Siang.. Tuch.. dengerin pesan dari Pak Jimin.. Jangan menunda-nunda untuk beribadah. ^_^ Yaa.. doakan aja, deh.. pak... Amien..
Mega ========================================== On 2/11/08, Jimin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Selamat (merencanakan) Menempuh Hidup Baru ya ... mba' Mega...!! > > Kabar yg beredar, belum menentukan hari-H-nya ya? > Paling cepat April ...tapi selambatnya Juli ya?? > Ngga' apa2, dipikirkan dulu masak2 hari baiknya... biar persiapannya OK... > > Sebelum itu, ini ada nasihat perkawinan dari orang pinter... silahkan baca > baik2... > > ---------------------------------------------------------------------- > Bagi mereka yg mencari Mawaddah (kasih), Sakinah (ketentraman) dan Rahmah > (sayang) dalam Keluarga. > > Bismillahirrahmaanirahiim > > Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan2 Al-qur'an tentang tujuan > hidup yang sebenarnya > Nasehat ini untuk semuanya ........... > Untuk mereka yang sudah memiliki arah......... > Untuk mereka yang belum memiliki arah......... > dan untuk mereka yang tidak memiliki arah. > nasehat ini untuk semuanya....... > Semua yang menginginkan kebaikan. > > Saudaraku............. > Nikah itu ibadah....... > Nikah itu suci...........ingat itu...... > Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan, bisa karena > keturunan dan bisa karena agama. > Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan > sebagai alasan............ > karena semua itu akan menyebabkan celaka. > Jadikan agama sebagai alasan........ > Engkau akan mendapatkan kebahagiaan. > > Saudaraku.......... > Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta........ > Namun......jika cinta engkau jadikan sebagai landasan, maka keluargamu > akan rapuh, akan mudah hancur. > Jadikanlah " ALLAH " sebagai landasan...... > Niscaya engkau akan selamat > Tidak saja dunia, tapi juga akherat....... > Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan...... > Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai. > > Saudaraku........... > Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam "istanamu"...... > disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan....... > Jika ini kau lakukan " istanamu " tidak akan langgeng..... > Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw.... > tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan sorban, karena > sang istri tercinta tidak mendengar kedatangannya. > Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya > ketika lapar........ > Menjahit bajunya yang robek........ > > Saudaraku......... > Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam " istanamu "........ > Disayang, dimanja dan dilayani suami...... > Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu........ > Jika itu engkau lakukan " istanamu " akan menjadi neraka bagimu > > Saudaraku............ > Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu......... > Jangan engkau terlalu menuruti istrimu...... > > Jika itu engaku lakukan akan celaka.... > Engaku tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih, > tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah..... > Lihatlah bagaimana Allah menegur " Nabi "-mu > tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan > sang istri. > Tegaslah terhadap istrimu................. > Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah....... > Jangan biarkan dia dengan kehendaknya........ > Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth........... > Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang..... > Istrimu bisa menjadi musuhmu........... > Didiklah istrimu........ > Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, > Ibrahim.Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga > kehormatannya...... > Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang suami > Muhammad saw menerima tugas risalah..... > Istrimu adalah tanggung jawabmu.... > Jangan kau larang mereka taat kepada Allah..... > Biarkan mereka menjadi wanita shalihah.... > Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam........ > Jangan kau belenggu mereka dengan egomu... > > Saudaraku....... > Jika engkau menjadi istri......... > Jangan engkau paksa suamimu menurutimu...... > Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah...... > siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami..... > Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya.... > Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suami > menjalankan missi. > Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu.... > Jangan kau usik suamimu dengan tangismu.... > Jika itu kau lakukan..... > Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi > pendurhaka................jangan.......... > > Saudarau........ > Jika engku menjadi Bapak...... > Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim > Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim > Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw > Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah.......... > Ajaklah mereka taat kepada Allah....... > Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti....... > Jadikan dia sebagai Ismail yang taat....... > Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan'an yang durhaka. > > Mohonlah kepada Allah.......... > Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih..... > Anak yang bisa membawa kebahagiaan. > > Saudaraku........ > Jika engkau menjadi ibu.... > Jadilah engaku ibu yang bijak, ibu yang teduh.... > Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu.... > Jadikanlah mereka mujahid......... > Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah..... > Jangan biarkan mereka bermanja-manja..... > Jangan biarkan mereka bermalas-malas.......... > Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih.... > Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam. > > AMIIN. > > Wassalam. > di akhiri dengan alhamdulillah..............
