Nambahin...selamat Natal buat yang ngerayain. semoga hikmah Natal dapat tereflesikan dalam kehiduapan seharai-hari, seperti kata Agnes Monica tadi pagi di I-Radio.
Buat yang masih kerja, termasuk saya sendiri, kerja adalah bagian dari ibadah...hehehehe (menyemangati diri sendiri). Have nice day Wass Wr Wb ----- Original Message ---- From: Kaoru Narko <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, 24 December, 2007 3:16:03 PM Subject: [IListeners] Tidak ada cuti bersama... Toleransi dalam profesionalisme Senin 24 Desember, kantor sepi. Ya memang hampir semua teman dan bosku yang besok mo ngerayain Natal ambil cuti. Kalo pemerintah ngadain cuti bersama, kantorku termasuk pembangkang. Gak ada cuti bersama, kalo mo cuti yaaa ambil cuti masing-masing soal dapet cuti ato kagak yaa gimana bos aja. Lebaran pun gitu, di sini kebiasaan kami setelah penjualan yang terpuruk di tahun lalu, so untuk tahun 2007 dan seterusnya kami 'mesti berpikir tidak seperti biasanya'. Teringat ketika meeting penyusunan sales budget akhir 2006, kebetulan di Oktober 2007 kan lebaran dan Desember 2007 ada Lebaran Haji plus Natal plus Tahun Baru. Seperti biasa divisi Sales minta budget penjualan di dua bulan itu di'kecilkan' (lebih kecil dari bulan-bulan lain karena alasan pasar material bahan bangunan sepi, tersedot ke sembako, pulang kampung, liburan jalan-jalan dan sebagainya). Dasar kepalaku dah pusing dan sedikit emosi ke orang-orang Sales yang minta budget jangan tinggi-tinggi tapi insentif minta nambah, aku nyletuk aja, "Kenapa pas lebaran mesti budget kecil, kenapa pas Natal mesti budget kecil, Bukankah jumlah harinya tetap sama gak ada yang berkurang" "Kan liburan ada cuti panjang, kan Natal orang juga pada liburan. Mana ada yang belanja keramik, mbangun rumah ?? "Siapa bilang, yakin ??? ada datanya ?? Kalo semua produsen bahan bangunan berpikiran kayak gitu, ini berarti peluang untuk masuk pasar dong !!! "Coba lihat aja data penjualan tahun-tahun sebelumnya, pas lebaran pas Natal pasti separo penjualan bulan lainnya ! "Penjualan kita kecil di bulan-bulan itu karena memang kita dari awal dah berpikiran kalo penjualan akan kecil di saat itu, Coba kalo kita tetap geber pasar, dan pas produsen lain libur kita masuk pasar. Bukankah itu peluang, mendingan kita coba dulu deh !!! Dan begitulah, dari cletukan emosional meeting malem itu ternyata ditanggapi oleh Bos yang sedari tadi diam mendengarkan kami. "Ya sudah, target penjualan bulan yang ada lebaran dan bulan yang ada Natal tidak berubah, tetap sama dengan bulan-bulan lainnya ! Waaa.... sebagai konsekuensinya walaupun ada cuti panjang ketetapan pemerintah, kantor kami tetap masuk, tetap jualan. Ketika musim lebaran, mereka yang Muslim cuti semingguan sementara yang non Muslim tetap masuk seperti biasa hanya libur di tanggal merahnya. Sebaliknya sekarang begitu Natal tiba di saat yang Nasrani cuti, karyawan yang Muslim tetap masuk hanya libur di tanggal merahnya. Ternyata memang betul, walaupun bulan puasa plus lebaran penjualan tetap bisa tinggi. Dan sekarang walaupun ada Lebaran Haji plus Natal ternyata penjualan juga bisa tinggi. Nah, artinya apa yang kita pikirkan sebenarnya bisa menjadi kenyataan kalo kita mau berpikir tidak seperti orang lain :) Mengesalkan memang melihat teman-teman di kantor lain libur, kami masuk kerja. Namun kami terima ini sebagai bentuk toleransi yang profesional. Saling mendukung demi mengejar target,.. wuihhhh.. Dan seperti hari ini, kantor sepi. Tapi setidaknya bisa menikmati jalanan Jakarta yang lengang. Selamat menikmati liburan bagi yang cuti dan selamat kerja juga bagi yang tetap kerja. Senen, Senin 24 Desember 2007 pkl. 15.15 WIB =narko= Make the switch to the world's best email. Get the new Yahoo!7 Mail now. www.yahoo7.com.au/worldsbestemail
