--- andry ---
---------- Forwarded message ----------
From: Prima <[EMAIL PROTECTED]>
Date: May 29, 2006 8:39 AM
Subject: [maludong.com] Fw: Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta Tercinta Ini?
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Mohon
maaf crossposting dan bila sudah pernah
menerima....
Peace....
Prima
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of Nizar
Sent: Saturday, May 27, 2006 7:42 PM
Subject: [alumni_sman68] Fw: [Suzuki_Jip] Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta Tercinta Ini?
Sent: Saturday, May 27, 2006 7:42 PM
Subject: [alumni_sman68] Fw: [Suzuki_Jip] Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta Tercinta Ini?
Sent: Saturday, May 27, 2006 11:07 AM
Subject: [Suzuki_Jip] Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di
Jakarta Tercinta Ini?
Teman-teman
sekalian,
Saya ingin
menceritakan kejadian yang sangat mengerikan yang terjadi di jalanan di kota
metropolitan kita ini. Kejadian ini tidak terjadi pada saya, namun kejadian ini
menimpa orang lain dan saya menyaksikan sendiri, bagaimana kejamnya hukum rimba
di jalanan di kota Jakarta tercinta ini.
Mohon
diingat bahwa dalam menulis ini karena hati nurani saya terketuk. Sudah separah
inikah mentalitas pengemudi di Jakarta tercinta ini?
Ada dua hal
yang ingin saya capai.
Pertama,
adalah untuk menyadarkan sopir/pemilik mobil yang melakukan tindakan tidak
berkemanusiaan ini untuk sadar. Maka dari itu saya menuliskan secara jelas pelat
nomor dan deskripsi mobilnya agar yang bersangkutan tahu bahwa apa yang
dilakukannya jelas salah.
Kedua,
adalah untuk memberitahu rekan-rekan (dan tentunya juga mengingatkan saya
sendiri) bahwa masih banyak orang-orang yang memberlakukan hukum rimba dalam
berkendara. Kita (dan tentunya saya sendiri) memang harus tenang dan sabar dalam
berkendara, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kejadiannya
seperti berikut.
Tanggal 26
Mei 2006 sekitar jam 3:15 sore, saya (mengendarai Toyota Fortuner) masuk tol
kota dari Rawamangun ke arah Cawang. Tujuan akhir saya adalah
Cibubur.
Saat saya
berkendara di jalur paling kanan segera setelah saya masuk tol. Dikaca spion
saya lihat Suzuki Karimun ada dibelakang saya, dan Honda CR-V (generasi kedua
CR-V sekitar tahun 2003-2004) berwarna hitam ada dibelakang
Karimun.
Terlihat
CR-V tersebut memakai strobe light (lampu yang berkedip cepat, seperti yang
biasa digunakan pada pengawal presiden, polisi, dan lain-lain) yang diletakkan
didalam grille depan, namun masih jelas terlihat cahayanya. Juga terlihat bahwa
CR-V ini mempunyai tiang untuk bendera kecil (seperti yang biasa kita lihat di
mobil menteri atau pengawal presiden) yang terletak persis ditengah bumper
depan.
CR-V ini
mengedip-ngedipkan lampu besar, selain tetap menyalakan strobe light-nya untuk
meminta Karimun minggir. Sebelum sempat Karimun itu minggir, Honda CR-V ini
menyalip dari samping kiri, masuk ke jalur kanan lagi dan rem mendadak.
Sepertinya untuk menghukum/membuat kaget Karimun itu karena tidak memberikan
jalan segera cepat.
Saya
melihat kejadian itu melalui spion saya. Terlintas dua kemungkinan dipikiran
saya. Pertama, mobil CR-V ini sedang mengawal pejabat. Atau kedua, mungkin
memang sopir mobil CR-V menyalakan strobe light hanya ini berlaku
sewenang-wenang di jalan.
Saya
buru-buru ambil jalur tengah, memberikan jalan untuk CR-V itu supaya saya tidak
mengalami hal yang sama seperti Karimun dibelakang saya.
Setelah
CR-V melewati saya, baru saya tahu bahwa ternyata CR-V ini tidak sedang mengawal
pejabat. Jadi memang sopirnya berlaku arogan di jalan saja.
Yang
membuat saya heran adalah, pelat nomor mobilnya adalah pelat hitam, dengan nomor
polisi B 8679 PB (saya sampai ingat pelat nomor mobilnya, karena sangat sebal
dengan tindakan arogan sopirnya terhadap orang lain di jalan). Saya menjadi
bertanya-tanya apakah memang diperbolehkan untuk menggunakan tiang bendera kecil
dan strobe light pada mobil yang berpelat hitam?
CR-V
tersebut melaju dengan sangat kencang, menyalip kanan-kiri sampai akhirnya
hilang dari pandangan.
Beberapa
menit berlalu, saya sekarang sudah semakin dekat ke Cibubur, saya baru saja
melewati exit Pondok Indah.
Beberapa
saat kemudian, saya lihat CR-V yang sama ada berhenti di bahu jalan. Didepannya
ada Honda City baru. Honda City tersebut parkir melintang didepan CR-V tersebut.
Kelihatannya sepertinya CR-V tersebut dipaksa minggir/berhenti oleh City
itu.
Saya lihat
pengemudi City sudah turun dari mobil dan berada di sisi sopir CR-V. Sopir CR-V
duduk didalam mobilnya. Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan. Kalau dugaan
saya, sopir City mungkin sedang marah-marah kepada sopir CR-V karena sopir CR-V
tersebut mengemudi dengan ugal-ugalan.
Saya tetap
melaju dan sekarang saya sudah mendekati exit Cibubur yang tinggal 1 km lagi.
Saya ambil jalur kiri (jalur paling kiri, bukan bahu jalan).
Dikaca
spion kiri, saya lihat dikejauhan mobil hitam melaju dengan kencang sekali
dibahu jalan. Saya duga mobil itu adalah mobil CR-V yang kabur dikejar City.
Ternyata saya salah, karena ternyata itu adalah mobil Nissan X-Trail hitam yang
sedang dikejar oleh CR-V hitam yang masih dengan strobe light yang dinyalakan
dan lampu besar yang dinyalakan. Dugaan saya, sopir mobil X-Trail tersebut
melakukan suatu hal yang tidak disukai oleh sopir mobil CR-V sehingga
kejar-kejaran terjadi.
Saya melaju
sekitar 80-100 km/jam dijalur paling kiri tersebut (jalanan memang lagi kosong)
dan dugaan saya, mereka (X-Trail dan CR-V) melaju dengan kecepatan sekitar 160
km/jam dibahu jalan, menyusul saya dari kiri. Saking kencangnya dan dekatnya
mereka menyusul saya (perlu diingat, bahu jalan tidak lebar), mobil Fortuner
saya bisa bergeser ke kanan (seperti terasa disusul oleh bus).
Jelas ini
merupakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kedua mobil
tersebut.
Saya lihat
mereka berdua mengambil exit Cibubur juga. Saya lihat pada saat sopir X-Trail
membayar tol, sopir CR-V cepat-cepat turun dan menyampiri X-Trail. Sopir CR-V
tersebut menendang-nendangi pintu bagian sopir X-Trail, lalu lompat ke kap mesin
X-Trail. Loncat-loncat sebentar disana, lalu sopir CR-V tersebut lompat lagi ke
atap X-Trail, juga loncat-loncat sedikit disana. Sopir CR-V tersebut lalu turun,
menendang pintu bagian sopir X-Trail.
Setelah
puas menghukum/membalas dendam/merusak mobil orang lain, sopir CR-V tersebut
masuk kembali ke mobil. Sopir X-Trail tidak melakukan apa-apa, hanya diam
dimobil. Saya tidak tahu apakah sopir X-Trail itu takut/kaget sehingga tidak
melakukan perlawanan apa-apa, atau mungkin sopir CR-V itu memiliki senjata (yang
tentunya tidak bisa saya lihat, karena dari posisi mobil saya yang sedang antri
karcis, saya tidak bisa melihat apakah ada senjata yang diselipkan dicelana atau
tidak).
Saya lihat
sopir CR-V ketika berjalan kembali ke mobil CR-Vnya mempunyai tinggi sekitar 165
cm, memakai kacamata hitam, rambut agak pendek (namun tidak cepak) dan berkulit
sawo matang.
X-Trail
lalu menuju kearah Cileungsi, dan CR-V masuk tol lagi kearah Bogor. Jadi
sepertinya CR-V tersebut mengambil exit Cibubur, hanya untuk merusak/menghakimi
X-Trail itu.
Terlepas
dari apa salah X-Trail terhadap CR-V, saya rasa tidak benar untuk merusak
properti/mobil orang lain. Apabila ada perselisihan, lebih baik panggil polisi
dan selesaikan didepan polisi, secara hukum. Negara kita memiliki hukum yang
pasti bukan hukum rimba.
Kalau dari
apa yang saya lihat, saya mengambil pendapat bahwa CR-V tersebut sangatlah
arogan dalam berkendara dijalan raya. Ada dua pesan saya terhadap CR-V hitam B
8679 PB tersebut.
Bagi yang
mengemudikan CR-V tersebut pada kejadian diatas, mohon lebih sabar dalam
berkendara. Tata krama tetap harus dijaga. Tindakan arogan hanya akan
mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Seluruh warga negara memiliki hak yang
sama. Bukanlah tindakan terpuji, dengan bermodalkan strobe light dan tiang
bendera didepan lalu berlaku semena-mena terhadap orang lain dan lalu merusak
properti orang lain.
Jika
pemilik mobil CR-V tersebut bukan yang mengemudikan mobil itu pada saat kejadian
tersebut, mohon kiranya menghukum sopir yang mengemudikan CR-V pada saat
kejadian tersebut. Hukuman perlu untuk membuat efek jera.
Bagi yang
mengenal sopir/pemilik mobil CR-V dengan pelat nomor B 8679 PB tersebut, mohon
diingatkan bahwa berlaku arogan tidak ada positifnya. Buatlah pemilik/sopir
mobil CR-V tersebut malu sehingga tersadar, bahwa apa yang dilakukannya salah
dan bukanlah sesuatu yang hebat. Rasa malu memang perlu kadang-kadang untuk
membuat kita tersadar dan kembali ke jalan yang benar.
Bagi para
pengguna jalan sekalian, memang masih banyak orang yang tidak
berperikemanusiaan, tidak berpendidikan (pendidikan hati bukan pendidikan
formal), arogan dan tidak bersopan santun dijalan. Atas hal ini, kita memang
musti hati-hati dalam berkendara dijalan dan lebih sabar. Jangan terpancing
untuk melakukan sesuatu yang akan kita sesali.
Mohon kiranya bantuan dari teman-teman sekalian untuk menyebarluaskan
e-mail ini, agar dua tujuan dari tulisan ini (seperti yang saya sebutkan diawal
e-mail ini) dapat tercapai.
Hormat
saya,
Jeffrey
//------------------www.maludong.com
Kirim donasi ke
Djadi Soegiarto
Rek BCA No. : 145-123-0927
KCP Gatot Subroto
Sesudah transfer sms 021-70605900 ato GSM 081316602269
/imel [EMAIL PROTECTED] besaran sumbangannya dan
nama pengirim
_____M A L U D O N G . c o m______
//
SPONSORED LINKS
| Indonesian languages | Indonesian language learn | Spanish language and culture |
| Indonesian |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "maludong" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
--
---Andry---
http://mod.blogsome.com/
http://ridesafe.iblogs.com/
-RIDE SAFE RIDE SMART-
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

