Coklat Lebih Dasyat Dari Ciuman
Selain dikenal sebagai sebagai makanan kaya khasiat, coklat ternyata lebih 
asyik dari sebuah ciuman paling hot sekalipun. Studi yang dilakukan para 
peneliti Inggris ini meyakini satu hal bahwa membiarkan coklat meleleh di dalam 
mulut terbukti mampu meningkatkan detak jantung dan lebih mendongkrak gairah 
daripada berciuman, seperti dikutip dari AFP Senin (16/04). 
"Hasil ini sangat mengejutkan. Tak ada keraguan bahwa coklat memang membuat 
seseorang lebih bersemangat ketimbang berciuman dengan kekasih, karena makan 
coklat lebih cepat merangsang jantung dan coklat dibanding sensasi yang didapat 
saat berciuman," jelas David Lewis, psikologis yang mengepalai studi yang 
merekam aktivitas otak dan jantung para relawan saat makan coklat dan berciuman.
Studi ini melibatkan 12 relawan dengan kisaran usia 20an. Mereka diminta 
mengenakan monitor jantung dan elektroda yang dipasang pada kepala mereka, 
untuk mengukur detak jantung dan aktivitas otak. Kemudian mereka diminta makan 
sepotong cokelat hitam sampai meleleh tanpa mengunyahnya, dan kemudian diminta 
mencium pasangan mereka. 
Para peneliti kemudian menganalisa hasil rekaman aktivitas otak dan detak 
jantung para relawan. Hasilnya, ciuman penuh nafsu sekalipun tak bisa 
menandingi gairah yang didapat saat coklat meleleh di dalam mulut. Rangsang 
yang diciptakan saat cokelat meleleh di dalam mulut terbukti bisa mengirim 
sensor ke semua wilayah otak jauh lebih intens dibandingkan sensasi yang timbul 
saat berciuman.
"Sebelumnya kami sudah menduga cokelat hitam mampu meningkatkan detak jantung 
karena cokelat mengandung bahan-bahan yang merangsang. Namun yang membuat kita 
kagum adalah lamanya peningkatan dan pengaruhnya pada otak sangat mengagumkan, 
bahkan ciuman paling panas pun kalah dengan sepotong coklat yang meleleh di 
mulut," Lewis, mantan psikologis dari Universitas Sussex yang saat ini membuka 
laboratorium pribadi bernama The Mind Lab.
Studi tentang coklat hitam dan gairah seksual juga pernah dilakukan sebelumnya 
oleh Dr. Andrea Salonia. Dalam pertemuan European Society for Sexual Medicine, 
Desember lalu, peneliti berkebangsaan Italia ini menyatakan coklat mampu 
membuat mood lebih terpenuhi, karena coklat diprediksinya mengandung lebih dari 
300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, terobomin, dan 
phenylethylamine (stimulan yang terkait dengan amfetamin), yang terbukti bisa 
menaikkan minat dan fungsi seksual.
Lewis mencatat kenaikan detak jantung setelah mengkonsumsi cokelat hitam. Dari 
12 relawan yang diteliti, detak jantung mereka naik dari 60 detak per menit 
melonjak menjadi 140 detak per menitnya. Nah, bagaimana dengan Anda, apa yang 
akan Anda pilih untuk menaikkan detak jantung Anda? Coklat atau ciuman?


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke