Mungkin kita sering berbelanja di supermarket, Namun ketika membayar belanjaan di kasir dan menerima kembalian uang disertakan dengan beberapa buah permen, dengan alasan bahwa tidak ada uang pecahan seratus maupun dua ratus rupiah makanya di ganti dengan Permen.. Dengan spontan saya bertanya kepada Kasir supermarket tersebut.. "Mba... Berarti nanti kalau ini permen saya kumpulin, dan saya berbelanja lagi.. boleh donk saya bayar dengan permen ini...??? dan kasir tersebut menjawab.. "Ya Nggak bisa donk Mas..." , Kemudian saya jawab "Lah wong kembalian di kasih permen....., makanya kalau kembaliin duit orang itu ya pake duit donk, jng pakai permen.." Ya mungkin ini masalah sepele, bagi kita seratus, dua ratus perak nggak ada artinya, namun apakah permen itu sebagai alat pembayaran yang sah...?? coba aja kita kalkulasikan berapa yang dihasilkan dari "Transaksi" permen di kasir tersebut.. dari sekian banyak supermarket2x yang tersebar. Cobalah para pengusaha Supermarket tersebut berusaha menyediakan uang pecahan 100 atau 200, masih banyak koq Bank2x yang menyediakan pecahan tersebut, or kepengamen juga banyak tuhhh... dediyangslaludikasihpermen
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
