712 halaman...sapa takut..kirimin dong..keriting-keriting deh baca versi bahasa 
inggris...
  ----- Original Message ----- 
  From: bombi bernandi 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, July 26, 2007 1:37 PM
  Subject: [IListeners] [Spoiler Alert!!] HP the Deathly Hallows..




  Kalo dikasih gini masih mau yang 712 halaman itu gw kirim ngga?? hihi :D:D

  ===========================================


  about the horcrux [from here]
  - Tom Riddle's Diary (destroyed by Harry, buku ke dua)
  - Marvolo Gaunt's Ring (destroyed by Dumby)
  - Salazar Slytherin's Locket (destroyed by Ron, hihihi pingin aja nulis gini)
  - Helga Hufflepuff's Cup (destroyed by Hermione)
  - Rowena Ravenclaw's Diadem
  - Harry Potter
  - Nagini (destroyed by Neville)

  about who's death
  - Mad-Eye Moody (killed by death eaters)
  - Hedwig (killed by Death Eaters)
  - Rufus Scrimgeour (killed by Death Eaters)
  - Gregorovitch (killed by Voldemort)
  - Dobby (killed by Bellatrix Lestrange)
  - Remus John Lupin (killed by Dolohov, aaah menyebalkan)
  - Nymphadora Tonks (killed by Death Eaters)
  - Fred Weasley (killed by Bellatrix Lestrange)
  - Colin Creevey (killed by Death Eaters)
  - Severus Snape (killed by Voldemort)
  - Bathilda Bagshot aka Nagini (killed by Neville Longbottom)
  - Tom Marvolo Riddle (killed by Harry Potter)

  about the book [by Laurensia]
  Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di
  rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter
  sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius,
  Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah
  Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut
  dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir
  diakhiri.

  Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari
  Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival,
  adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak
  Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya. Harry
  kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera
  meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap
  Maut. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan
  dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan
  pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.

  Bersama-sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari
  rumah Dursley ke The Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung
  hantu Harry, terbunuh oleh kutukan pembunuh; George Weasley
  kehilangan sebelah telinganya; Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort
  sendiri. Belakangan, Harry mendapatkan penglihatan mengenai
  pelariannya; tongkat sihirnya telah bereaksi dengan tongkat sihir
  pinjaman Voldemort, menghancurkannya, dan ia juga kemudian
  mendapatkan penglihatan ketika Voldemort menanyai Ollivander si
  pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.
  Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan
  memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Delumintaor untuk Ron
  (alat seperti korek api yang dapat memadamkan cahaya); buku mengenai
  kisah anak-anak untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric
  Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian,
  pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut
  bukanlah milik Dumbledore. Ketiganya berusaha mencari tahu apa
  dibalik ketiga benda yang diberikan kepada mereka itu. Sehari
  kemudian adalah hari pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley.
  Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih
  Kementerian Sihir; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di
  Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada
  Harry. Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada
  liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam
  adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari
  Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari
  Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk
  mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk liontin itu di
  gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore, ia
  memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin
  dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam proses itu. Pada akhirnya,
  mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri
  liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge.
  Setelah selama satu bulan memata-matai Kementerian Sihir, ketiganya
  berhasil mengambil Horcrux dari Umbridge. Dalam prosesnya, tempat
  persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah
  terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak
  dapat lama tinggal di suatu tempat.

  Dalam waktu beberapa bulan berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa
  pedang Godric Gryffindor sebenarnya adalah palsu, dan ada yang
  melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry
  mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore
  untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian
  berselisih paham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry dan
  Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk
  mencari tahu apakah Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.
  Di Godric's Hollow, keduanya mengunjungi tempat pemakaman keluarga
  di mana keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan. Di Godric's
  Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, seorang kawan lama
  Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot
  mereka menemukan gambar penyihir hitam Grindelwald, sanak Bagshot,
  yang pada masa lalu adalah kawan masa kecil Albus Dumbledore. Namun
  demikian, ternyata mereka terperangkap, karena "Bagshot" itu
  merupakan penjelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berhasil
  melarikan diri dari Voldemort, tetapi tongkat sihir Harry hancur
  dalam kejadian itu.

  Dalam pelarian mereka, Harry akhirnya menemukan bahwa pedang Godric
  Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan.
  Ia menyelam ke dalamnya dan mendapati pedang dan kalung liontin
  Horcrux Voldemort. Kalung itu mencoba mencekik Harry dan hampir
  menenggelamkannya hingga mati kalau tidak ditolong oleh Ron yang
  kembali. Keduanya menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.
  Ketiganya kemudian berbicara kepada Xenophilius Lovegood, ayah Luna
  Lovegood, dan menanyakan kepada mereka mengenai lambang Grindelwald
  yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah
  Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mendapatkan kisah penyihir kuno
  mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-
  masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya - tongkat sihir yang
  tak terkalahkan (Elder Wandâ?"tongkat sihir tetua), batu sihir yang
  dapat menghidupkan kembali yang telah mati (Resurrection Stoneâ?"batu
  kebangkitan), dan Jubah Gaib (jubah tembus pandang) yang tidak
  lekang oleh waktu. Harry menyadari bahwa jubah yang dimilikinya
  adalah adalah Jubah Gaib, dan segera menemukan bahwa Lovegood telah
  berkhianat dan menyerahkan mereka ke Kementerian. Luna, putrinya,
  telah ditawan dan Xenophilius berpikir untuk menyerahkan Harry
  Potter sebagai ganti tawanan. Ketiganya meloloskan diri dan berpikir
  untuk mengumpulkan ketiga benda sihir Deathly Hallows, untuk
  mengalahkan Voldemort.

  Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap dan dibawa ke rumah
  Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan diinterogasi oleh Bellatrix
  Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka memperoleh pedang Godric
  Gryffindor, karena ia berpikir bahwa mereka telah mencurinya dari
  lemari besinya di Gringotts. Di bawah tanah, Harry dan Ron
  dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook,
  pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha
  mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam
  usaha meloloskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian
  terbunuh karena tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat
  Voldemort tanpa berhasil ditolong oleh Ron dan Harry. Mereka berdua
  kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang tewas dibunuh
  oleh Bellatrix.

  Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari rencana baru.
  Ia menanyai Ollivander mengenai Elder Wand dan mendapati bahwa
  pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Ia berusaha untuk mencegah
  Voldemort mengambilnya dari makam Dumbledore. Dibantu Griphook,
  Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry
  dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gingrott's. Di sana
  mereka menemukan satu lagi Horcrux, piala Hufflepuff. Griphook
  kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang
  Godric Gryffindor. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri,
  tetapi Voldemort menyadari bahwa mereka mencari Horcrux-Horcruxnya.
  Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka; ia
  dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya.
  Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcurxnya disembunyikan
  dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Secara ceroboh,
  Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux terakhir berada di Hogwarts.
  Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke
  sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, mereka disudutkan oleh para Pelahap
  Maut dan diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka
  jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville
  Longbottom. Setelah menyelamatkan jiwa Draco Malfoy, Harry menemukan
  Mahkota Ravenclaw tersembunyi di Kamar Kebutuhan dan benda itu
  dihancurkan.

  Di Shrieking Shack, mereka mendapati Voldemort membunuh Severus
  Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada
  dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada
  Harry. Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi
  Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily
  Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika
  situasinya mengharuskan demikian; karena bagaimanapun juga hidupnya
  tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin
  Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux
  terakhir Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat
  dibunuh. Pasrah akan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort
  melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh
  Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort
  yang terdapat di tubuhnya. Pada akhirnya, setelah Nagini dibunuh
  oleh Neville, Voldemort kemudian terbunuh setelah mencoba
  menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kadavra terhadap Harry. Kutukan
  itu berbalik menyerang Voldemort sendiri oleh Elder Wand.
  Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19 tahun setelah
  Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah memiliki tiga
  anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom
  telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione telah
  memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak
  bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasius kereta api
  King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke
  Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah
  sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan.

  .. ends

  hahaha dont blame me yah.. khan udah dikasih spoiler alert :P




     





------------------------------------------------------------------------------
  Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

   

Kirim email ke