Program lama Kepolisian, sayang ga ada kabarnya lagi !
( http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=11602 )
* Polwan Atur Lalu Lintas Sambil Joget
**WAJAH POLISI TAK ANGKER LAGI*
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25355','detail_images','516','500');>
*Belakangan ini terlihat pemandangan istimewa di bundaran HI dan perempatan
lampu merah tak jauh dari Monas. Diiringi musik, para polwan bergerak lincah
mengatur lalu lintas. Petugas dan masyarakat pun cukup terobati kejenuhannya
di tengah padat lalu lintas kota Jakarta.*
Sejak pukul 06.30, Jumat (12/5) sebuah mobil truk berukuran sedang sudah
terparkir di depan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mobil berwarna putih dan
bertuliskan Unit Penerangan Lalulintas itu menarik perhatian sebagian
pengguna jalan. Dengan sekali tarik, dua buah speaker besar keluar dari
dalam mobil. Tak lama, iringan musik house mulai menggelegar.
Tanpa ragu, beberapa Polisi Lalu Lintas mulai bergoyang. Wajah mereka penuh
senyum dan ramah. Sambil tetap mengatur arus lalu lintas, kaki dan pinggul
mereka ikut bergoyang. Sekitar pukul 08.00, beberapa polwan dari Direktorat
Lalu Lintas Polda Metro Jaya datang. Sebuah podium kecil ditaruh di pinggir
jalan.
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25356','detail_images','516','500');>
" Selamat pagi bapak ibu. Pagi ini kami ingin mengatur lalu lintas dengan
diiringi musik agar para pengguna jalan bisa terhibur." Itulah sepenggal
kata pengantar dari salah seorang polwan sebelum rekan-rekannya bersiap
mengatur lalu lintas. Di atas podium, polwan arahan Kompol Warsinem,
Kasiedikmaslantas Polda Metro Jaya ini, juga mulai berjoget sembari mengatur
lalu lintas yang sudah mulai padat.
Para polwan itu bergerak menari diiringi lagu-lagu yang memang enak
didengar, termasuk lagu-lagu yang sekarang sedang ngetop. Misalnya saja lagu
Peter Pan, Radja, Ungu. Suasana juga semakin semarak ketika gerakan mereka
diiringi lagu berirama dangdut dan cha cha. Sungguh menarik melihat polwan
yang cantik-cantik itu menari dan menggerakkan tubuhnya dengan luwes. Sambil
terus bergoyang, mereka memberikan aba-aba mengatur lalu lintas.
Setelah dari bundaran HI, mereka meluncur menuju perempatan Patung Arjuna,
kawasan Monas. Belasan polwan yang terdiri dari AKP Melda, AKP Endang K,
Bripda Sri Suyati, Iptu Tely, dan lain- lain itu, siap-siap berdiri di
perempatan lampu merah. Masing-masing traffic light yang terletak di empat
pojokan itu diisi oleh 2-3 orang.
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25357','detail_images','516','500');>Seperti
juga di bundaran HI, sambil sibuk mengatur arus lalu lintas, mereka
berlenggak-lenggok bak penari. Tangan mereka bergerak senada iringan lagu.
Kehadiran mereka sejak pekan lalu, mampu menghibur pengguna jalan. Sungguh
pemandangan menarik di tengah padatnya arus lalu lintas Jakarta.
*USIR KEJENUHAN*
Di sela-sela mengatur anggotanya Kompol Warsinem mengungkapkan, ide polwan
bermusik ini dilontarkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Drs Joko Susilo.
"Idenya, sih, sebulan lalu. Munculnya ide ini bermula ketika Kombes Joko
Susilo tugas ke luar negeri. Di beberapa negara, hal ini sudah banyak
diterapkan, misalnya saja di Thailand," kata Warsinem.
Tujuannya adalah mengurangi kejenuhan yang ada selama ini. Apalagi,
sehari-hari petugas di jalan raya ini bertugas di bawah sinar terik matahari
dan hujan. "Warga juga jenuh berada di tengah-tengah kemacetan. Jadi,
kejenuhan petugas dan warga ini harus diimbangi."
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25358','detail_images','516','500');>Nah,
bertugas sambil berjoget ini menjadi salah satu cara mengusir
kejenuhan. "Selain itu ada warna tersendirilah pada warga. Anggota juga
senang bertugas seperti ini," kata Warsinem.
"Tapi, ketika pertama kali mendengar rencana ini, kami kaget juga. Sempat
terbayang, mungkin lucu di mata masyarakat. Akhirnya karena banyak
positifnya, kami mencoba mulai awal minggu ini," tuturnya sambil tersenyum.
Setelah ide disepakati, imbuh Warsinem, ia dan jajarannya mulai latihan.
Enggak sulit, kok karena polwan sudah punya basic," ujar Warsinem. Berkat
latihan selama menjadi anggota polwan, kaki mereka begitu lentur sehingga
gerakannya enak dilihat. Menurut Warsinem, sambil mengatur lalu lintas,
mereka sekaligus berolahraga. "Gerakan-gerakan yang dibuat ini berdasar
senam lalu lintas. Yaitu bagaimana mengatur jalan, berhenti, percepatan kaki
kiri dan kanan."
Selama ini, lanjut Warsinem, anggota polwan juga mengikuti beberapa kegiatan
"ekstrakurikuler" di luar jam dinas. Yaitu senam, menari tradisional, paduan
suara. "Pokoknya warna-warnilah. Kalau pagi tugas, siangnya mereka latihan.
Begitu sebaliknya."
*[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25359','detail_images','516','500');>DISALAMI
WARGA*
Setelah melakukan uji coba, mulai minggu lalu polwan ini turun ke jalan.
Ternyata, respons masyarakat begitu hangat. "Setelah ide ini ditanggapi,
Mabes Polri segera menyumbang sarana fasilitas sebanyak sepuluh unit
kendaraan untuk Polda Metro Jaya. "
Rencana ke depan nanti mobil sejenis juga akan disebar ke seluruh Polres di
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. "Program ini baru pertama kali
di Indonesia. Setelah program berjalan, mudah-mudahan bisa jadi contoh buat
yang lain," kata ibu dua anak asal Madiun ini.
Dikatakan Warsinem, jumlah polwan di lingkungan Polda Metro Jaya ada sekitar
220 orang. Untuk sementara ini, yang bertugas mengatur lalu lintas sambil
berjoget, baru 20 orang. "Kami tetap mengusahakan, yang lain juga dapat
giliran. Yang selama ini tugas di dalam, nanti juga bertugas di luar."
Para polwan ini bertugas mulai jam 07.00-10.00. Setelah itu, mereka kembali
ke tugas pelayanan masyarakat. "Sore hari, mereka kembali bertugas mengatur
lalu lintas, tapi belum diiringi musik," ungkap Warsinem seraya berharap
dengan inovasi seperti ini, aturan-aturan lalu lintas tidak terkesan
mendoktrin atau keras.
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=11602&imageid=25360','detail_images','516','500');>Usai
bertugas AKP Melda mengungkapkan, tanggapan masyarakat memang begitu
bagus. "Biasanya begitu melewati kami, mayoritas pengguna jalan membuka kaca
mobil mereka. Ada juga warga yang menyalami. Warga juga ada yang ngirim SMS,
rata-rata mereka berkomentar. Ini merupakan inovasi baru dan penampilannya
lebih segar."
Melda menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang menyambut hangat
kehadiran mereka. "Kami juga mengucapkan terima kasih buat Direktur kami
karena mempercayakan kepada polwan. Tentu kami juga minta terus dukungan
masyarakat."
Bagaimana komentar pengguna jalan dengan penampilan polwan ini? Saat ditemui
NOVA, Yuli mengatakan, ketika pertama kali melihat aksi polwan,
"Kelihatannya aneh. Belakangan saya paham rupanya polwan bertugas sambil
menari. Tentu saja saya ikut merasa terhibur dengan aksi mereka. Gerakan
mereka juga begitu luwes. Sikap angker yang selama ini melekat, jadi tidak
ada lagi," kata karyawan Indosat ini.
Ya, harapan masyarakat memang polisi tak terlihat angker lagi.
* Debbi Safinaz, Edwin Yusman F. * * FOTO-FOTO: Daniel Supriyono, <
Dokumen Nova >*
--
<NF125 City Cruiser>
B 6537 KCL <> KHCC 011
http://lampuhijau.wordpress.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---