Kalau masalah ganti minyak rem sih memang biasanya si mekanik rada males tuh
ganti gituan
Soalnya selain ribet harus masang selang untuk buang angina dan biasanya kalau
dilakukan satu orang agak susah,
Belum lagi kalau tuh minyak em nempel ke body,
Cat bisa luntur tuh…,
Ane pernah minta ganti minyak rem di ahass, awalnya mereka ngelarang,
Tapi ane maksa, akhirnya mereka mau juga
And ternyata bener tuh, si rem masuk angin banyak juga angin yg nyasar kesana,
...
Fyi.., bila rem sudah kemasukan angin sangat berbahasa,
Handle rem bila di tarik terasa keras, dan posisi kendaraan akan tetap nyelonong
Dan bila dipaksa di rem, bisa bisa ngunci ban dan akhirnya tau sendiri deh
Yang pasti hati hati kalau sudah ada gejala seperti itu…..
Regards
Ym priyatna1983
mail [EMAIL PROTECTED] | <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَيْهِ إِن كَانَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
وَيَدْرَأ <http://yatna.cjb.net>
________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Iqbal
Zulkarnaen
Sent: Monday, April 02, 2007 2:01 PM
To: [email protected]
Subject: [InBike] Re: sharing pengalaman...
Sekarang gmn, dah lancar ? klu yang gw tau sifat minyak rem itu adalah
menangkap air (pernah baca dari otomotif jadul), sehingga perlu diganti dalam
rentang periode tertentu, minimal setahun klu gak salah, coba deh liat minyak
rem temen2x yang dah lama gak diganti, pasti itemkan, dan klu dibuka pasti
ngendap Lumpur, karena fungsi minyak rem yang hanya melumasi piston rem, klu
mengandung air yaa lama2x berkarat dan bisa macet. Minyak rem yang gak bagus
juga bisa menyebabkaan ini…..
Nah klu rem blong gimana ? bisa jadi ada angin palsu dalemnye….tandanya
handle/pedal keras (klu di rem mobil lebih kerasa lagi..), udah di rem max
masih nyelonong juga....
Tapi yang aneh kemaren, sebelum tuying gw ganti kampas rem di ahass deket kppti
pertigaan budi kemulyaan, karena ngerasa udah lama gak ganti minyak rem, gw
suruh kuras sekalian, ah mekaniknya malah ngelarang, jangan pak….ntar malah
macet…, truss gw Tanya kok macet ?? kan dikuras, trus nanti baru dibuang angina
palsunya…ehh…mekanik dan kepala mekaniknya malah ngelarang…alasan mereka selain
juga, mereka belum pernah ngelakuin hal gitu, pernah ada kasus macet…klu gw
rasa sih hal kayak gini gak bener nih….
Iqbal Zulkarnain
Strategic Radio Transmission development planning
Indosat
081510843884
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Raras
Sagita
Sent: Monday, April 02, 2007 1:48 PM
To: [email protected]
Subject: [InBike] sharing pengalaman...
Dear bro n sis…
Sehubungan pas turun dari cipanas kemarin gue mengalami sedikit problem pada
supermoto kesayangan ane..( gak mau kalah ma dicky yg juga supermoto
touring..:)),
Awal bergerak dari cipanas belum ada tanda2 bakal ada problem…semua lancar2
saja bahkan sempet iring2an ama seorang pengendara scorpio yg membawa boncenger
( lupa dari klub or komunitas mana soalnya gak terbaca dengan jelas tulisan di
motornya)…..
Selepas dari taman safari baru deh ada tanda2 problem, mesin terasa berat
tarikannya…awalnya bingung juga karena takutnya ada seusatu dengan mesin..tapi
kekhawatiran gue terjawab setelah pada jalan turunan kecepatan motor juga gak
bertambah malah makin lambat…cuman satu yg terlintas di pikiran gue yaitu rem
ada yg macet karena sering hard braking pas turunan sebelumnya…..kemudian gue
memutuskan untuk mencari t4 berhenti yg aman dan teduh setelah dapet dan saya
berhenti baru deh tercium bau sangit seperti kopling angus…rupanya yg macet
adalah rem belakang dan ketika gue liat ternyata udah ngebul..:D( jadi inget
tadi lumayan nekat untuk nerusin sampe menemui t4 berhenti)……
….pikirnya udah mau di dinginkan pake kanebo yg di basahin, tp gue memutuskan
untuk nelpon rekanan bengkel gue dan oleh beliau saya di larang untuk
mendinginkan kaliper rem dengan cara di basahin dengan air ataupun minyak. (
catt: motor gue menggunakan rem disc brake di bagian belakang) jadi sarannya
gue di suruh mengendurkan nepel yg ada di kaliper ( biasanya di lakukan untuk
menghilangkan angin di saluran rem) dan menunggu sampe asap sudah tidak keluar
lagi dari lubang nepel tersebut…setelah asap sudah tidak keluar dari lubang
nepel saya dianjurkan untuk meregangkan kampas rem dengan menggunakan obeng
agar tidak menjepit piringan disc…
Sesampainya di Jakarta kembali saya dianjurkan untuk membongkar kaliper rem
belakang dan mengganti semua sil2 rem tersebut dan terakhir di anjurkan untuk
mengecek piringan apakah bergelombang atau tidak…dan terkahir dianjurkan
menggunakan minyak rem dengan DOT yg lebih tinggi biar kaliper rem tidak
gampang panas ( cmiiw)….
Sekian sharing gue mohon info dari bro’s and sis’s apabila ada yg bisa memberi
masukan lebih bagi problem gue tadi…apakah gue kudu ganti perangkat disc
belakang satu set atau ganti dengan jenis tromol yg relative lebih aman…
Warm regards
Raras Sagita
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
