Aku pribadi setuju dengan pendapat bang Ronald, hidup bang Ronald!!!

 

Sebagai tambahan saja, busway menurutku seperti rel kereta. Rel kereta
adalah lintasan kereta api atau KRL dan busway merupakan jalur lintasan
bus Trans Jakarta.

Pernah gak ya, kalo ada orang yang ketabrak kereta api/KRL yang
disalahin adalah masinisnya???

 

Salam,

Joni

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Ronal Baharuddin Hutagaol
Sent: Wednesday, January 09, 2008 9:14 AM



Disuruh masuk jalur busway.....

Ya jangan mau dong...???

 

Itu sama aja kalau disuruh lompat kejurang ngikut aja, g yang walaupun
pengendara motor hingga saat ini gak mau masuk jalur busway walau
jalanan lagi macet karena bagaimana pun juga walau polisi membolehkan
tetapi itu bukan mendidik sesuatu yang benar.

 

Menguntung, sudah pasti....???

Kalau???

1. Pemerintah Melalui Polantas dan DLLAJ mulai tegas melarang semua
kendaraan apapun selain BUSWAY yang boleh melewati jalur Busway. Jika
ada kendaraan yang bukan BUSWAY masuk di hukum seberat-beratnya.

2. Nah kalau sudah demikian, jalur busway akan steril dari kendaraan2
lain dan Busway tidak akan ikutan macet seperti saat ini. Karena program
angkutan massal akan berhasil jika semua berjalan dengan lancar.

3. Saat kendaraan2 pribadi yang bukan padatempatnya yang bukan pada
jalurnya yang bukan pada haknya melintasi jalur busway malah akan
merugikan si penumpang busway. Banyak orang yang beralih naik busway
karena selain harganya murah juga kecepatan sampai (tidak kena macet)
bisa diprediksi.

4. Proyek busway harus segera dikebut hingga 15 koridor, agar moda
transportasi darat ini dapat membantu kelancaran pengguna jalan.

 

NB. Sebenernya saya juga ingin beralih ke busway, tapi berhubung hingga
saat ini akses busway dari daerah rumahku belom ada, makanya saya
memilih kendaraaan motor saja dan lagian rumah saya hanya 9km saja dari
lokasi kantor saya.

 

Kesimpulan, proyek busway sangat Menguntungkan.

Kirim email ke