!
Darurat RI... harap dibaca!!
Dear All,
Bagi teman2 sebangsa dan setanah air. Tolong baca dengan seksama berita
ini, karena ini merupakan berita terkini yang menyangkut kelangsungan
kehidupan Negara kita Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, kejadian
seperti saat G/30-S PKI terulang lagi. Mungkin masyarakat tidak
menyadari, bahwa tadi malam (25/8) telah terjadi negosasi politik
tingkat tinggi yang bisa saja menimbulkan peperangan di kalangan elit
politik dan rakyat banyak. Informasi ini kami dapat dari pihak yang
layak dipercaya, karena bekerja di istana kepresidenan.
Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pagi, secara rahasia SBY telah mengutus
pejabat kepresidenan untuk menyampaikan pesan ke keluarga Cendana.
Mengingat pentingnya tugas tersebut, pejabat kepresidenan dikawal oleh
angkatan bersenjata 1 satuan setingkat kompi (SSK). Sekitar pukul 00.45
WIB utusan tersebut sampai di Cendana dan langsung diterima oleh kuasa
hukum Soeharto yang saat itu telah tiba lebih dahulu.
Setelah pejabat kepresidenan masuk, pengawal bersenjata langsung
menyebar di sekitar rumah Soeharto. Setelah beberapa saat, pejabat
kepresidenan menyampaikan maksud kedatangannya, yaitu Soeharto akan
dipanggil SBY. Mendengar penjelasan tersebut, kuasa hukum meminta waktu
15 menit untuk membicarakan hal tersebut dengan Soeharto yang pada saat
itu kebetulan belum tidur. Keadaan menjadi tegang karena waktu telah
menunjukkan pukul 01.30 WIB, yang berarti telah 30 menit dari waktu
yang diminta oleh kuasa hukum untuk berbicara dengan Soeharto. Akhirnya
pejabat kepresidenan tersebut memerintahkan kepada komandan pengawal
untuk melakukan persiapan penyerangan.
Mendengar pengawal telah bersiap untuk bertindak, akhirnya kuasa hukum
Soeharto segera keluar dari kamar dimana Soeharto beristirahat.
"Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata kuasa hukum "Ini perintah
Presiden, mohon untuk ditaati...! penjabat kepresidenan tersebut
berusaha sabar. "Pokoknya Soeharto sampai kapanpun tidak mau dipanggil
SBY" Pejabat kepresidenan mulai kehilangan kesabaran, melihat suasana
yang memanas, pengawal semakin bersiaga dengan senapan ditodongkan ke
kuasa hukum Soeharto. "Tolong jelaskan, kenapa Soeharto tidak mau
dipanggil SBY", kata pejabat kepresidenan tersebut. Kuasa hukum dengan
tenang menjawab, "Seluruh dunia telah tahu bahwa sejak kecil namanya
sudah Soeharto, jadi kalau sekarang mau dipanggil SBY ya..jelas tidak
mau. Apa SBY mau dipanggil Soeharto.........?????????????????????
hehehe...serius amat mbacanya ;) just joke........
Cheerrrssss...
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ilkom_usu/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/