Virus Bulletin Award April 2005         29 April 2005

Linux melindungi Windows ??



http://www.virusbtn.com/vb100/archives/products.xml?table



Virus Bulletin, organisasi independen yang sejak tahun 1989 menerbitkan 
publikasi tentang antivirus pada bulan April 2005 ini kembali melakukan 
pengetesan pada program antivirus terpilih. Jika pada bulan November 2004 Virus 
Bulletin melakukan pengetesan pada platform Windows Server 2003 dan pada 
Februari 2005 pengetesan dilakukan pada platform Windows NT, maka pengetesan 
pada April 2005 dilakukan pada platform Linux Server dengan menggunakan Redhat 
Linux 9.



Mengapa Linux ?

Tentu anda akan bertanya-tanya, untuk apa test antivirus di Linux ? Memangnya 
ancaman virus pada platform Linux sudah berbahaya / signifikan ? Jawabnya 
belum, tetapi bukan disana letak permasalahannya. Seperti kita ketahui, 
platform Linux hanya memiliki sedikit virus dan ancaman virus pada platform 
Linux (saat ini) belum signifikan / berbahaya. Tetapi pengetesan ini sangat 
penting artinya karena ternyata server internet (webserver dan mailserver) di 
dunia ini mayoritas menggunakan platform Linux dan MTA (Mail Transfer Agent) 
Linux seperti Qmail, Sendmail dan Postfix banyak digunakan sebagai mailserver 
korporat / ISP dan notabene client yang dilayani oleh mailserver / webserver 
ini mayoritas menggunakan platform windows. Jadi jika mailserver / webserver 
Linux tidak dipasang antivirus, server tersebut sendiri tidak terlalu terancam 
oleh virus karena memang tingkat ancaman virusnya rendah tetapi yang menjadi 
masalah adalah semua virus windows akan dilewatkan dan diterima oleh client 
yang (seperti kita ketahui) mayoritas menggunakan platform windows yang tingkat 
ancaman virusnya cukup tinggi sehingga jika client windows ini terinfeksi virus 
yang dilewatkan oleh mailserver / webserver tentunya yang repot adalah ISP / 
administrator server juga, karena komputer yang terinfeksi virus akan berusaha 
untuk menyebarkan dirinya baik melalui jaringan ataupun membombardir email 
melalui mailserver yang terkadang dapat menghabiskan > 90 % dari bandwidth yang 
ada. Belum lagi jika mailserver yang dikirimi email bervirus memiliki fitur 
"auto reply" dan diaktifkan oleh administratornya yang secara otomatis "berbaik 
hati" (untuk tidak mengatakan bodoh) akan mengirimkan satu email peringatan 
atas setiap email masuk yang mengandung virus dan langsung ditujukan kepada 
alamat pengirim email yang diambil dari alamat pengirim email (from) yang 
diciptakan oleh virus, padahal seperti kita ketahui alamat email pengirim virus 
mayoritas > 99 % dipalsukan / diambil secara acak oleh virus dengan teknik 
forging, jadi hampir tidak ada yang valid. Jika satu komputer yang terinfeksi 
virus mengirimkan ribuan email forging ke mailserver dan secara otomatis 
mailserver penerima mengirimkan peringatan virus untuk ribuan email yang masuk 
ke alamat pengirim (from) yang dipalsukan oleh virus, berapa pemborosan 
bandwidth tidak perlu yang terjadi ? (selain itu alamat email yang dipalsukan 
dan menerima peringatan tersebut malah akan jadi bingung karena dituduh 
mengirimkan virus).

Karena itu Vaksincom tidak menyarankan administrator mailserver untuk 
mengaktifkan automatic reply pada mailserver jika menerima virus dan sebaiknya 
dimatikan saja daripada memboroskan bandwidth dam membuat bingung orang lain. 
Untuk mengetahui pengirim virus harus dilakukan dengan melihat header dari 
email yang bervirus, dimana setelah kita ketahui IP mailserver pengirim virus 
(yang tidak bisa dipalsukan) kita dapat menghubungi administrator mailserver 
yang bersangkutan (dengan menggunakan fasilitas whois) guna dilakukan tindakan 
yang tepat pada komputer yang mengirimkan virus dan jangan lupa menyertakan 
copy dari header email bervirus sebagai bukti.



Dari 37 vendor antivirus yang menjadi anggota Virus Bulletin dan diberikan 
kesempatan untuk menerima tantangan untuk mengirimkan program antivirusnya guna 
mendapatkan 100 % Virus Bulletin Award, tercatat hanya 17 (tujuh belas) vendor 
yang (berani) berpartisipasi dalam pengetesan ini (mengalami peningkatan dari 
tahun lalu yang hanya 14 vendor). 20 (dua puluh) vendor tidak mengirimkan 
aplikasi antivirusnya baik karena tidak / belum memiliki aplikasi antivirus 
Linux atau sudah memiliki aplikasi antivirus Linux tetapi belum siap untuk 
mengikuti tantangan dari Virus Bulletin Award karena ketatnya kriteria 
penilaian dari Virus Bulletin Award ini. Adapun pengetesan yang dilakukan oleh 
Virus Bulletin ini cukup berat namun independen dan dapat dilihat pada 
http://www.virusbtn.com/vb100/about/100procedure.xml. Beberapa vendor antivirus 
yang memiliki perwakilan di Indonesia tetapi tidak berpartisipasi dalam 
pengetesan ini antara lain adalah :

  a.. Computer Associates www.ca.com

  b.. Fortinet www.fortinet.com

  c.. Panda Software www.pandasoftware.com

  d.. Symantec Antivirus www.symantec.com

Dari ke 17 vendor yang mengirimkan aplikasi antivirus Linuxnya guna menghadapi 
daftar virus terbaru yang didapatkan dari Wildlist www.wildlist.org (organisasi 
nirlaba yang mengumpulkan daftar virus diseluruh dunia menjadi patokan para 
vendor antivirus untuk menentukan daftar virus yang sedang mengganas pada saat 
ini In The Wild (ITW) dan virus lama yang sudah tidak mengganas In The Zoo 
(ITZ) tercatat 3 vendor yang gagal mendapatkan Virus Bulletin Award (Fail) 
karena tidak mampu mendeteksi "semua" sample virus ITW yang disyaratkan. Adapun 
3 vendor antivirus yang gagal tersebut adalah :

  a.. Microworld (eScan) www.mwti.net (vendor antivirus yang berpusat di India)

  b.. Sophos www.sophos.com

  c.. Virusbuster www.virusbuster.hu

dan sisanya 14 vendor berhasil memperoleh 100 % Virus Bulletin Award April 
2005. Beberapa vendor yang cukup terkenal dan berhasil mendapatkan Virus 
Bulletin Award untuk April 2005 untuk platform Linux adalah :

  a.. Avira www.avira.com (menggunakan engine Hbedv / Antivir www.antivir.com)

  b.. Eset (NOD 32) www.nod32.com

  c.. Grisoft www.grisoft.com AVG Antivirus

  d.. H+bedv (Antivir) www.antivir.com

  e.. Kaspersky www.kaspersky.com

  f.. McAfee Inc. www.mcafee.com

  g.. Norman www.norman.com

  h.. Trendmicro www.trendmicro.com

Catatan tambahan

Dari ke 14 vendor yang berhasil mendapatkan Virus Bulletin Award April 2005, 
hanya 3 vendor yang secara konsisten berhasil mendapatkan seluruh Virus 
Bulletin Award (5 buah) selama periode Juni 2004 - April 2005 dimana pada :

  a.. Juni 2004 - Windows XP Pro

  b.. Agustus 2004 - Netware

  c.. November 2004 - Windows Server 2003

  d.. Februari 2005 - Windows NT 

  e.. April 2005 - Linux Redhat

Adapun ke tiga vendor yang berhasil mendapatkan seluruh Virus Bulletin Award 
tersebut adalah Eset www.nod32.com, Kaspersky www.kaspersky.com dan Norman 
Virus Control www.norman.com.



Kesimpulan

Vendor yang berhasil melalui pengetesan ini berhak untuk menggunakan logo Virus 
Bulletin Award 2005 pada produknya dan secara tidak langsung merupakan 
pengakuan atas kemampuan vendor mendeteksi ancaman virus di dunia nyata (In The 
Wild). Jadi, jika anda ingin mengambil kesimpulan apakah ke 14 vendor yang 
mendapatkan Virus Bulletin Award ini merupakan produk yang terbaik ? Jawabnya 
mungkin ya, mungkin tidak.

Mengapa ?

Karena pengetesan dilakukan berdasarkan data Wildlist pada satu saat saja, jika 
dimasa depan jumlah virus bertambah dan vendor lengah untuk selalu melengkapi 
definisi virusnya dengan data terbaru bisa dipastikan vendor tersebut akan 
terlempar dari group elit Virus Bulletin Award ini. Dan seperti kita ketahui, 
industri antivirus ini sifatnya jangka panjang atau diibaratkan seperti lari 
marathon dan bukan lari jarak pendek yang sekali dijalankan sudah diketahui 
juaranya. Karena itu, prestasi jangka panjang merupakan hal yang krusial dalam 
menentukan antivirus mana yang terbaik dan andaikan anda ingin mengakusisi satu 
perusahaan baru tentunya anda tidak melihat pada neraca akhir tahunnya saja, 
tetapi juga pada rugi labanya juga, kalau perlu lihat neraca dan rugi labanya 
selama beberapa tahun terakhir :).

Atau jika anda ingin membeli mobil apakah anda akan memilih Car of The Year 
atau tidak ? Jawabannya ... terserah anda.



Selamat Weekend.

salam,

Alfons Tanujaya (AAT)

PT. Vaksincom

Jl. Tanah Abang III /19 E

Ruko Tanaga Mas

Jakarta 10160

Telp : 62-21-3456 850

http://www.vaksin.com

Email : [EMAIL PROTECTED]


PT. Vaksincom
Tanah Abang III / 19E
Telp : 021-345 6850 Fax : 021-345 6851



Teknisi vaksincom yang terlatih siaga membantu semua pelanggan dan melakukan 
kunjungan on site untuk mengatasi masalah virus tanpa biaya apapun.
Silahkan email ke [EMAIL PROTECTED] untuk mendapatkan informasi detail layanan 
PT. Vaksincom. 



--------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

  a.. To visit your group on the web, go to:
  http://groups.yahoo.com/group/vaksin/
    
  b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
  [EMAIL PROTECTED]
    
  c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Ever feel sad or cry for no reason at all?
Depression. Narrated by Kate Hudson.
http://us.click.yahoo.com/Ntf6vA/esnJAA/d1hLAA/KbPolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ilkom_usu/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke