FYI... ni buntut dari perseteruan IMTY VS HTML... pppffhhh...haree genee kok ya masih jaman toh gontok2an...??? No offense
Keep Brodahood alive...!!! -Madam M- JMC S127 | IB 051 | YMML 007 | FRSJ 100 | HORNITE 002 ---------------------------- Original Message ---------------------------- > Subject: [gelys] Re: Fwd: [OOT] [HTML-JakTim] Pesan dari Jogja ...1 dekade > IMTY From: "husna.mubarok" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Thu, August 31, 2006 10:20 am > To: [EMAIL PROTECTED] > -------------------------------------------------------------------------- > > > Neh bro penjelasannya dari situs HTML > > Kampanye Anti-HTML di Dekade Perdana IMTY? > Where Brotherhood Has No Limit!!! Ah, bagi beberapa gelintir bikers, > rupanya sederet kalimat tadi hanya disimak murni sebagai jargon semata. > Cuma sepenggal kata-kata yang dianggap keren bila nangkring di kaos, tanpa > pemahaman sama sekali di benak--yang memang tidak mempunyai > kemampuan untuk mencernanya. Sebab, sesuai fakta di lapangan, rupanya > pemahaman kalimat tadi justru mempunyai batasan mutlak. "We Love > Brotherhood With a Limit!!!". Kok bisa begitu? > > Tengok, ada yang menarik dan superkonyol di acara "1 Dekade Ikatan Motor > Tiger Yogyakarta (IMTY)" pada 26-27 Agustus 2006. Kebetulan, di > perhelatan perdana itu, Honda Tiger Mailing List (HTML) memang tak > diundang. Board of Sarasehan (BOS) HTML pun menyatakan bahwa itu > bukanlah persoalan besar. Intinya, jika tak diundang, HTML tak akan > datang. So simple as that.. > > Uniknya, di beberapa tempat di lokasi gelaran akbar tersebut terpampang > spanduk besar hitam bertuliskan "HTML DILARANG MASUK" dan "AREA BEBAS > HTML". Bukan hanya itu. Beberapa anggota klub Tiger yang hadir ke acara > dan dianggap berafiliasi dengan HTML juga dilarang masuk. Ini berlaku > ketat bagi beberapa bikers yang di motornya tertempel stiker HTML. Memang > bukan kartu mati. Mereka masih boleh masuk, asalkan semua stiker "berbau > HTML" yang tertempel di motor harus ditutup. Kebijakan yang teramat > konyol. > > Dari sekian banyak anggota klub yang juga menjadi member HTML, ada satu > orang yang tidak mau menutup stiker HTML-nya dan nekat masuk. "Gua datang > atas nama klub. Gua pake rompi, baju klub, stiker klub, dan gua datang > dengan ketua umum gua. Tapi kenapa gak boleh masuk cuma karena gua pake > stiker ini?," tanya sesosok bikers berbadan subur, yang > kebetulan sesepuh di klub tersebut. > > "Klub yang juga tergabung di HTML juga tidak boleh ada di acara ini, bro," > kata si petugas pintu masuk arena acara. "Kalau begitu, bilang dong > sebelumnya. Gua udah jauh-jauh ke mari, udah sampe malah diusir," ujar > pria yang juga menjadi anggota HTML bernomor 005 itu dengan nada kesal. > > Bagi yang nekat, penolakan tegas adalah jawaban yang bergeming. "Memang > begitu aturannya, karena ada pressure dari HTCI (Honda Tiger Club > Indonesia)," sahut Hamzah, Ketua IMTY. > > Larangan konyol tadi tetap tak digubris. Buntutnya, bikers berbadan besar > yang ngotot tak mau mencabut stiker HTML itu merangsek ke dalam arena > bersama rekan-rekan klubnya. > > Apa dinyana, baru saja motor terparkir dan belum mematikan mesin, dia > dihampiri Safety Guard IMTY dan diusir keluar arena. "Gua > ditunjuk-tunjuk kayak maling. Kayaknya mereka (safety guard) lagi mabok. > Belum tau kali gua siapa," kata dia lagi, ketika diwawancara by phone oleh > Tim Redaksi HTML. > > Karena merasa kedatangannya tak dihargai, semua anggota klub tersebut > segera angkat kaki keluar dari arena acara. Sebelumnya, tak lupa > menyempatkan diri sebentar menemui Hamzah, untuk menyampaikan ucapan > selama ulang tahun sekaligus segudang kekecewaan terhadap penghinaan yang > dilakukan oleh IMTY. > > Saat itu juga si punggawa klub Tiger asal wilayah yang berdampingan persis > dengan ujung selatan Jakarta ini mengontak kontributor kantornya yang ada > di Yogyakarta dan langsung disiapkan penginapan yang nyaman di daerah > Kaliurang, plus mobil untuk berkeliling Yogyakarta. Tak ada satu pun, > anggota klubnya yang memilih bermalam di penginapan yang disediakan > panitia. "Gua diusir! Yang penting, gua udah datang memenuhi undangan!!" > > Menurut dia, tak ada seorang pun yang bisa mencopot stiker HTML dari > motornya. Sebab kendati sudah tak aktif di HTML, stiker tersebut punya > sejarah panjang. "Dan kalau ini (kasus pengusiran IMTY) jadi panjang, gua > bisa mainkan beritanya di empat stasiun tivi tentang klub Tiger Yogya yang > pesta mabuk di saat Yogya sedang berkabung," cetus produser sebuah TV > swasta di Jakarta ini kepada redaksi HTML. > > Menanggapi kasus penghinaan, lelaki berusia baya ini berujar bahwa bisa > saja dirinya memprovokasi 1.300-an anggota HTML berstiker dan ribuan > anggota HTML lainnya yang belum berstiker untuk membalas perlakuan IMTY. > "Sekali HTML bergerak, IMTY bisa lenyap. Tapi untuk apa? Udah gak > jamannya lagi kayak begitu," kata dia. Lagipula apa yang diperjuangkan, > ini cuma hobi. > > Sosok satu ini yakin betul hanya orang-orang bodoh yang menjadikan > aktivitas hobi berubah menjadi ajang politik yang tak menghasilkan manfaat > sama sekali. "Mending ikut partai politik sekalian, lebih jelas arahnya," > kata dia lagi. > > Cerita lucu berbaur ironis tadi ternyata sambungan kisah sebelumnya ala > Ari Army, anggota HTML Jakarta Timur yang berkunjung ke Yogyakarta. Kala > itu, dia menyempatkan diri bersilaturahmi ke IMTY, tepat beberapa pekan > sebelum event di atas berlangsung. Di pertemuan itulah, Ari sudah > menemukan benih-benih "We Love Brotherhood With a Limit!!!" > > Berikut surat elektronik yang berisi kecaman dan sakit hati Bro Ari Army: > > Diluar kerasnya kehidupan di Jakarta, ternyata masih menjadikan bikers di > Jakarta tidak kehilangan jiwa brotherhoodnya. Justru di kota yang terkenal > dengan warganya yang ramah, sopan santun dan menjunjung tinggi adat Jawa, > tragedi pelecehan terhadap semangat brotherhood terjadi. > > Kasus Selengkapnya: > > Pada hari Jumat, tanggal 18 Agustus 2006, sebanyak 3 orang personil BHTC > (Banten Honda Tiger Club) Chapter Cilegon melakukan kunjungan ke > Yogyakarta, dan menelpon anggota HTML Yogya Bro Bram untuk menjemput di > depan Benteng Verdeburgh (CMIIW) di Jl. Malioboro. Sebelumnya mereka telah > menghubungi personil IMTY untuk mengabari keberadaan mereka dan > mengkonfirmasikan penjemputan. Namun ternyata yang terlebih dahulu datang > adalah Bro Bram (HTML Yogja) dan Bro Ary Army, anggota HTML Jakarta Timur > bersama boncenger, yang kebetulan baru ampai di Kota Yogyakarta. > > Ketika sampai di tempat penjemputan, mereka bersepakat untuk menunggu > kedatangan anggota IMTY yang juga telah berjanji akan menjemput. Selang 15 > menit kemudian, datang satu orang anggota IMTY dengan motor dan jaket > hijau. Sesaat setelah melepas helm, raut muka anggota IMTY tersebut > langsung berubah tidak ramah ketika melihat stiker HTML di motor Bro Bram > dan Bro Army. Kemudian, hanya dalam hitungan detik, orang tersebut > langsung pergi meninggalkan tempat dengan alasan ada temannya yang trouble > di jalan??? > > Lima menit setelah "Si Hijau" itu pergi, salah satu anggota BHTC yang ada > di lokasi menerima SMS dari Ketua IMTY yang isinya menyatakan bahwa "IMTY > tidak dapat melakukan penjemputan bila ada anggota HTML di > lokasi." > > Selang 5 menit kemudian datang lagi satu orang IMTY namun perlakuan tidak > jauh berbeda. Mensikapi hal ini kami yang ada di tempat kejadian hanya > tersenyum dan berusaha berlapang hati untuk tidak menindaklanjuti > permasalahan tersebut. > > Sayangnya, ternyata "kekejaman" IMTY tidak berhenti sampai di situ. Pada > hari Sabtu malam, tanggal 19 Agustus, 2 orang dari BHTC, 9 orang dari HTML > Jaktim, 2 orang dari HTML Depok, dan 10 orang dari HTML Yogja, melakukan > pertemuan di Jalan Monjali. Dari sana ke-23 bikers tersebut menuju kawasan > Telaga Puteri Kaliurang untuk beramah tamah. > > Sekitar pukul 23.00 WIB, rombongan bersepakat untuk mengunjungi IMTY, > sekedar berpamitan dan bersopan santun karena mereka telah mengetahui > keberadaan kami di Yogja. Dengan penuh semangat dan membawa jiwa > brotherhood, rombongan tiba di lokasi Kopdar IMTY di depan Hotel > Santika, Jl. Jend. Sudirman. > > Tanpa disangka dan diduga sebelumnya, sambutan personil IMTY sungguh > sangat menyakitkan hati. Sebelum sempat parkir pun, beberapa personil IMTY > membentak dengan suara yang cukup keras agar rombongan kami terus jalan > dan tidak boleh berhenti. Masih dengan senyum dan berusaha untuk berjiwa > besar, rombongan kami tetap berhenti dan parkir persis di > sebelah kanan mereka. Kemudian 2 orang anggota BHTC, bersama 1 orang dari > HTML Jaktim (Bro Army) dan 1 orang dari HTML Yogja (Bro Yuda) mendekati > para personil IMTY yang sedang berkumpul. > > Baru sempat bersalaman dengan 3 orang anggota IMTY (dengan sambutan raut > wajah yang sangat tidak ramah), Bro Yuda memberitahu sepertinya para > personil IMTY sedang rapat, sehingga perwakilan tersebut memutuskan untuk > menunda berjabat tangan lebih lanjut dan menunggu mereka selesai rapat. > > Selama menunggu, ada 2 orang bikers asal Banyuwangi yang kebetulan baru > datang dan mengajak berkenalan serta berfoto bersama (sedikit pengobat > hati di antara kerasnya usaha kami menahan kegeraman, sekaligus sebagai > saksi hidup perlakuan kasar IMTY terhadap rombongan kami). > > Kurang lebih 15 menit rombongan menunggu dengan sabar, tanpa ada satu > orang pun anggota IMTY yang menyapa meskipun jarak antara kami dengan > mereka tidak kurang dari 2 meter. Ketika rapat usai, dengan arogan, para > personil IMTY menuju motor masing-masing dan menggeber motornya > keras-keras bersiap untuk pergi, dengan raut muka marah dan > berteriak-teriak menyuruh personil IMTY untuk segera pergi. > > Kami yang melihat gelagat yang makin tidak menyenangkan, tetap berbesar > hati, sesegera mungkin mendatangi Bro Hamzah, Ketua IMTY untuk > menyampaikan maksud kedatangan kami yang sekedar ingin berpamitan dan > bersopan santun. Akhirnya Sang Ketua secara individu mau menerima jabat > tangan kami dan berterima kasih, namun berdalih bahwa IMTY akan segera > pergi (rolling thunder atau entah pergi ke mana, tidak jelas). > > Pada saat perwakilan kami tersebut sedang berbicara dengan sang Ketua > IMTY, dengan sangat tidak sopannya beberapa anggota IMTY kembali > berteriak-teriak "Cepat! Cepat!" sambil terus menggeber-geber motor > mereka. Padahal durasi perbincangan itu tidak lebih dari 5 menit saja. > > The End of The Story: > Seluruh anggota IMTY pergi meninggalkan lokasi dengan motor yang dipacu > seperti akan balapan, jangankan beramah tamah, tersenyum pun tidak. Dan > kami, rombongan gabungan dari Banten, Depok, dan Jakarta, hanya dapat > mengelus dada dan makin bangga bahwa kami cukup dapat bersikap jauh lebih > dewasa. > > Terlepas dari apapun permasalahan yang diangkat oleh IMTY, sikap mereka > sangat jauh dari semangat brotherhood yang dijunjung oleh seluruh bikers > Indonesia. > > HTML memang bukan klub, namun diakjui sebagai komunitas terbesar, bila ini > yang menjadi alasan sikap mereka, di rombongan tersebut ada beberapa > anggota klub Tiger dan non-Tiger. Jadi apakah alasan tersebut masih dapat > dipertanggungjawabkan??? Apapun bentuk perkumpulannya, seharusnya tidak > ada diskriminasi kepada siapa pun. Apalagi HTML dan klub Tiger lainnya > memiliki satu kesamaan dasar: sesama pengendara motor Tiger. > > Jangankan dengan sesama pengendara motor Tiger, dengan pengendara motor > lainpun semangat brotherhood harus senantiasa dijaga, seperti yang selama > ini terjadi di Jakarta khususnya. Terlepas dari segala bentuk > permasalahan, terlepas dari segala bentuk perdebatan, terlepas dari segala > perbedaan, personil HTML tidak pernah diperlakukan seperti yang > diperlakukan IMTY oleh klub motor manapun di Jakarta. Bertemu di jalan > tetap saling mengklakson, bertemu di lokasi kopdar tetap berjabat tangan > dengan senyum, bahkan sering kali klub motor di Jakarta baik Tiger maupun > non-Tiger saling kunjung mengunjungi dengan personil HTML. > > Bahkan dalam perjalanan pulang kembali ke Jakarta, salah satu anggota > rombongan mendapat kecelakaan di jalan, kemudian ditolong oleh 2 orang > anggota TJT (Tiger Jakarta Timur) yang lewat (Thanks Bro! Bravo for you > both!). Lalu apa buktinya kalau anggota klub dan anggota komunitas harus > bermusuhan???? > > Saya, Ari Army, secara individu sungguh sangat menyesali dan sangat malu > atas kejadian tersebut. Aaya adalah asli orang Yogja, dan saya sangat > tidak terima sikap seperti itu terjadi di tanah kelahiran saya. > > Note for IMTY members: > > Seandainya Anda ada di Jakarta atau di tempat lain mengalami masalah, > membutuhkan pertolongan dan kebetulan ada anggota HTML di situ, akankah > kekasaran itu tetap Anda pertahankan??? Siapa yang menanam akan menuai, > Bung!!!! > > Gejala jiwa brotherhood bikers Indonesia mulai terpecah belah. Memang, > masih terlalu dini untuk menilai seperti itu. Semoga tragedi IMTY > tersebut menjadi kasus yang terakhir yang terjadi di dunia bikers > Indonesia. Dan semoga menjadi cermin bagi seluruh perkumpulan pengendara > motor di seluruh Indonesia. Klub, komunitas, organisasi, apapun > bentuknya, jiwa brotherhood harus tetap dijunjung tinggi dimana pun dan > dengan siapa pun. > > > > > > > > > > > <Available for sponsorship, contact : [EMAIL PROTECTED]> > ========================================================== > Get to know more about your Honda Karisma at http://www.khcc.or.id > > > > > Yahoo! Groups Links > > <*> To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/ > > <*> To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: > http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike) ----------------------------------------------------------------------------------------------- hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email ----------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED] Untuk mengirim ke milis email ke [email protected] http://www.inbike.org http://inbike-2006.fotopic.net http://inbike.multiply.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

