Inilah kebiasaan pemerintah yg sering ambigu dlm membuat sebuah keputusan,

Fortifikasi zat gizi pada terigu sebenarnya sudah diatur dlm SK Menteri 
perindustrian & Perdagangan No. 323/MPP/Kep/11/2001 ttg  Penerapan secara wajib 
SNI tepung Terigu Sebagai Bahan Makanan,yaitu harus difortifikasi oleh beberapa 
zat gizi, untuk menanggulangi kekurangan zat gizi mikro seperti vitamin & 
mineral. Program fortifikasi ini wajib diadakan utk menolong masyarakat bawah 
memperoleh suplemen zat gizi mikro dengan harga murah. (berbeda dgn masyarakat 
gol menengah ke atas yg dpt memperoleh suplemen vit & mineral dari food 
suplemen. Zat gizi yg wajib difortifikasi dalam bahan makanan antara lain, Vit 
A, Zat besi (fe), Iodium, asam folat, vit. B1 & B2, Zinc (Seng) dgn ukuran 
tertentu.

 Penghapusan fortifikasi vit. A yg kemarin diributkan sebenarnya hanya 
menurunkan harga 
Rp. 15 / kg terigu (Ali Khomsan, Suara Pembaruan), tapi akan berdampak sangat 
luar biasa bagi bangsa ini di kemudian hari. masyarakat Indonesia bisa 
mengalami gizi buruk, yang tdk sekedar kekurangan gizi makro tetapi jg 
kekurangan gizi mikro. Kekurangan gizi mikro skrg ini saja sdh berupa fenomena 
gunung es, hanya terlihat kecil di permukaan, akan tetapi sebenarnya 
penderitanya sangat besar dan dampak yg ditimbulkan luar biasa. 

Dari masalah kekurangan zat gizi mikro tersebut ternyata mempunyai dampak 
ekonomi yang sangat besar. Nilai ekonomi  dihitung berdasarkan biaya langsung 
maupun tidak langsung yang muncul dari 3 masalah gizi utama, yaitu Gangguan 
Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) memberi kontribusi sebesar 4,5 triliun rupiah, 
KEP memberi kontribusi sebesar 5,0 triliun rupiah, anemia pada orang dewasa 
memberi kontribusi sebesar 7,3 triliun  (Prof. dr. Hamam Hadi, M.S.,Sc.D., 
Beban Ganda Masalah Gizi dan Implikasinya terhadap Kebijakan Pembangunan 
Kesehatan Nasional, Pidato pengukuhan Guru Besar FK UGM, 5 Februari 2005)

Berita terkait :
"Koalisi Fortikasi Indonesia (KFI) meminta agar pemerintah tetap menerapkan  
kebijakan fortifikasi (penambahan lima vitamin) pada tepung terigu sesuai 
persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib, guna menjamin 
persaingan perdagangan yang sehat serta mendukung mutu Sumber Daya Manusia 
(SDM) Indonesia yang andal.
     
"Penerapan kebijakan fortifikasi pada tepung terigu impor, sama sekali tidak 
menjadi hambatan perdagangan (entry barrier)," kata Direktur KFI Suroso 
Natakusuma kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (27/9), menanggapi diloloskannya 
70 peti kemas tepung terigu impor yang tidak memenuhi SNI karena tekanan 
sejumlah negara pengimpor.===> jadi krn tekanan negara pengimpor, pemerintah 
mempertaruhkan kualitas kesehatan bangsa ini di masa depan...??


    BR 
º» índrí «º
(PraktisiGiziygmenolakkebijakanpenghapusanfortifikasizatgizi)


----- Original Message ----
From: Kaoru Narko <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, March 5, 2008 4:28:37 PM
Subject: Re: [IListeners] Bad News ... buat penggemar Mie

he he he dodol yah, kalo sementara lagi dirundingkan kan gak perlu dihilangkan 
penambahan nutrisinya !!??
makin gak ngerti jalan pikiran para pejabat nih .....
 
jimin :
Gizi dan Nutrisi pada Terigu Dihilangkan 

Liputan6.com, Jakarta:  ............ ......... ...
Tapi pemerintah, baru-baru ini, telah mencabut keharusan itu. Artinya, produsen 
boleh tidak menambahkan nutrisi gizi serta vitamin ke terigu. Padahal, produsen 
terigu tidak keberatan bila harus menambahkan nutrisi. Alasan pemerintah, 
peniadaan fortifikasi ini hanya sementara karena sedang dirundingkan dengan 
ahli-ahli gizi. "Kami sedang berunding dengan ahli-ahli gizi, zat-zat apa saja 
lagi yang perlu kita lekatkan, kita campur pada terigu," kata Menteri 
Perindustrian Fahmi Idris di Jakarta, Rabu (5/3). Bila tak ada kandungan 
nutrisi pada terigu yang menjadi bahan dasar mi, entah bagaimana rakyat miskin 
yang mengandalkan mi sebagai makanan setiap hari bisa mendapatkan makanan 
bergizi.(BOG/ Tim Liputan 6 SCTV) 
 


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Kirim email ke