|
Maklum tuntutan zaman! Sepatu bikers harus punya dua sisi, safety dan estetika. Untuk soal pertama, pilihan bahan dan variasi pelindung harus diperhatikan. Maklum, sepatu
bikers adalah tameng paling bawah buat sang rider. Zona rawan di kaki yakni punggung kaki, mata kaki dan tulang kering bawah harus terlindungi.
Untuk
bahan, paling bagus gabungan bahan kulit dan cortex. Kulit yang kuat,
lentur dan kedap air harus bergabung dengan bahan cortex plus protector yang membuat kaki bisa bernapas. Kelenturan sangat perlu agar pergerakan kaki leluasa.
Idealnya,
harus memiliki bagian yang keras. Di atas jari-jari kaki misalnya,
harus terlindung dari benturan. "Saat dilindas motor, jari kaki nggak terasa sakit," sebut Yenny, penjual Aerrostar Biker's Boots di ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan.
Ignatius 'Binky' Hendra menambahkan, "Bagian depan yang keras juga penting untuk keawetan sepatu. Di motor chopper misalnya, pindahan gigi harus dicungkil. Makanya bagian depan harus keras agar tidak rusak saat mencungkil tuas," jelas
bikers yang menjual sepatu khusus bikers merek Club Man Bandung.
Di
sisi lain, bagian bawah wajib antislip dengan bahan karet yang keras
namun fleksibel. Pengrajin lokal sudah memiliki bahan hak antislip
kualitas bagus. Merek luar seperti HD Genuine, Caterpillar atau Boreal
bisa dipakai.
Mencontek desain sepatu racing juga nggak haram. Model begini biasanya dilengkapi protector di mata kaki dan tulang kering bagian bawah. Bagian depan juga dilengkapi besi untuk menghindari benturan.
Estetika juga bermain di sini. "Protektor besi di bagian depan misalnya, selain safety juga penghias agar sepatu bikers tampak makin macho," tambah Jeff Kareem pembuat sepatu lokal dari Bandung merek Poser.
"Aspek estetika memang perlu. Pengendara ada juga yang pekerja. Sepatu
aman dipakai pengendara juga pas dipakai bekerja dan gaul," tambah
Benny Sukarno beralamat di Jl. H. Sidik, Serua Bulak, Sawangan, Depok. Doi mendesain sepatu khusus pengendara merek DJB.
Jeffrey Polnaja, seorang turing mania punya pandangan khusus. Pria
tinggi besar ini agak mengkritik pemakai sepatu turing yang kelewat eye catching, full color dengan desain yang racing abiz. "Ntar jadi aneh di tengah kerumunan. Pembalap dari mana nih?
Ha…ha…," canda pria yang doyan pakai sepatu HD Genuine model Boxer Mechanic ini. [EMAIL PROTECTED], Hend
|