Jangan Cuma bisa salahkan Pemerintah. Kira-kira pernahkah diri kita berkaca, apakah kita pernah menjadi bagian dari pembuat bencana atau bagaian dari penanggulangan bencana. Sedikit cerita di dekat rumah saya yang kebetulan jarak dari kali cipinang sejauh 300meteran. Waktu itu tetangga saya sedang ingin membuang sampah, begini percakapan kami:
RBH (Ronal Baharuddin Hutagaol): "Mau dibuang kemana Beh (panggilan akrabnya)?" Babeh: "Kekali..." RBH: "Kenapa kekali, bukannya ada tukang sampah yang lewat 2 hari sekali, kenapa gak ditunggu aja.." Babeh: "Soalnya dah numpuk, ntar bau lagi.." RBH: " Ya... ditunggu aja beh.." Babeh: "....??" Sambil tersenyum dan nada sedikit mengejek saya ngomong gini: RBH: "Nahhh... gimana mau jakarta bebas dari banjir kalo rakyatnya masih buang sampah sembarangan... jangan cuma salahin pemerintah dong....." Babeh: "Kan cuma satu aja..." RBH: " Iya kalau babeh sendiri, tapi kalau ada 1jt masyarakat jakarta bilang cuma 1 aja.. gimana???" Tapi sibabeh dengan malu tetep buang sampah sembarangan... Nah, kembali ke diri kita sendiri.... hal kecil apa yang sudah kita lakukan untuk penanggulan becana banjir dijakarta atau minimal disekitar kita: 1. Apakah kita sudah menyimpan dengan rapi sebelum membuang ketempat sampah bekas2 Tisu kita, bekas2 bungkus permen karet, bekas2 permen karet, bekas2 kertas, dll 2. Apakah kita sudah menyediakan tempat sampah dirumah kita masing2 3. Apakah kita sudah menyiapkan daerah resapan air dirumah kita 4. Apakah kita sudah membiasakan membersihkan selokan didepan rumah kita agar lancar Nah... kalau kita masih melakukan hal2 tersebut.. kayaknya kita belom pantes lah menyalahkan pemerintah akibat banjir ini..... Jangan cuma salah2in pemerintah kalau diri sendiri aja belum ikut mendukung penanggulangan banjir. Jadi......????
