Siang..

Mungkin bagi sebagian orang mencari uang dengan mudahnya, entar dari jerih
payah yang halal ataupun sabet sana-sini..
Tapi dari sini, aku harus, harus dan harus lebih menghargai jerih payah
kerja orang lain.

Semoga bermanfaat.. dan Happy Days..


Mega
=============================================
*Kerja Adalah Kehormatan *
  Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka.
Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang
membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.

"Om beli bunga Om."

"Tidak Dik, saya tidak butuh," ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan
laptopnya.

"Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om," rayu si gadis
kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si
pemuda berkata, "Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya
kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu."

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke
orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan
istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan
keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali
mendekatinya.

"Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu
tangkai saja." Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan
sejumlah uang dari sakunya.

"Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini
sedekah untuk kamu," ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si
gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia
berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana.

Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung dan berkata "Kenapa uang tadi
tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?" "

Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, "Maaf Om, saya sudah berjanji
dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan
mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak
punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis."

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga
dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil
tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah
sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan
membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat
kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari
itu.

Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang
diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita.
Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan
sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan
begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan
yang pantas kita perjuangan.

Salam sukses luar biasa!

*Andrie Wongso*

Kirim email ke