kalo dicky siapa yahhhh yang ngelarang ..hmmmmmm....
secara die jomblo ........


On 27/03/07, Yan Afaina <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
> *Bikers dan Keluarga *
> *Psychocycle** Jangan Kebablasan *
>
>
>
>
>
>
>
> [image: KLIK - Detail]Kejadian yang menimpa Hendri Suwarno, mogemania asal
> Lowokwaru, Malang yang ditinggal bunuh diri massal anak istrinya begitu
> mengenaskan. Dalam tempo sehari (10/3), orang terkasihnya, Mercy Junaina(31),
> Princessa Ladova (10), Gabriela Alcein (2),  Hendrison (7), tewas minum
> racun.
>
> Rakyat *bikers** *berbelasungkawa pada keluarga yang ditinggalkan.
> Teriring doa dan harapan agar Hendri tabah menghadapi musibah ini. Di sisi
> lain, terpetik hikmah penting. Beberapa *psychocyle** *mesti bercermin dan
> mawas diri.
>
> Jangan sampai kesenangan turing, keasyikan *modif**,* keenakan balap dan *
> kongkow** *di klub hingga melupakan orang terkasih di rumah yang harusnya
> mendapat porsi lebih.
>
> Seorang rekan di klub pernah 'disemprot' istri karena keasyikan *ngurusin*
> * *klub. "Urus *tuh* klub yang bisa bikin *lu* senang!" sindir sang istri
> emosi.
>
> Awalnya, yang bersangkutan *cuek*, dianggapnya itu cuma kemarahan sesaat
> hingga nantinya hilang sendiri. "Terus terang *gue** *banyak belajar dari
> peristiwa Hendri. Bukan *nggak** *mungkin emosi sesaat itu terakumulasi
> dan membuat depresi. Bukan *nggak** *mungkin...."
>
> Kejadian paling banyak adalah perceraian akibat kepala keluarga terlalu
> asyik dengan hobinya. "Malah saking kesalnya, istri saya menggunting *colors
> *club sebagai ungkapan marahnya," kenang Eko, anggota United KZ Bandung.
> Untung dia bisa berbaikan dan bisa menyelamatkan keluarganya.
>
> Untuk menghindari ini, beberapa klub memandang penting dimasukkannya
> keluarga dalam kegiatan klub. Ambil contoh klub Merzy Pamulang. Klub ini
> menganut semboyan *Family Touring Trensetter*.
>
> Dari artinya *udah** *ketahuan, kalau mereka ingin jadi *trensetter*
> turing yang melibatkan keluarga."Biasanya bikeryang doyan turing mesti '
> perang' sama orang di rumah. Nah, klub ini justru mendamaikan. Tiap turing,
> sebisa mungkin *ngajak* istri dan anak. Itulah tujuan utama klub ini,"
> jelas Pipin Priono, ketua  Merzy Pamulang.
>
> H. Sisnugraha, ketua Bhayangkara Otomotif Club Tangerang (BOCT) dan Denny
> M. Biskat, SE, ketua umum Scooter Owners Group Indonesia ikut *ngasih*tips.
>
> Kedua *brother *ini kami anggap supersibuk *ngurusin** *klub. H. Sis,
> membawahi puluhan klub di Tangerang, studio musik LE dan seabrek 
> kegiatanlain. Denny
> juga sama. Sebagai ketua umum klub skuter terbesar di dunia, ia harus
> meninjau seluruh cabangnya termasuk SOG *chapter *Singapura dan Malaysia.
>
> "Yang penting kita harus mengatur waktu dan sesekali melibatkan keluarga
> dalam kegiatan klub. Persyaratan saya terpilih jadi ketua juga izin
> tertulis dari istri," jelas H. Sis.
>
> Denny tak jauh beda. Ia menerapkan manajemen ketat antara klub dan
> keluarga. "Senin-Jumat, waktu untuk keluarga. Sabtu-Minggu milik klub.
> Tapi sesekali klub membuat event yang melibatkan anak-istri," katanya.
>
> Keduanya menerapkan asas terbuka agar klub dan keluarga bisa harmonis.
> "Kita usahakan agar istri dan anak membaur dan jadi bagian dari klub,"
> kata Denny.
>
> *A. KASSANDRA PUTRANTO, PSIKOLOG*
> *PERLUNYA TOLERANSI*
>
> "Tindakan bunuh diri Ny. Mercy Juanina dan mengajak anak-anaknya minum
> racun tidak bisa diprediksi dengan mudah. Kejiwaan seseorang tak bisa
> dilihat dari penampilan luarnya. Kita tidak bisa langsung 'menuduh'
> suaminya terlalu asyik main moge, keluarganya diacuhkan dan jadi penyebab
> bunuh diri istri dan anaknya.[image: KLIK - Detail]
>
> Banyak faktor yang membuat orang depresi hingga orang melakukan tindakan
> ekstrem seperti itu. Bisa stress karena beban ekonomi, repotnya *ngurus*
> anak-anak yang masih kecil, suami yang jarang di rumah mengurusi bisnis
> dan banyak lagi.  Semua faktor ini saling mempengaruhi dan bisa meledak
> setiap saat.
>
> Di sisi lain, penerimaan tiap orang pada tekanan juga berbeda. Pada diri
> ibu Mercy, hal ini bisa sangat berat namun belum tentu pada diri oranglain.
> Besar kecilnya pengaruh juga tak bisa diukur pasti.
>
> Intinya adalah toleransi. Jika suami sibuk pada hobi tertentu, ia harus
> berusaha agar istri dan keluarga juga terlibat di dalamnya. Syukur kalausang
> istri suka pada hobi itu, tapi walaupun tidak bisa dikompromikan hobi
> masing-masing hingga tak berdampak negatif."
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> *Reporter : Isfandiary Mahbub D. *
>
> *Fotografer** : Heri Riswanto *
>
>
>
>
>
>
>
> >
>
>


-- 
bowie
IfYouTolerateThisYourChildrenWillBeNext

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<attachment: image001.jpg>>

<<attachment: image002.jpg>>

Kirim email ke