Banyak loh orang kita yang seperti beliau di selurug dunia ini, tapi berat bagi 
mereka untuk mengabdi kepada negara kita ...
   
  secara mereka juga memerlukan kehidupan yang lebih layak 
  

 


M. Ismail Fahreza
  cellular  : +628161912745
  e-mail     : [EMAIL PROTECTED]
                  [EMAIL PROTECTED]

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.
--- Begin Message ---
---------- Forwarded message ----------
From: Nungky <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 21 Feb 2008 14:02
Subject: Fwd: Prof. Termuda AS ternyata WNI
To:






 Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di
Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang,
banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun
Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau
berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia .
Kenapa? *
*

[image: http://www3.lehigh.edu/images/userImages/dmb4/Page_2877/Tansu_L]
 Nelson
Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1
Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih
gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics,
Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2
tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar
Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang
Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya
membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga
meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang
menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best
ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara
total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah
mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat
ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia
juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di
Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan
juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang
mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia
adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo
Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta
Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di
Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan
apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan
sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang
sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia .
Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah
rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk
membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus
mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di
banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen
tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah.
Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak
pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang
profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia .
Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu,
ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk
tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah
untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia
lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".
***




Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping>




-- 
M. Ismail Fahreza

Cell     : +628161912745
email   : [EMAIL PROTECTED]
             [EMAIL PROTECTED]

<<17ab477.jpg>>


--- End Message ---

Kirim email ke