Amankah Meja Kerja Saya?
Pernahkah Anda merasa, atau peka, bahwa ternyata barang-barang atau
benda-benda yang ada di tempat kerja Anda dapat dengan mudah
menimbulkan bahaya bagi Anda, karier Anda, dan perusahaan dimana Anda
bekerja?
Beberapa hari yang lalu, berdasarkan pengalaman seorang kawan IT,
terjadi suatu accident
di salah satu perusahaan . Seorang karyawan sedang mengetik pada sebuah
laptop
dimana ada sebuah gelas berisi air di sampingnya. Entah karena
guncangan atau tersenggol
secara tidak sengaja, air itu tumpah menimpa laptop yang kebetulan
masih hidup atau
belum dimatikan. Teknisi IT telah berupaya keras untuk menyelamatkan
laptop tersebut dari
kerusakan. Namun apa daya, data yang tersimpan dalam hard disk pada
laptop tersebut pun
tak dapat diselamatkan.
Dari peristiwa tersebut, Anda dapat membayangkan berapa "harga" data
yang hilang tersebut.
Apalagi jika data yang ada ternyata dibutuhkan pada saat itu juga oleh
perusahaan.
Belum lagi ditambah "pekerjaan tambahan" yang perlu dilakukan oleh
karyawan tersebut
untuk menyusun ulang seluruh dokumen yang dibutuhkan. Meskipun Anda
telah memiliki
backup data, toh tetap saja ada waktu yang terbuang untuk sesuatu hal
yang semestinya
dapat dengan mudah dihindari.
Selain potensi bahaya akibat tumpahan air, masih ada beberapa potensi
bahaya yang mungkin
dapat terjadi di tempat kerja Anda. Lebih spesifik lagi, meja kerja
Anda! Dampaknya mungkin
bukan hanya menimpa Anda saja, tapi bisa juga seluruh kantor tempat
Anda bekerja.
Misalnya, sambungan "T" yang bertumpuk-tumpuk pada stop kontak atau
isolasi kabel listrik
yang kurang sempurna, sehingga dapat memicu terjadinya kebakaran.
Untuk itu, cobalah lakukan langkah-langkah berikut:
1. Lihatlah kembali keseluruhan tempat kerja Anda, terutama meja kerja
Anda dan sekelilingnya.
Lihatlah apakah ada hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya di situ. Be
sensitive!
Beberapa hal yang sering muncul berupa: meletakkan pot tanaman yang
berisi air berdekatan
dengan peralatan komputer (misalnya, komputer), seperti di atas partisi
ruangan.
Atau, kabel listrik yang terpasang longgar pada stop kontak. Atau,
kabel komputer yang
menjuntai sehingga dapat menyebabkan monitor komputer Anda tertarik dan
jatuh akibat kabel
tersebut tersangkut atau tersandung oleh karyawan lain yang lewat.
Atau, permukaan atau ujung-ujung yang tajam pada furniture kantor Anda
dapat menyebabkan
Anda terluka atau cedera. Banyak kemungkinan lainnya yang dapat terjadi
yang dapat
kita cermati.
2. Sambil berkunjung ke ruangan atau cubicle teman kerja Anda,
perhatikan apakah ada hal yang berbahaya juga disitu. Beritahukan!
Orang yang setiap hari bertemu dengan bahaya akan menjadi "teman" bagi
bahaya tersebut.
Artinya, terdapat kecenderungan bagi orang yang sering berhadapan
dengan potensi bahaya
untuk menganggap hal tersebut menjadi sesuatu hal yang sepele dan
biasa. Hal ini jelas
berbahaya. Dengan melihat-lihat meja teman kerja Anda dan
memberitahukan jika ada potensi
bahaya di tempat kerjanya, selamat! Anda telah menyelamatkan
"nyawa"-nya!
3. Beritahukan kepada yang berwenang, jika tidak mampu melakukannya
sendiri atau tidak memiliki kemampuan untuk itu.
Jika Anda tidak mampu untuk mengatasi potensi bahaya sendiri, panggilah
orang lain yang dapat membantu Anda untuk itu. Contohnya bila terkait
dengan memindahkan barang yang teramat berat. Niat untuk menghindari
bahaya justru mendatangkan musibah yang lain pada otot atau tulang
punggung yang Anda sayangi.
Apalagi jika Anda memang tidak memiliki kompetensi untuk mengatasi
problem tersebut. Jangan mengutak-atik instalasi atau
perlengkapan/aparatur listrik, jika Anda memang tidak mengerti dan
memiliki tools untuk memperbaikinya. Ingat, Anda bukan seorang McGyver!
Lebih baik segera hubungi teknisi atau bagian maintenance yang ada di
perusahaan Anda. Sekali lagi, niat baik jangan biarkan tinggal menjadi
kenangan!
4. Pikirkan hal-hal yang mungkin dapat terjadi pada saat kondisi
emergency muncul.
Coba lihat-lihat apakah ada hal-hal yang dapat mengganggu proses
evakuasi diri kita dan rekan-rekan jika terjadi gempa bumi, misalnya.
Adakah kita meletakkan barang-barang yang berharga atau mudah pecah di
atas lemari atau rak yang dapat menimpa kita pada saat lari menuju
jalur penyelamatan? Atau, apakah kita telah meletakkan barang-barang di
depan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau Hydrant? Hal-hal nalar kritis
seperti ini mungkin hampir tak pernah tersentuh oleh kita.
5. Mulailah dari diri sendiri. Mulailah dari yang kecil. Mulailah dari
sekarang.
Rasanya kata-kata dari salah seorang tokoh yang cukup kondang di negara
ini bukanlah hal yang mustahil kita bisa lakukan. Hindari potensi
bahaya mulai dari tempat kerja kita. Mulailah melihat hal-hal yang
sering kita tidak terlalu perhatikan. Serta mulailah untuk
memperbaikinya saat ini juga, sebelum timbul penyesalan.
Semoga peristiwa seperti di atas tidak menimpa kita dan semoga tips ini
bermanfaat..
--
DICKY SATYADEWA
TRiC - 077
InBIKE - 031
HTML - 853
HORNET - 151
(
www.tric.or.id) & (www.inbike.org)
----------------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "InBike Community" grup.
Untuk mengirim pesan ke grup ini, kirim email ke [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/Inbike
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

