Aduh mbak elin, 

bukan kok, bukan karena pendapat mbak elin atau siapapun, Saya senang 
dengan segala koreksi dan masukan yang ditujukan kepada saya, ini 
menandakan bahwa teman teman miners masih sayang dan memperhatikan 
aku, dan aku bersyukur bahwa ada yang masih memperhatikan aku dengan 
memberikan teguran pada saat aku salah dan memberikan dukungan pada 
saat aku sudah melaksanakan dengan benar.

Dalam hal ini aku merasa kesibukanku semakin meningkat dan aku merasa 
takut bila aku tidak bisa terus menerus memonitor milis tercinta ini. 
Aku pun merasa takut bila suatu saat terjadi disintegrasi dalam milis 
ini hanya karena ketidaksukaan terhadap diriku.

Aku merasakan sendiri betapa susahnya milis ini pada awal berdirinya, 
bagaimana milis harus bergerilya melalui acara kirim salam, hanya 
untuk mewujudkan Kopdar 1. Bagaimana aku dan mega harus saling 
mencari dehari hanya untuk meeting di plaza semanggi, bagaimana 
senangnya bisa bertemu untuk meeting pertama kali dengan mbak susi, 
mas bimo dan mega.

Tapi buah itu sekarang sudah bisa terlihat, segala sesuatu sudah 
mulai berjalan lancar, namun kalau kita melihat, bila tidak ada 
peraturan, apakah semua anggota berhak mencetak dan menjual stiker, 
apa setiap anggota berhak untuk menjual dan membuat kaos atau pin ? 
peraturan ada untuk membatasi hal tersebut, dan menjadi seorang 
pakumis memiliki tanggung jawab yang sangat besar. harus rela dan 
benar benar mau berkorban. Anggota milis pun banyak dari lintas 
milis, saya tidak ingin begini, tapi saya pun tidak mau terjadi 
disintegrasi dalam milis, hanya karena sekelompok orang yang tidak 
menyukai saya. Saya mengalami masa masa sulit milis, dan saya tidak 
rela kalau milis kita tercinta ini terpecah. Lebih baik saya yang 
berkorban.

Terima kasih teman
andre

Kirim email ke