Memang masalah narkoba ini baru berhasil terasa kalo kita sendiri yg mengalami. di dunia narkoba seolah2 semua pengguna adalah sobat deket..temen baek....padahal itu hanya basa basi saja... Sekalinya seseorang ada masalah, semua yg laen pasti akan kabur..tidak perduli.... Cukuplah seorang sahabat gw yg "lewat", dia seorg adik dari salah seorang dewa musik Indonesia, di saat ingin berhenti, kita jalanin semua masa bersama...di saat gw tidak ada disampingnya selama satu minggu, ternyata dapet kabar bahwa dia telah ditemukan meninggal terkapar di depan salah satu rumah sakit dalam keadaan sekarat... Gw hanya bisa menangis dan mohon ampun, karena kelalaian gw, makanya dia meninggal akibat terayu oleh teman lamanya...ampuni hamba-Mu ini ya Allah...
WB **yg jadi teringat akan masa lalunya** On Thu, 2008-01-17 at 10:33 +0700, Kaoru Narko wrote: > Teringat ketika maghrib2 seorang temanku juga 'lewat' gara-gara > narkoba. Padahal sejam lalu kami barusan tanding main bola, dan dia > mainnya sangat bagus. Ternyata dia make dulu sebelum main, dan make > lagi setelah main. so OD. Padahal anaknya masih bayi waktu itu. > > Pernah aku ikut me-manajer-i band temenku, gitarisnya temen akrabku. > Dia semangat sekali mbentuk tuh Band dan hampir rekaman. Tetapi tak > ada angin tak ada hujan, suatu hari dia mutusin keluar dari band kami. > Ternyata dia memergoki anggota band nya lagi make sebelum latihan. > Bagi dia adalah prinsip untuk tetap bersih sebagai anak punk sejati. > Kalo belum apa-apa sudah make, bagaimana kalo sudah berhasil nanti ?? > Akhirnya band itu bubar dan temanku gitaris tadi bersolo karir. > > Malam tahun baru beberapa tahun yang lalu, aku lewati dengan menunggui > seorang temanku yang sedang sakaw parah. Suhu badannya tiba-tiba > meninggi, menggigil dan detak jantungnya sangat cepat. Mungkin waktu > itu dia sudah dibatas antara hidup dan mati. Dalam kesempatan itu dia > masih sempat berucap, Kalau aku bisa lewati saat ini (tidak keburu > mati) aku akan berhenti. Demikian tekadnya. Dan Alhamdulillah, dia > bisa selamat dan dengan tekadnya dia bisa berhenti tanpa terapi apa > pun. Setiap sakaw dia minta diikat dan dikurung di kamar, begitu terus > hingga perlahan dia gak pernah sakaw lagi dan mulai menata hidupnya > hingga sekarang. > > Nah, ada yang mau coba ?? > > -- Allah Kuasa, Makhluk Tak Kuasa...
