Siang..

Menurutku, artikel dibawah ini salah satu yang terbaik yang pernah aku
baca.. Ternyata hingga saat ini aku masih juga merasa kurang menyukuri apa
yang telah diberikan kepada diriku..

Semoga bermanfaat..

Mega
===============================
Bersyukurlah

*AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI oleh karena itu AKU SELALU
MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.*

Kata-kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati
yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai,
tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa
membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

*Pertama* :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa
yang kita miliki.
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan
pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi
berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar
dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.
Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan
sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi.

Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi
"KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang kaya. Orang yang kaya
bukanlah orang yang memiliki banyak hal tetapi orang yang dapat menikmati
apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki
keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak
tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang
sudah kita miliki.

Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan
syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian Anda
pada sifat-sifat baik atasan dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan
menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan,

''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang
Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat
membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat
seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek
berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

*Kedua : *
Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain
lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,
lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan
saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan
gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah
setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di
atas saya.

Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya
menjadi gemar gonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan
saya.

Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih
besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada
habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini
saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.

Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa.Pasien pertama
sedang duduk termenung sambil menggumam, ''Lulu, Lulu.''
Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang
ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh
Lulu.''

Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut
melihat penghuni lain itu terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan
berteriak, ''Lulu, Lulu''. ''

"Orang ini juga punya masalah dengan Lulu? '' tanyanya keheranan.

Dokter kemudian menjawab, '' Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.''

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang
sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.

Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anak
laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang.
Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan
anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia
karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''

*Bersyukurlah !*

*Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu
inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?*

*Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu
kesempatan untuk belajar.*

*Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh...*

*Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk
berkembang.*

*Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun
kekuatan dan karaktermu.*

*Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran
yang berharga.*

*Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu
perbedaan.*

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik...

Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa
surut...

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif ...

Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi
berkah bagimu ...


Sumber : Unknown

Kirim email ke