Pagi..

Semoga informasi ini bermafaat bagi qta semua..

Mega
=====================================
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0709/02/keluarga/3810110.htm
==============================

Untuk menghindari penculikan, orangtua sebaiknya selalu memastikan
keamanan anak-anaknya selama berada di rumah ataupun ketika mereka
sedang berkegiatan di luar rumah.

- Ingatkan anak agar jangan meladeni ajakan orang tidak dikenal
meskipun ada iming-iming yang menarik.

- Anak balita sebaiknya selalu ditemani selama perjalanan berangkat
atau pulang sekolah. Ketika bermain di luar rumah, anak balita
sebaiknya juga didampingi orang yang kita percaya.

- Waspada terhadap orang-orang yang pernah bekerja di rumah, seperti
pembantu, sopir, mantan pembantu, atau mantan sopir. Orangtua
sebaiknya mengetahui latar belakang mereka karena bisa jadi
orang-orang itu menjadi kaki tangan penculik, secara sadar atau atau
tidak sadar.

- Jangan memberi kesempatan kepada orang asing untuk sering datang ke
rumah, seperti pacar pembantu, misalnya, karena kesempatan ini mungkin
digunakan untuk melakukan kejahatan.

- Anak sebaiknya tidak perlu mengenakan perhiasan atau membawa barang
mahal karena bisa memicu penculikan.

- Jalin komunikasi yang baik dengan anak. Meskipun masih balita, anak
sudah bisa bercerita tentang hal-hal yang dia alami.

- Jalin komunikasi dengan pihak sekolah. Di sekolah, orangtua harus
tahu persis jam belajar sekolah, dengan siapa anak berangkat dan
pulang sekolah. Sekolah juga perlu memastikan anak dijemput orang yang
memang ditugasi orangtua.

- Bila menggunakan jasa angkutan antar-jemput sekolah, orangtua harus
tahu pasti siapa pengemudi kendaraan tersebut. Orangtua harus bertanya
jika ada orang lain (selain pengemudi tetap) yang mengemudikan
kendaraan itu. Agar lebih aman, orangtua bisa menggunakan antar-jemput
yang disiapkan sekolah.

- Pihak sekolah harus bersikap tegas dan bertanggung jawab terhadap
anak didiknya selama berada di sekolah. Termasuk memerhatikan orang
yang biasa mengantar jemput anak-anak. Jika ada penjemput yang baru,
sebaiknya pihak sekolah atau guru terlebih dulu mengontak orangtua
anak yang bersangkutan.

- Untuk anak yang menggunakan kendaraan umum, orangtua harus
mengajarkan anak untuk pergi dan pulang sekolah secara berkelompok.
Dengan demikian, ketika ada salah satu anak yang hilang bisa
terdeteksi secara dini.

- Jika ada seseorang yang memaksa anak untuk ikut, anak harus mencari
tempat persinggahan yang aman seperti rumah penduduk.

- Orangtua harus berani melaporkan kepada polisi jika ada penculikan
meskipun ada ancaman. Namun, sebaiknya laporan itu dilakukan secara
diam-diam. Publikasi berlebihan terhadap kasus penculikan yang
pelakunya belum tertangkap justru bisa mencelakakan korban.

- Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka ikut mengamati
dan mengawasi lingkungan. Masyarakat sebaiknya bersedia menjadi tempat
singgah bagi anak-anak yang merasa terancam (diikuti orang). (IND/PIN)

Kirim email ke