--- Pada Sel, 23/6/09, sunny <[email protected]> menulis:

Dari: sunny <[email protected]>
Topik: [wanita-muslimah] Iran, Contoh Buruk Pemilu Presiden!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 23 Juni, 2009, 11:36 AM











    
            
            


      
      http://www.lampungp ost.com/buras. php?id=200906230 6000615



Selasa, 23 Juni 2009 

     

      BURAS 

     

     

     

Iran, Contoh Buruk Pemilu Presiden! 



H. Bambang Eka Wijaya



"PRIHATIN kita atas perkembangan terakhir Iran!" ujar Umar. "Meski apa yang 
sebenarnya terjadi di sana tak jelas, karena sampai kemarin wartawan asing 
dilarang masuk, dari video amatir rekaman warga yang lolos keluar lewat 
internet terlihat betapa buruknya gambaran situasi di Iran! Banyak demonstran 
pemrotes hasil pemilu tewas oleh kekerasan pihak militer!"



"Peristiwa di Iran penting sebagai pelajaran bagi pemilihan umum (pemilu) 
presiden, yang dari berita resmi sebelum kerusuhan terjadi, pasalnya diketahui 
akibat pekerjaan panitia pelaksana pemilu (semacam KPU) yang kurang beres!" 
timpal Amir.



"Malangnya, ketika pelaksana tersebut siap melakukan penghitungan ulang atas 
kemenangan Ahmadinejad 70 persen, demo besar-besaran justru melanda Teheran, 
dan korban berjatuhan! Kesiapan hitung ulang dinilai sebagai pengakuan dan 
bukti ketidakberesan pelaksanaan pemilu!"



"Padahal aku amat bangga dengan Iran di bawah kepemimpinan Ahmadinejad! Iran 
telah menjadi benteng dunia Islam yang berani menantang Israel dan sekutu 
Baratnya!" tegas Umar. "Aku curiga, kisruh Iran merupakan buah skenario Yahudi 
mengacau negeri itu lewat unsur-unsur dalam negeri karena pengaruh luar gagal 
untuk menembusnya! "



"Curiga boleh saja karena kemungkinan untuk itu dilihat dari propaganda Barat 
merusak citra Iran selama ini juga cukup bertubi-tubi! " sambut Amir. 
"Masalahnya, karena terlalu defensif hingga antipati dan menutup diri pada 
Barat, pemilu presiden yang dilakukan juga dilakukan tertutup dari dunia luar! 
Bahkan sampai kemarin, pers asing masih dilarang masuk! Padahal, kalau bebas 
disaksikan observer internasional dan pers asing, kemenangan 70 persen 
Ahmadinejad tak terhujat!"



"Tapi objektif saja, Ahmadinejad sebenarnya tidak menutup diri pada media dan 
kekuatan Barat! Tahun lalu dia keliling dunia Barat dan roadshow di Amerika 
Serikat!" entak Umar. "Tapi justru Barat dipelopori Israel yang prejudice, 
propagandanya membuat kesan Ahmadinejad membentengi diri dari segala bentuk 
media dan kekuatan Barat!"



"Tapi propaganda Barat itu dijustifikasi tindakan Iran sendiri, seperti 
melarang pers dan pemantau asing meliput pemilu presiden, bahkan ketika timbul 
masalah!" timpal Amir. "Begitupun, andai kubu Musavi, pesaingnya, tak didukung 
'dinasti' Rafsanjani yang bukan saja populer di luar negeri, melainkan juga 
berakar di sayap modern warga Iran, Ahmadinejad tak terpojok seburuk sekarang! 
Itu jelas memprihatinkan, seperti kata Dubes RI di Iran pada Metro TV kemarin, 
dua hari ini situasi Teheran relatif terkendali karena militer berhasil 
mengantisipasi semua titik temu massa! Artinya, Ahmadinejad telah berhasil 
melumat demokrasi massa sipil dengan kekuatan militer!" **

     



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke