Dear
Bro n Sis,
Kalo
menurut saya pribadi....tergantung sikonnya aja deh....apa yg dikatakan bro2 n
sis di email2 sebelumnya bahwa kita harus lebih sabar di jalan ada
benernya...dan yg memberi "pelajaran" kepada para supir2 angkot juga gak bisa
disalahkan....pengalaman saya sendiri sih paling pintu angkot yg penyok aja
...segitu kayaknya udah bikin dia diem...kejadiannya saya lagi arah pulang lewat
pondok cabe dan posisi udah mendekati lampu merah gaplek, ada satu angkot yg
sepanjang pondok cabe udah saya perhatikan jalannya ugal2an...jadi sebelum
perempatan gaplek akhirnya saya bisa melewati angkot tersebut karena dia dengan
mendadak dan tanpa sein langsung minggir ke kiri yg bikin saya ngerem
mendadak...nah begitu deket perempatan lampu lalin menunjukkan kuning
(sebelumnya hijau) jadi saya melambat dan pas lampu menunjukkan merah saya
berhenti pas sebelum garis..kondisi sekeliling saya sepi dan saya paling depan
(mungkin karena habis hijau)...nah baru sekitar 2-5 detik saya berhenti dari
belakang saya cuman lihat lampu terang deket banget dengan saya dan saya hanya
bisa meminggirkan badan motor agak sedikit ke kanan ( karena gak mungkin
menerobos lampu merah, bisa konyol urusannya ) akhirnya terasa body motor agak
sedikit goyang dan tangan kiri saya yg lagi megang stang motor keserempet ama
kaca depan angkot tersebut dan angkot itu berhenti 2 meter di depan saya (karena
gak bisa nerobos trafik) tanpa ada basa basi minta maaf apalagi nanyain saya
baik2 saja atau tidak..yaa langsung aja saya samperin angkotnya dan dia yg
melotot duluan ke saya belagak mau marah..langsung aja saya tendang pintu
angkotnya sampe penyok baru dia bilang maaf (sebelumnya ngotot
macem2lah)....kira2 kalo gini gimana bro apakah masih "harus" kita
sabar..?
supir2
angkot jurusan pamulang - lebak bulus dan parung - lebak bulus yg lewat pondok
cabe memang udah terkenal ugal2an...dan mereka gak peduli mau nyerempet dan
nabrak orang mereka jarang minta maaf ....pernah saya juga lihat salah
satu angkot tersebut yg ugal2an trus tahu2 aku liat lagi angkot tersebut udah
melintang di atas pembatas jalan dan supirnya lagi digebukin oleh seorang
pengendara motor menggunakan helm..rupanya angkot tersebut nyerempet anak kecil
lalu kabur begitu aja...sehingga dikejar2 ama pengendara motor tadi...akhirnya
malah dia nyaris membahayakan seluruh penumpang di dalam angkot tsb....kalo mau
ngetes kesabaran boleh nyobain jalan dari lebak bulus ke arah pamulang jam 6.30
- jam 9 pagi...kalo masih bisa sabar sih alhamdulillah berarti masih ada orang
yg bisa sabar ngadepin angkot2 tersebut...
bagi
saya pribadi intinya boleh aja sabar tapi kalo kita ngeliat udah sampai taraf
keterlaluan yaa "beri" sedikit "pelajaran" siapa tahu dengan begitu mereka bisa
berubah dan bisa tidak ugal2an di jalan...sekian share
saya....
warm
regards
rarassagita
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of V-deel 008
Sent: Sunday, August 13, 2006 3:58 AM
To: [email protected]
Subject: [InBike] Re: (Studi Kasus) Angkot vs Bikers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
| ================================= Scanned by Indosat TM-IMSS System |

