka. Makanya tidak 
jarang banyak anak2 yang disebut "Anak Mami...". Dengan kondisi seperti ini, 
maka dalam mencari pasangan pun, qt akan berpatokan dengan orang tua qt untuk 
kriteria yang qt ajukan buat doi. Ato mungkin qt akan memaksa pasangan untuk 
menjadi seperti ayah ato ibu qt yang akan selalu siap sedia berada di samping 
qt. Karena kalo doi bisa seperti apa yang qt mau, qt akan merasa seperti 
mengulang masa kecil dimana kedua orang tua qt selalu melindungi, menyayangi 
dan memberi perhatian penuh kepada anak2nya.

Haus Kasih Sayang

Qt sebagai manusia biasa... katakanlah udah dewasa pasti membutuhkan 
kasihsayang dari orang yang qt sayangi, terutama doi. Tetapi, dikarenakan qt 
belum mempunyai pacar, maka tidaklah mungkin untuk ngedapetin perhatian dan 
kasih sayang dari someone special ato kata lainnya yang sekarang lagi nge-trend 
"JABLAY". Nah.... kalo ini udah terjadi, biasanya qt akan langsung berpikir 
“kenapa gw gak nyari pacar aja..? walopun qt gak mikir orang yang akan qt 
pacari benar2 yang qt cinta ato hanya untuk ngedapetin "kasih sayangnya".....?.

Tidak Dapat Membedakan Rasa Simpati dan Cinta

Hubungan seperti ini biasanya diawali dengan niat baik ato rasa simpati qt 
untuk membantu sidia keluar dari kesedihannya karena sakit hati yang parah baik 
secara emosional, fisik ataupun keuangan. Yang pada akhirnya akan membuat qt 
terperangkap di dalamnya, karena doi merasa semua kebaikan dan perhatian yang 
qt berikan dikarenakan qt menyukainya. Hubungan yang didasari dengan rasa 
simpati dan kasihan sangatlah tidak baik untuk dijalani karena akan menyakiti 
kedua belah pihak.
Selalu Merasa Kurang

Jika qt belum pernah ngerasain yang namanya punya pacar mungkin qt akan merasa 
bahwa ngejomblo forever gak masalah karena qt ngerasa yakin bisa ngejalanin 
hidup ini sendirian. Tapi, kalo ditanya dari hati yang paling dalam, pasti qt 
juga akan membutuhkan seseorang yang dapat mengisi sebagian hati ato hidup qt 
supaya hidup lebih berwarna dan lengkap. Tapi, kita juga harus menyadari bahwa 
tidaklah mungkin untuk mencari seseorang yang benar2 dapat mengisi kekosongan 
hati qt karena ‘No body is perfect’. Mungkin sebaiknya qt harus 
belajar dulu mencintai diri qt sendiri sebelum mengharapkan seseorang untuk 
mencintai qt.

Dalam menjalin suatu hubungan bisa menjadi sumber kebahagiaan, pelajaran atopun 
malapetaka, itu tergantung dari niat awal sebelum qt menentukannya. Karena, 
sebelum menjalaninya qt harus benar2 yakin dengan tujuan utamanya untuk apa qt 
jatuh cinta.

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke