Lampu LED
Awet dan Mempesona
|
|
| |
Lampu rem pabrikan motor lokal sudah mulai contek model LED (
Light Emitting Diode). Seperti Yamaha New Vega R. Meski hanya look LED alias tampaknya doang seperti LED yang padahal bohlam biasa. Ini juga meniru moge yang sesungguhnya sudah aplikasi LED.
Katanya juga, pemakaian lampu itu agar tampak lebih terang. Padahal
lampu LED yang sebenarnya bukan semata terang. Banyak keuntungan lain
didapat. Selain lebih awet, mati tidak total.
Artinya, lampu LED tersusun dari banyak bohlam kecil. Jadi, bohlam mati
atau terbakar tidak bersamaan. Dengan begitu, pemilik jadi lebih
preventif. Sebelum lampu rem mati total, cukup ganti yang putus. Lebih
aman dan tidak mahal.
Contoh paling nyata, lampu merah di perempatan jalan juga sudah
menerapkan model LED. Supaya kalau bohlam putus tidak total yang jelas
bisa bikin macet lalu lintas. Jadi, ya bisa diganti satu per satu
sebelum mati total secara keseluruhan.
Menurut Wira Sentosa dari SACS yang berpengalaman merakit lampu LED
custom, banyak keunggulan dimiliki lampu LED. "Punya umur panjang,
nyaris enggak pernah putus. Selain itu juga tidak butuh arus besar dan
dapat nyala lebih cepat," terang Wira panjang-lebar.
Lampu LED bakal putus kalau arus naik-turun terlalu sering. Setiap
lampu LED butuh daya 0,024 watt. "Jadi kalau misalnya satu rangkaian
lampu terdiri dari 15 LED, daya yang diambil masih kecil," katanya.
Untuk saat ini, Wira pernah bikin paling kecil lampu rem yang terdiri dari 15 lampu LED. Ada juga yang pakai 36 lampu (gbr. 1). Karena watt kecil, juga tidak panas sehingga boleh dibilang aman buat mika lampu.
Dengan sejumlah keuntungan tadi, bisa dibilang kalau pemilihan lampu model ini bakal lebih awet dan irit di kantung.
Sedang untuk nyala, lampu jenis ini lebih cepat 0,2 detik dibanding
lampu model standar. "Jika nyala lebih cepat, tentu reaksi orang di
belakang jadi lebih cepat," lanjut sarjana teknik dari Universitas Atma
Jaya ini.
Untuk pemasangan, lampu LED rangkaian SACS lumayan gampang. Cukup tempel bagian belakang lampu ke reflektor standar pakai double tape (gbr. 2). Selanjutnya, tinggal sambung kabel yang ada. Kabel biru ke lampu kota, merah ke lampu rem dan hitam ke negatif.
Urusan warna bisa pilih sesuai selera. "Namanya
juga lampu custom," kata pria yang bisa dikontak soal lampu LED di
0816-181-5195. Tapi karena peraturan pemerintah mengharuskan lampu rem
itu merah, maka pesanan yang datang pun masih mayoritas merah (gbr. 3).
|
Reporter : Nurfil Aiman
|
|
Fotografer : Heri Riswanto,
Hendra Noor Saleh | |
--
--- A Different Kind Of Company. A Different Kind Of Ride ---
www.InBike.org
(Indosat Bikers Community)
Pos Komunikasi InBike
Gedung B2 lt.1 PT.Indosat Tbk,
Jl Daan Mogot KM.11 Jakarta Barat 11710
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke
[email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---