Dear All Bro-Sis...
Terimakasih rekans2, atas doa & perhatiannya..
Alhamdulilah saya sdh dpt melakukan aktifitas kembali, meskipun masih terasa pegal & linu sedikit, di sekitar persendian tangan & dada sebelah kanan.
Sedikit saja yg mau saya klarifikasi di sini, seputar masalah insiden ini, yakni: kira2 sekitar pkl. 06.20 wib, saya sdh melewati jln. raya daan mogot, & tak lama ketemu teman yg sedang berjalan kaki, & saya pun memberikan tempat utk nya, utk sama2 masuk ke dalam area indosat. Tak lama, di depan saya melihat ada teman lg yg juga sedang berjalan kaki, & setelah itu saya melihat (memang hanya sekelebat) sesuatu menyebrang, utk menghindari nya saya "buang" kemudi ke arah kanan, eh gak tau nya malah menghantam batas parit, & akhirnya motor terjatuh & saya pun terlempar (tercebur) ke dlm parit/got bunderan tsb, bersama dgn
boncenger.
Anehnya ketika orang2 bertanya,"mas td jatuh knp?", ya saya jwb: "menghindari orang menyebrang pak", tp kata mereka, tdk melihat ada yg menyebrang, aneh juga ya...?? Nb: kecepatan motor saat itu gigi 2, yah paling sekitar 30 km/jam
Ya sudah lah, lepas dr "hal2" yg bisa di katakan mistis, di sini kita harus tetap waspada, apalagi dlm hal mengendarai. Kecelakaan/musibah bisa kita alami kpn saja & di mana saja, tetap waspada & berhati2, serta jgn lupa berdoa.
Sekali lg terimakasih atas doa & perhatian rekans2 semua
-salam-
thoney
Hersal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hersal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalo gue mah punya pobhia sama loncat got dari kecil jadi kagak berani ah...
alternatif lain adalah muter lewat Pos yang ada portal kemudian jalan dirumput sambil menghayal jadi artis india yang lagi di lapangan rumput lagi nyari kekasih hatinya dan disekitarnya ada pohon, kadang2 ada air yang menyemprot untuk nyemprot kembang anggap aja hujan rintik-rintik.
terus bergaya deh jalannya .kayak di film india, Asli Bro serasa Sharuk Khan, Kite, dari pada loncat nanti Bonyos lu.
"Kasihanilah badanmu kawan, dengan mengasihani badanmu berarti engkau mensyukuri nikmat allah SWT yang ada padamu saat ini"
On 10/13/06, Vaneer Abiez <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Ane mo nambahin dikit niy...tapi klo insiden yang ini tidak terjadi di sekitar putaran DM, melainkan di got / parit deket parkiran bro2 yg bertugas di Gd. C...Seperti yang bro2 ketahui bersama, klo kita parkir di area tersebut, pastinya mau2 tidak mau kita dikasih tiga pilihan jalur / jalan menuju ke gd. C. Yaitu :1. Jalan Kaki ke arah jalur gerbang keluar lewat koridor (alias muter balik)2. Jalan Kaki ke arah Kantin, trus lewat jalur khusus mobil bongkar muat, n yg terakhir...3. Loncat Jauh menyebrangi got / parit yg membentang sepanjang jalur parkiran (alias nyebrang got).Untuk pilihan favorit biasanya yg nomor 2 & 3. Tp biasanya untuk bro2 yg jiwa challenge-nya tinggi, biasanya pada demen ambil aksi Loncat Got (no.3).Pilihan no 3 tersebutlah yang perlu lebih diwaspadai (walaupun tidak menutup kemungkinan pilihan no 1 & 2 juga berbahaya...misalnya kita meleng, trus disamber ama motor / mobil lain yg lagi lewat ;p).Berdasarkan fakta di lapangan, sudah ada beberapa rekan2 kita yg kebetulan apes saat melakukan aksi Loncat Got di sana. Alhasil ada yang dateng / pulang dengan keadaan ujung celana bagian bawah + sepatu menjadi basah "kunyup" ( lebih dari sekedar kuyup, coz basahnye ama air ghoootttt), paha memar2, lengan memar2, dll.Saran ane...klo memang rekan2 memilih jalur no 3 tsb sebagai jalur paporit, berhati-hatilah dalam melakukan loncatan dan mengambil awalan serta pijakan. Berikut sedikit tips n trick terkait dengan aksi Loncat Got tersebut :1. Untuk loncat ke arah rumput (mau masuk ke gd. C);-Pastikan sol sepatu bro2 sekalian tidak basah (abis nginjek becek, dlsb)-Jika memang basah, gesek2 ajah dulu di conblock/semenan atau di rumput terdekat.-Untuk memaksimalkan loncatan, pastikan salah satu kaki yg menjadi pusat tolakan (yg ada dibelakang) diletakkan sejajar dengan siku pinggiran got (sambil membayangkan seolah- olah siku pinggiran got itu adalah pijakan yg biasa digunakan oleh pelari 100 m di garis start).-Buat bro2 yg kebetulan lagi pake celana jeans, jgn lupa untuk menarik sedikit bagian paha celana sebelah kanan dan kiri (kaya' yg suka kita lakuin waktu lg sholat sebelum mau sujud)...baru deh bro2 sekalian bisa lebih leluasa dalam melakukan loncatan.2. Untuk loncat ke arah conblock/semenan (menuju parkiran);-Kerahkan tenaga yg lebih kuat dibandungkan dengan loncatan arah yg berlawanan. Hal ini dikarenakan posisi pinggiran got di mana kita berada lebih rendah dibanding dengan yg ada disebrang kita.-Untuk mensiasatinya bisa juga dengan melakukan loncatan di area yg ada pipa / yg ada bendungannya. (klo2 ga nyampe..masih ada penahannya).-Meminimalisir bawaan yg dipegang di tangan, misalnya helm, lsgsg dipake ajah. (hal ini guna mensiagakan posisi tgn apabila terjadi hal2 yg tidak diinginkan, dan untuk helm juga bisa berguna untuk melindungi kepala, kalau2 terjadi nyungseph).Sekian infonya....Semoga bermanfaat.----- Original Message ----
From: Muhamad Irfan < [EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, October 12, 2006 3:56:03 PM
Subject: [InBike] Re: Insiden lagi di DM
Hmm,,, kalo dah kaya gini perlu dipanggil tim Pemburu Hantu, nih(sambil lirik ragil...)
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

