dari milis sebelah .....hati-hati ya...
----- Original Message -----
> From: "madawisata Travel" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Fri, 29 Jun 2007 13:26:40 +0700
> Subject: [TKCC] Modus penipuan baru (hati2 yang mau
> jual mobil)
>
> >
> >
> > Ini bukan soal Marketing, tapi baik untuk di
share.
> Agar kita atau kerabat
> > kita tidak mengalami nasib serupa.
> >
> > Begini kisahnya : Temannya teman saya yang juga
> teman saya mengalami nasib
> > sial yang teramat sial. Kalau kata orang, sudah
> jatuh ketimpa tangga plus
> > cat, batu bata dan perlengkapan pertukangan
lainnya.
> APES.COM
> >
> > Karena butuh dana yang sangat mendesak, temannya
> teman saya yang juga teman
> > saya tersebut memutuskan untuk melego mobil APV
yang
> notabene didapatkan
> > dari "tadangan" tetesan keringat selama
> bertahun-tahun.
> >
> > Semua berawal saat Mas Gun (Bukan nama sebenarnya,
> karena nama sebenarnya
> > adalah Guntar Somawidjaja) memasang iklan baris di
> kompas pada hari Rabu,
> > 13 Juni 2007 lalu. Agar bisa nego, sekaligus
> mengetahui harga penawaran
> > tertinggi, maka Mas Gun memutuskan, tidak
> mencantumkan harga jual. Dalam
> > hati sih, udah dipatok harga Rp 83 juta.
> Syukur-syukur kalo bisa lebih.
> >
> > Pukul 05.15, telepon sudah mulai berdering. Bahkan
> ayam tetangga yang
> > biasanya berkokok saban pagi, terbangun oleh
kringan
> telepon di rumah Mas
> > Gun yang rada-rada jadul. Penawar pertama membuka
> angka Rp 81.5 juta. Mas
> > Gun sedikit tersenyum, yakin akan ketemu penawar
> yang sesuai
> > ekspektasinya. Penawar kedua, turun ke Rp 80 juta,
> penawar berikutnya
> > tidak jauh dari dua angka tersebut. Kalau dalam
> bahasa statistik disebut
> > sebagai batas bawah dan batas atas. Mas Gun mulai
ga
> yakin. Nah.........
> > ......., pucuk dicinta pucuk tiba (maaf....sampai
> saat ini, saya belum
> > mengerti arti kata "ulam"), dari sekian penawar
> tiba-tiba ada yang
> > memberikan penawaran luar biasa. Cash Rp 87 juta.
> Luar biasa. Angka ini,
> > juga ada dalam statistik, biasa disebut sebagai
out
> layer, kerennya
> > disebut PENCILAN. Karena tidak terbiasa mengutak
> atik SPSS (software
> > statistik), maka Mas Gun tidak menaruh curiga
> terhadap penawar dengan
> > angka ini.
> >
> > Saking senangnya, mas Gun langsung menekan tombol
> DEAL dan tidak lagi
> > mendengarkan saran temannya agar memilih NO-DEAL
> lalu mencoba membuka
> > koper yang lain. "87 juta gi tu loh....." mungkin
> begitu teriak batinnya.
> >
> > Irwan (bukan nama sebenarnya, atau mungkin nama
> sebenarnya ???), sang
> > penawar menentukan tanggal dan tempat transaksi.
> "dua hari lagi (Jumat,
> > 15 Juni 2007) di Gedung Patrajasa Lt 3 MT Haryono
> Jakarta , kebetulan
> > saya bekerja di gedung ini" katanya. Irwan
> memberitahukan bahwa yang akan
> > membeli adalah atasannya sendiri.
> >
> > Tanpa diketahui oleh Mas Gun, Irwan memasang iklan
> di media yang sama
> > dengan jenis mobil yang sama tapi yang dicantumkan
> nomor telepon berbeda.
> > Ya... mungkin nomor telepon Irwan. Harga mobil APV
> ini dijual cukup
> > murah, hanya Rp 70 juta.
> >
> > Dalam beberapa jam saja, puluhan penawar telah
> menghubungi nomor yang
> > dicantumkan, ternyata Irwan sudah berniat buruk.
> Dari sekian banyak
> > penawar, yang di pilih adalah penawar Wanita. Si
> Irwan pun memesan pada
> > sang Wanita agar saat pembayaran, uang tidak
> langsung diberikan kepada
> > pemilik mobil. Karena yang akan menjual mobil
adalah
> kawannya yang
> > berhutang kepadanya, jadi di potong hutangnya
dulu.
> Dan, si wanita
> > menyanggupi.
> >
> > Singkat cerita (emangnya siapa yang
> manjang-manjangin ?), berangkatlah Mas
> > Gun bersama sopirnya ditemani mas Irwan ke Gd.
> Patrajasa lt 3. Sambil
> > menunggu kedatangan si Wanita (sang bos, menurut
> versi Irwan), Mas Gun
> > diminta menuliskan kuitansi di atas materai,
> menyiapkan surat-surat
> > kendaraan dan dokumen lainnya. Tak lama berselang,
> si Wanita hadir
> > ditempat yang sudah ditentukan. Si Wanita hadir
> bersama tiga anak
> > lelakinya. Mungkin mobil APV ini buat salah satu
> dari ketiga anaknya
> > tersebut. Who ever lah..!
> >
> > Setelah cek fisik sana-sini, Si Wanita setuju
> membeli mobil APV tersebut
> > dan melakukan pembayaran. Sesuai pembicaraan
> sebelumnya, uang diserahkan
> > kepada Irwan. Mas Gun cuek aja, dia fikir itu khan
> bawahannya, mungkin
> > mau dihitung dulu atau apalah. Mas Gun diminta
untuk
> menyerahkan kuitansi
> > dan semua dokumen kepada si Wanita, tujuannya agar
> si Wanita bisa
> > melakukan cek dan ricek terhadap keabsahan dokumen
> kendaraan tersebut.
> > Saat si wanita melakukan cek dokumen, si Irwan
> menawarkan kepada dua dari
> > tiga anak lelaki si Wanita untuk melakukan test
> drive terlebih dahulu.
> > Mas Gun juga setuju, "coba dulu aja, biar ga
nyesel
> ... mobil ini sangat
> > terawat koq, sama seperti saya", ungkapnya
> berpromosi. Jadilah, Irwan, 2
> > anak lelaki dan Sopir Mas Gun melakukan test
drive.
> Si Wanita dan Mas Gun
> > sama sekali tidak menaruh curiga.
> >
> > Sekitar 5 menit berlalu, dan setelah puas
memeriksa
> dokumen, si Wanita
> > memulaibuka obrolan, "kenapa dijual mas ?"
> > "Orang tua saya ngasih mobil baru, jadi yang ini
> dijual dan dananya buat
> > liburan aja" jawab guntar
> > "Emangnya ibu deal berapa ?" guntar balik
bertanya.
> > "Rp 70 juta", belum sempat guntar berfikir...si
> Wanita ngomong lagi
> > "oooo....saya kira buat bayar hutang, makanya
dijual
> sangat murah".
> >
> > Mas Gun mulai merasakan ada kejanggalan.
Instingnya
> mulai bekerja. Indera
> > keenamnya mencium aroma tak beres. (klo untuk
> mencium sih, ga usah pakai
> > indera ke enam kali yaaa...?).
> >
> > "Irwan bawahan Ibu khan?" tebak...ini kalimat
siapa
> ?
> > "Bukan..., loh bukannya dia teman bapak ?"
> .....selanjutnya tebak sendiri
> > kalimat siapa....... ......... ...
> > "Waduh, ga beres nih........, anak ibu yang ikut
> punya hape ?"
> > " Ada "
> > "telponin dong.."
> > "ok......... ..Hallo.. ."
> > "yaaaa..hallo, ada apa ma ?"
> > "Mas yang tadi megang duit ada disitu ga ?"
> > "Ga ada ma, tadi turun di lantai dua.. katanya mau
> nyetorin uangnya ke bank
> > Mandiri, katanya ga aman megang duit
banyak-banyak"
> > GUBRAKKKKKKKKKK. ....!!! Mas Gun kehilangan
> keseimbangan ..........
> > "Ya, udah segera kembali ke sini..."
> >
> > Setelah kedua KORBAN menghadap Polsek setempat,
Mas
> Gun dinyatakan kalah.
> >
> > Mobil dibawa pulang oleh si Wanita.
> >
> > Beberapa hari kemudian, takut membawa sial, mobil
> tersebut di jual lagi...
> > dan laku dengan harga Rp 80 juta.
> > Si Wanita, mengambil pokoknya..lalu lebihnya
sebesar
> Rp 10 juta diserahkan
> > kepada mas Gun.
> >
> > Kalau tidak jadi berlibur keliling eropa, mungkin
> dengan Rp 10 juta, bisa
> > keliling PRJ selama ulang tahun kota Jakarta .
> > Lumayanlahhhhhhhh. ......... ........
> >
> > Note :
> > Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi kapada anda.
So,
> Dont try it at home.
> >
> > Salam
> > Sukardi Arifin
> > Majalah Marketing
> >
> >
> >
> > Madawisata Nusa.PT
> >
> > My Travel Consultant
> >
> > Ph.6221 5355894 / 5361671
> >
> > Fax 6221 5361513
> >
> > Mobile Booking : 0817 082 2525
> >
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
>
____________________________________________________________________________________
> Need Mail bonding?
> Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo!
Answers users.
>
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396546091
>
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/