Motivation of The Day : " Bosan Hidup "     
    ]
  kita seorang perantau harus optimis 
  aku salut sama kita kita anak perantau yang bisa hidup di kampung orang pren 
ini ada bahan renungan bagi kit a bahwa hidup ini memiliki arti yang begitu 
dalam bagi kit a . 
  salam kenal buat kit a semua !!!!!!!!!!!!

    
Seorang pria mendatangi Seorang Master, 

"Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya
berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu
berantakan. Saya ingin mati.". Sang Master tersenyum, 

"Oh, kamu sakit." 

"Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan
kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati." Seolah-olah tidak mendengar
pembelaannya, sang Master meneruskan, 

"Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, 'Alergi Hidup'. Ya, kamu
alergi terhadap kehidupan." 

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian,
tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma
kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus,
tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak
ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit.
Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan
membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam
hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. 

Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang
langgeng, yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat
kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal,
kecewa dan menderita. 

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia
mengikuti petunjukku." Demikian sang Master menyarankan. 

"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak
ingin hidup." pria itu menolak tawaran sang guru. 

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" 

"Ya, memang saya sudah bosan hidup." 

"Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah
botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan
jam delapan malam kau akan mati dengan tenang." 

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini
selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini
aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah
betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. 

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang
disebut "obat" oleh Master edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan
sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya.. Begitu rileks, begitu
santai ! 

Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari
segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama
keluarga di restoran Jepang. 

Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun
terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan
manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget ! 

Sebelum tidur, ia mencium kening istrinya dan membisiki di kupingnya,
"Sayang, aku mencintaimu. " Karena malam itu adalah malam terakhir, ia
ingin meninggalkan kenangan manis ! 

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar.
Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan
jalan pagi. 

Pulang ke rumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih
tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir
kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. 

Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan
manis ! 

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang.
Stafnya pun bingung, 

"Hari ini, Boss kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung
berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang
terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis ! 

Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan
lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang
berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. 

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di
beranda depan. 

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, 

"Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu
merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, 

"Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku
kami." 

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup
menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. 

Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore
sebelumnya ? 

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru
langsung mengetahui apa yang telah terjadi, 

"Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau
hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut
dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik
kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut,
selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan
jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia
kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan." 

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang
ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. 

Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam
kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu
HIDUP !!! 

Hikmah yang dapat dipetik:

Hidup bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul tapi merupakan
suatu anugrah untuk dinikmati.




  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

Jefri Hulman Manurung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              Horassss Bah
  
  Hadir juga , aku di Bekasi, Jawa Barat
  
  
      
---------------------------------
  
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Suftri 
Andri
Sent: 2008-01-07 Monday 11:24
To: [email protected]
Subject: Re: [ilkom_usu] ANAK ILKOMP USU YANG PERANTAUAN

  
        Join....
    2008/1/7, Medhian Ahmadi Putra <[EMAIL PROTECTED]>:
          Hadeer....





  


-- 
Thanks
Zikir & Tasbih pagi & petang
Suftri Andri

----------------------------------------------
Mobile +62 815 313 3344
Office +62 651 27997
Fax +62 651 32283 

  
__________ NOD32 1.1458 (20060324) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com



  

                         

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

Kirim email ke