pribadi memang selalu terbungkus sangat rapi
sehingga qta memang harus dengan hati2 untuk membukanya
jika qta membukanya dengan terburu2 maka pribadi itu aqn qta terluka

jangankan untuk menilai pribadi orang lain
menilai pribadi qta sendiri pun sangatlah sulit

layaknya wangi bau dalam tubuh qta
qta sudah sangat yakin aqn wangi yang ada di tunuh qta tidak terlalu 
menyengat, namun ternyata menurut orang lain wangi tunuh qta sangat 
menyengat

apapun pribadi qta dan pribadi hadiah yang qta dapatkan
sudah sepantasnya qta untuk bersyukur atas pemberian dariNya

jangan pernah egois untuk menilai pribadi orang lain
jangan pernah lukai pribadi yang merupakan anugerahNya
jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur padaNya

aq masih mencintai dan mensyukuri bahwa aq mendapat hadiah pribadi 
yang telah pergi dengan pribadi lain

-pribadi yang terluka-


--- In [email protected], purwaka sigit <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
>  
>   Pribadi adalah hadiah yang terbungkus, Yang dikirimkan Tuhan 
kepadaku.
>   Ada yang terbungkus indah;
>   Mereka sangat mempesona, bahkan sewaktu aku pertama kali 
melihatnya.
>   Ada yang terbungkus dengan kertas biasa, Yang lain sudah rusak 
dalam pengiriman, Kadang-kadang ada kiriman istimewa.
>   Beberapa hadiah sampai kepadaku dengan bungkus longgar, Yang 
lain datang dalam keadaan terbungkus rapat.
>    
>   Tetapi bungkus bukanlah hadiah. 
>   Dan betapa sering kita terkecoh. Dan lucu bila anak kecil yang 
keliru.
>   Kadang-kadang hadiah itu sangat mudah dibuka, kadang-kadang 
kubutuhkan orang lain untuk membukanya.
>   Apakah karena mereka  takut terluka ? 
>   Mungkinkah mereka pernah dibuka dan dibuang ?
>   Atau mungkin hadiah itu bukan untukku ?
>    
>   Aku adalah pribadi,
>   Maka aku juga merupakan hadiah. Pertama, hadiah untuk diriku 
sendiri.
>   Pernahkah aku sungguh melihat isi bungkusan itu ?
>   Atau takutkah aku melihatnya ?
>   Mungkin aku belum pernah menyadari bahwa diriku adalah hadiah 
yang begitu indah.
>   Mungkinkah ada sesuatu yang lain yang ada dalam bungkusan itu, 
Yang tidak pernah kusangka ?
>   Bisa jadi aku belum pernah tahu, Bahwa diriku adalah hadiah 
ajaib.
>   Dapatkah pemberian Tuhan itu tidak indah ?
>    
>   Kalau aku mencintai hadiah dari mereka yang aku cintai, Mengapa 
aku tidak mencintai hadiah dari Tuhan, yang begitu mencintai aku?
>    
>    
>   "Setiap pribadi adalah hadiah buatku …"
>   saat ini …
>   pribadi yang ada di hadapanku pun adalah hadiah buatku … 
>   yang aku sendiri belum tahu banyak tentang  hadiah itu … 
>   mungkin karena aku belum membuka seluruh hadiah itu … 
>   walaupun ia terbungkus longgar, sehingga seharusnya banyak orang 
yang bisa membukanya.
>    
>   tetapi …
>   ternyata tidak semua orang bisa membukanya .
>   dan aku bersyukur bahwa aku boleh membukanya barang sedikit… 
>   sehingga aku tahu apa yang ada di dalamnya … 
>   sesuatu yang memberikan satu realita bagi diriku akan satu 
pribadi dengan segala apa yang dimilikinya … 
>   pribadi yang mungkin tidak seperti bayanganku sebelumnya, tapi 
pribadi itu mulai membuatku makin mengerti dan memahami bagaimana 
aku harus menerima pribadi-pribadi lain apa adanya … 
>   bukan seperti yang aku inginkan dan harapkan … 
>   tapi pribadi yang ada seperti adanya mereka …
>    
>   Kalau aku mencintai hadiah dari mereka yang aku cintai, Mengapa 
aku tidak mencintai hadiah dari Tuhan, yang begitu mencintai aku? 
>    
>   
=====================================================================
========================
>    
>    
>   Apa yang dapat anda hasilkan dengan Rp. 25.000 ? silakan 
pelajari di :
>    
>   http://arisan-10.dollarfactory.biz/?id=8033
>    
> 
>        
> ---------------------------------
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>


Kirim email ke