Siang..
Just info, bagi yang belum sempet lihat Kick Andy episode Laskar Pelangi..
Silakan tongkrongin Tipi hari Jum'at, 18 januari 2008..
happy Days.. ^_^
Mega
===================================================
---------- Forwarded message ----------
From: Bentang Pustaka <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 15 Jan 2008 19:06:03 -0800 (PST)
Subject: Jumat, Tayang ulang Kick Andy episode Laskar Pelangi
Kapan lagi bisa melihat Andrea Hirata nangis bombay dan tak mampu
berkata-kata saat bertemu Bu Muslimah? Bagi anda yang belum sempat
menonton acara Kick Andy episode Laskar Pelangi, inilah saatnya.
Episode Laskar Pelangi akan ditayangkan ulang oleh MetroTV pada hari
Jumat, 18 Januari 2008 pukul 22.05-23.00 WIB.
Laskar Pelangi adalah sebuah buku yang bercerita tentang perjuangan
anak-anak di pulau Belitong untuk memperoleh pendidikan. Dikisahkan
dengan gaya memukau, filmis, mengharukan, dan kocak, Laskar Pelangi
mampu menginspirasi banyak orang dan memberi semangat hidup
pembacanya.
Pujian untuk Laskar Pelangi
"Sebuah novel yang sangat menggugah … membuat siapa pun yang membaca
akan merasa bersalah dan berdosa jika tidak mensyukuri hidup."
—Andy F. Noya, host acara dialog Kick Andy
"Saya larut dalam empati yang dalam sekali. Sekiranya novel ini
difilmkan, akan dapat membangkitkan ruh bangsa yang sedang mati suri."
—Prof. Dr. Ahmad Syafi'i Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah
"Ramuan pengalaman dan imajinasi yang menarik, yang menjawab inti
pertanyaan kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan sederhana,
kendala, dan kualitas pendidikan."
—Prof. Dr. Sapardi Djoko Darmono, sastrawan dan Guru Besar Fakultas
Ilmu Budaya UI
"Cerita Laskar Pelangi sangat inspiratif. Andrea menulis sebuah
novel yang akan mengobarkan semangat mereka yang selalu dirundung
kesulitan dalam menempuh pendidikan."
—Arwin Rasyid, mantan Dirut Telkom dan Dosen FEUI
"Inilah cerita yang sangat mengharukan tentang dunia pendidikan
dengan tokoh-tokoh manusia sederhana, jujur, tulus, gigih, penuh
dedikasi, ulet, sabar, tawakal, takwa, [yang] dituturkan secara indah
dan cerdas. Pada dasarnya kemiskinan tidak berkorelasi langsung dengan
kebodohan atau kegeniusan. Sebagai penyakit sosial, kemiskinan harus
diperangi dengan metode pendidikan yang tepat guna. Dalam hubungan itu
hendaknya semua pihak berpartisipasi aktif sehingga terbangun sebuah
monumen kebajikan di tengah arogansi uang dan kekuasaan materi."
—Korrie Layun Rampan, sastrawan dan ketua komisi I DPRD Kutai Barat
"Di tengah berbagai berita dan hiburan televisi tentang sekolah yang
tak cukup memberi inspirasi dan spirit, maka buku ini adalah pilihan
yang menarik. Buku ini ditulis dalam semangat realis kehidupan
sekolah, sebuah dunia tak tersentuh, sebuah semangat bersama untuk
survive dalam semangat humanis yang menyentuh."
—Garin Nugroho, sineas
"Andrea Hirata memberi kita syair indah tentang keragaman dan
kekayaan tanah air, sekaligus memberi sebuah pernyataan keras tentang
realita politik, ekonomi, dan situasi pendidikan kita. Tokoh-tokoh
dalam novel ini membawa saya pada kerinduan menjadi orang Indonesia
.... A must read!!!"
—Riri Riza, sutradara
"Sebuah memoar dalam bentuk novel yang sulit dicari tandingannya
dalam khazanah kontemporer penulis kita."
—Akmal Nasery Basral, jurnalis-penulis
"Saya sangat mengagumi Novel Laskar Pelangi karya Mas Andrea Hirata.
Ceritanya berkisah tentang perjuangan dua orang guru yang memiliki
dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. [Novel ini menunjukkan pada
kita] bahwa pendidikan adalah memberikan hati kita kepada anak-anak,
bukan sekadar memberikan instruksi atau komando, dan bahwa setiap anak
memiliki potensi unggul yang akan tumbuh menjadi prestasi cemerlang
pada masa depan, apabila diberi kesempatan dan keteladanan oleh
orang-orang yang mengerti akan makna pendidikan yang sesungguhnya."
—Kak Seto, Ketua Komnas Perlindungan Anak
"Andrea berhasil menyajikan kenangannya menjadi cerita yang menarik.
Apalagi dibalut sejumlah metafora dan deskripsi yang kuat, filmis
ketika memotret lanskap dan budaya …."
—Majalah Tempo
"Novel tentang dunia anak-anak yang mencuri perhatian. Berhasil
memotret fakta pendidikan dan ironi dunia korporasi di tengah
komunitas kaum terpinggirkan."
—Gerard Arijo Guritno, Majalah Gatra
"Secuil potret pendidikan di negara kita yang memprihatinkan."
—Majalah Femina
"Seru! Novel ini tidak mengajak pembaca menangisi kemiskinan,
sebaliknya mengajak kita memandang kemiskinan dengan cara lain."
—Koran Tempo
"Sebuah kisah tentang anak-anak yang luar biasa, yang mampu
melahirkan semangat serta kreativitas yang mencengangkan."
—Harian Pikiran Rakyat
"Metafora-metafora yang ditulis Andrea demikian kuat karena unik dan
orisinal."
—Harian Tribun Jabar
"Kehadiran novel realis ini membawa angin segar bagi kesusastraan Indonesia."
—Harian Media Indonesia
"Kita akan tertawa, menangis, dan merenung bersama buku ini."
—Harian Belitung Pos
"Rasa humor yang halus dan luasnya cakrawala pengetahuan Andrea
adalah daya tarik utama Laskar pelangi."
—Harian Bangka Pos
"Gaya bahasa yang mengasyikkan, menantang untuk dibaca."
—Harian Galamedia
"Sebagai penulis pemula, Andrea menakjubkan karena mampu menampilkan
deskripsi dengan detail yang kuat."
—Tabloid Indago
"Ketika membaca Laskar Pelangi, kita seolah menemukan Gabriel Garcia
Marquez, Nicolai Gogol, atau Alan Lightman … sebuah bacaan yang sangat
inspiratif dan mampu memberi kekuatan."
—www.indosiar.com
"Buku Laskar Pelangi memberiku semangat baru yang tak ternilai untuk
mengajar murid-murid meskipun kami selalu dirundung kesusahan demi
kesusahan, meskipun dunia tak peduli. Buku ini membuatku sangat bangga
menjadi seorang guru."
—Herni Kusyari, guru SD di daerah terpencil
"Andrea seperti sedang trance, menulis Laskar Pelangi dengan kadar
emosi demikian kental, bertabur metafora penuh pesona, hanya dalam
waktu tiga pekan."
—Rita Achdris, wartawati Majalah Gatra
"Terlepas dari latar belakang sastranya yang banyak dipertanyakan,
terlepas dari berbagai spekulasi tentang trance ketika ia menulis,
setiap kata dalam Laskar Pelangi berasal dari dalam hati Andrea.
Moralitas hubungan antar ibu, anak, guru, dan murid sangat instingtif
dan memikat. Sebagai seorang ibu, aku dapat merasakan buku ini
memiliki semacam tenaga telepatik."
—Ida Tejawiani, ibu rumah tangga
"Yang trance bukan Andrea, tapi pembacanya …."
—Fadly Arifin, dikutip dari milis pasarbuku
"Kekuatan deskripsi Andrea membuatku ingin sekali berjumpa dengan
setiap anggota Laskar Pelangi. Kekuatan karakter tokoh-tokohnya
membuatku ingin berbuat sesuatu untuk membantu murid-murid cerdas yang
miskin. Laskar Pelangi adalah sebuah buku yang sangat menggerakkan
hati untuk berbuat lebih banyak."
—Febi Liana, karyawati di Jakarta, pencinta buku
"Sebuah novel yang memikat dan menyentuh secara emosional bagi siapa
pun yang membacanya."
—Tabloid Wanita Indonesia
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/IListeners/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/IListeners/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/