Fyi, ----- Original Message ----- From: To: Sent: Sunday, February 13, 2005 2:08 AM Subject: Insiden Malware Januari 2005 12 Februari 2005, Spyware mengalahkan virus
> > > Insiden Malware Januari 2005 12 Februari 2005 > > Spyware mengalahkan virus > > > > Ibarat menerima "Ang Pao" di hari Imlek, pengguna internet Indonesia > dihadapkan pada fakta bahwa ancaman Spyware sudah menjadi nyata dan sampai > dengan tanggal 10 Februari 2005 mengalahkan jumlah insiden virus.Menurut > data yang diberikan oleh Vaksinis (technical support Vaksincom) di 20 kota > di seluruh Indonesia, lebih dari 95 % dari komputer yang terkoneksi ke > internet "dipastikan" terinfeksi spyware dan ancaman yang terjadi mirip > dengan virus, dimana spyware lama akan dibasmi oleh antispyware namun akan > muncul spyware baru yang tidak terdeteksi oleh anti spyware yang tidak > terupdate. > > Krepper.AE menjadi jendral di kubu spyware dan mencatat 52 % dari total > malware (spyware dan virus) sedangkan pada kubu virus dikomandoi > W32/[EMAIL PROTECTED] > yang memimpin sejak Desember 2004 dengan total insiden virus sebanyak 48 > %. > Vaksincom juga menerima banyak permintaan antivirus untuk handphone / > smartphone / PDA tetapi perlu kami ingatkan bahwa tingkat penyebaran virus > handphone di Indonesia masih termasuk rendah dan tidak perlu ditakuti > "saat > ini". > > > > Gambar 1 Infeksi Spyware mengalahkan virus di bulan Januari 2005 > > > > Spyware mengalahkan virus > > Sejak Oktober 2004 Spyware sudah menunjukkan gejala sebagai ancaman > potensial namun sampai dengan akhir tahun 2004 jumlah insiden spyware > tidak > pernah mengalahkan virus, paling banter pada bulan Oktober 2004 insiden > spyware mendekati persentase virus yaitu 48 % namun tetap virus belum > terkalahkan. Lain dengan tahun 2004, pada awal tahun 2005 spyware langsung > unjuk gigi :g untuk pertamakalinya dalam statistik malware Indonesia > spyware > berhasil mengalahkan virus pada bulan Januari 2005 (lihat gambar 1), > memang > perbedaannya masih tipis (4 %) dan tidak tertutup kemungkinan virus akan > memimpin kembali di bulan-bulan berikutnya. Total insiden malware > (malicious > software) dari 1 Januari 2005 s/d 10 Februari 2005 adalah 85.973 dengan > perincian insiden spyware 44.661 (52 %) dan insiden virus sebanyak 41.292 > (48 %). > > > > Krepper.AE atau yang sering disebut sebagai Adclicker memimpin infeksi > spyware sebanyak 28.530 insiden atau 63.85 % dari total insiden spyware. > Krepper.AE ini sebenarnya merupakan spyware lama tetapi baru pertamakali > berhasil memimpin di peringkat pertama sebagai jawara spyware mengalahkan > jawara lama Dluca (4.835 / 10.82 %) di peringkat ke dua dan Ncase (1.400 / > 3.13) di peringkat ke empat. Diperingkat ke tiga bercokol Funweb yang > secara > otomatis terinstal jika anda mendownload icon dari "Smiley Central" dengan > total insiden sebanyak 1.487 atau 3.33 %, prestasi yang cukup mengesankan > untuk "pendatang baru". Muka baru yang lain adalah Surfside di peringkat > ke > 8 (698 / 1.56 %), Smalldoor (653 / 1.46 %) di peringkat ke 9 dan Wukill > (552 > / 1.24 %) di peringkat ke 10. Sedangkan muka lama Istbar yang menambahkan > toolbar baru pada Internet Explorer anda pada peringkat 5 (1.243 / 2.78 > %), > Dloader (1.035 / 2.32 %) rank 6 diikuti oleh Agent (765 / 1.71 %) pada > peringkat 7. Untuk peringkat spyware lengkap silahkan lihat tabel 1. > > > > No Adware Jumlah % > 1 Krepper 28,530 63.85% > 2 Dluca 4,835 10.82% > 3 Funweb 1,487 3.33% > 4 Ncase 1,400 3.13% > 5 Istbar 1,243 2.78% > 6 Dloader 1,035 2.32% > 7 Agent 765 1.71% > 8 Surfside 698 1.56% > 9 Smalldoor 653 1.46% > 10 Wukill 552 1.24% > Lainnya 3,483 7.80% > > Total > > 44,681 100.00% > > Tabel 1, Top 10 Spyware Indonesia Januari 2005 > > > > > > Gambar 2, Grafik Insiden Spyware Indonesia Januari 2005. Inilah Spyware > yang > perlu anda waspadai pada bulan Februari 2005 dst. > > > > Zafi memimpin dan Netsky tergusur > > Pada "hutan" yang lain, yang menjadi raja adalah W32/[EMAIL PROTECTED] > (24.290 / > 58.82 > %) yang menyebar sejak Desember 2004 menggusur jawara lama Netsky (4.122 / > 9.98 %) yang langsung tersungkur ke peringkat 4. Netsky tergusur secara > tidak langsung juga karena aksi peringkat 2 Bagle (5.184 / 12.55 %) yang > dalam setiap aksinya menginfeksi komputer korbannya tidak lupa membasmi > Netsky.Selain itu, jawara dua tahun lalu Klez masih kuat unjuk gigi di > peringkat lima dengan total insiden 1.099 / 2.66 % diikuti oleh Korgo > (sejenis Sasser) pada peringkat ke 6 (1.052 / 2.55). Yang berhasil > mengalahkan Netsky dan bercokol di peringkat 3 ternyata virus lama yang > sangat bandel, Redlof (4.248 / 10.29 %). Sedangkan virus yang memiliki > varian sangat banyak dan salah satu variannya dibuat di Indonesia adalah > Marker yang bercokol di peringkat ke 7 (351 / 0.85 %). Virus dengan > kemampuan memflash BIOS, CIH cukup mengejutkan masih banyak terdeteksi > (228 > / 0.55 %) dan menempati peringkat 8 diikuti oleh Lovelorn di peringkat ke > 9 > (217 / 0.53 %) dan peringkat 10 ditempati oleh virus kiamat, Mydoom (150 / > 0.36% ) yang sempat membuat kiamat website <http://www.sco.com/> > www.sco.com. Untuk lebih detilnya silahkan lihat tabel 2 dan gambar 3. > > > > > > No Virus Jumlah % > 1 Zafi 24,290 58.82% > 2 Bagle 5,184 12.55% > 3 Redlof 4,248 10.29% > 4 Netsky 4,122 9.98% > 5 Klez 1,099 2.66% > 6 Korgo 1,052 2.55% > 7 Marker 351 0.85% > 8 CIH 228 0.55% > 9 Lovelorn 217 0.53% > 10 MyDoom 150 0.36% > Lainnya 351 0.85% > Total 41,292 100.00% > > Tabel 2, Top 10 Virus Indonesia Januari 2005 > > > > > > Gambar 3, Grafik Top 10 Insiden Virus Indonesia Januari 2005 > > > > Melihat ancaman spyware yang makin meningkat, Vaksincom menyarankan para > pengguna internet khususnya pengguna korporat untuk berhati-hati dan lebih > perduli pada spyware. Spyware ini jelas berbahaya dan sangat berpotensi > mengakibatkan kerugian bagi perusahaan seperti bocornya informasi / data > penting perusahaan dengan aktivitas keylogging dan download by drive, > hilangnya produktivitas karena melambatnya komputer atau tidak > berfungsinya > komputer karena spyware selalu berusaha menampilkan dirinya / diam-diam > menjalankan aksinya. Belum lagi spyware yang melakukan aksi "browser > hijacking" dimana tahu-tahu browser anda "selalu" menampilkan website > porno > yang meskipun sudah anda coba hapus berjam-jam (sampai keringatan karena > takut ketahuan / malu) tetapi spywarenya selalu kembali lagi setiap kali > anda restart komputer anda. Karena itu kami sarankan anda untuk > menambahkan > spyware sebagai aplikasi "wajib" mendampingin antivirus. > > > > Apa bedanya antivirus dengan antispyware ? > > Antivirus mampu mendeteksi banyak spyware dan mendelete file yang > mengandung > spyware, tetapi antivirus tidak memiliki kemampuan antispyware seperti : > > * > Kemampuan membersihkan spyware sampai ke akarnya dengan membasmi jejak > spyware di registri. > > * > Ad Watch, mendeteksi dan menolak aksi spyware yang berusaha masuk ke > komputer. > > * > Process Manager, mengurai proses yang berjalan pada OS guna keperluan > analisa dan menghentikan spyware secara lebih tepat. > > Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan spyware yang memiliki > kemampuan > update terpusat dan manajemen aplikasi spyware seperti manajemen aplikasi > antivirus dalam jaringan guna memudahkan instalasi, pengawasan dan > perawatan. Yang tidak kalah penting, cari vendor yang memberikan layanan > support lokal karena untuk mengatasi spyware membandel tidak cukup hanya > mengandalkan program antispyware terbaik saja, tetapi membutuhkan > pengalaman > / jam terbang bergelut dengan spyware. > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Ever feel sad or cry for no reason at all? Depression. Narrated by Kate Hudson. http://us.click.yahoo.com/Ntf6vA/esnJAA/d1hLAA/KbPolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ilkom_usu/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
