Wah, aku tuh kalo mo ke pasar rebo naek Trans Jakarta, pas di kramat jati itu
(sekitaran KJI) menderita banget. Asli. Udah macet buanggetz, udah jalur busway
digabung sama jalur angkot n angkotnya berenti pas di tengah jalanan, udah kalo
pintunya dibuka (pas halte), sering ada bau ikan yang nerobos masuk.
Menurutku siy, jalanan di situ gak cukup buat busway. Coz, jalanannya kecil n
busway bodinya bongsor banget. Kesannya itu jalan penuh banget. Dah gitu kan
banyak orang nyebrang. Wong jalanannya kecil, orang juga males kalo harus naek
jembatan.
Jalanan itu lebih pantes untuk angkotway, bukan busway.
Mega Rachmani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pagi...
"Beberapa titik itu situasinya seperti di kawasan Kramat Jati yang
telah beroperasi saat ini. Itu kan sempit jadi memang harus ada
sosialisasinya," kata Fauzi yang telah ditetapkan sebagai Gubernur DKI
Jakarta terpilih 2007-2012.
Tanya kenapa ??? Jawabannya bisa dikonfirmasikan langsung ke Bang Foke'...
makanya, sejak awal aku tanya "Apakah ini jadi tambah macet atau bikin
ruet aja ??"
Mega
======================================================
On 8/26/07, Wiko Budianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> KaLIMat di bawah ini artinya apa sih ??
> Maksud kata sosialisasi itu apa ya ? apa hubungannya sosialiasi jalur
> sempit ? Emang ada jalur yg gak sempit ? lha wong udah jelas busway itu
> menyempitkan ruas jalan....
>
> Aneh emang negara ini.....
>
> WB
>
> On Sun, 2007-08-26 at 10:22 +0700, Mega Rachmani wrote:
> > "Beberapa titik itu situasinya seperti di kawasan
> > Kramat Jati yang telah beroperasi saat ini. Itu kan
> > sempit jadi memang harus ada sosialisasinya,"
> --
> Wiko Budianto
> Departemen Teknologi Informasi
> YMid: boeingku
>
> www.hukumonline.com
> www.kksmelati.org
>
>
> **jadilah manusia yang "manusia"**
>
>
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase.