Dear Bro Biker'ss...

Pencerahan saja nih..maaf kalo sudah pernah dan mohon maaf jika kurang 
berkenan...

==============================================================

Antara Suzuki Satria 150 Fu dan Suzuki FXR 150 suksesi  mahakarya Suzuki Asia 
tenggara
 
FXR adalah produk Suzuki yang cukup jempolan pada masanya. Ia diproduksi di 
Malaysia sejak 1997 untuk pasar Eropa, Australia, dan Asia. Di Indonesia motor 
ini sekaligus menggantikan RGR 150, sportbike yang masih bermesin 2 tak. Di 
luar Indonesia, ia menggantikan seri RGV 125 yang juga bermesin 2 tak (ilham - 
Kafemotor.wordpress.com)
Sebenarnya tanpa disadari Suzuki Asia Tenggara juga telah meneruskan tradisi 
mahakarya yang telah dirintis oleh FXR. Yaitu dengan lahirnya suksesor dari 
Satria 120. Sebuah Mahakarya di millenium ke 2, Suzuki Satria 150 FU. Bebek 
jantan dengan performa Sportsbike. Agaknya ini merupakan kejelian dari bagian 
marketing Suzuki. Melihat permasalahan dari dua sisi yang berbeda namun 
berhasil  mengatasi keduanya dengan sempurna
Sisi yang pertama adalah kualitas dan performa 
Yang pertama disebut sama sekali bukan masalah  pada Suzuki FXR. Berbagai jenis 
teknologi yang ada pada saat itu telah dijejalkan pada FXR - mulai dari oil 
cooler hingga Fully digitalize  Speedometer, bahkan yang terakhir disebut baru 
diaplikasikan secara penuh oleh Ducati pada tahun 2003 pada produk flagship 
mereka, Superbike 999. Sementara pengguna FXR sudah bisa menikmatinya paling 
tidak sejak tahun 2000. Untuk performa tidak perlu ditanya, tenaga  21 hp dapat 
tersalur mulus  ke roda belakang FXR.  
Performa yang ditawarkan oleh FXR hampir semua dimiliki oleh Suzuki Satria 150 
FU. Meski mesinya hanya menelurkan 16.8 hp tetapi bobot Satria 150 Fu yang 
hanya 95 kilogram - lebih ringan 23 kilogram dari FXR. Menjadikan Satria 150 FU 
bebek terkencang yang ada di pasaran, bahkan bisa dikatakan di dunia ! (baca ~ 
Penyebaran). Untuk masalah top speed jangan dirahukan. Satria 150 FU tidak 
mengalami kesulitan untuk melaju 145 km/j dan beberapa klaim mengatakan bebek 
ini mampu mencapai 190 km/j.
Faktor ekonomis dan pemasaran
Belajar dari pengalaman akan ketidak suksesan FXR di pasaran, Satria 150 FU 
dapat mengatasi dengan baik. Kegagalan FXR bertahan dipasaran sebetulnya hanya 
dipengaruhi tiga hal. Hampir sama dengan TZM, FXR lahir di saat trauma krisis 
moneter yang masih membekas di masyarakat. Yang kedua adalah pada awal tahun 
2000 masyarakat masih terbiasa dengan istilah mesin sport ya mesin dua tak. Tak 
aneh, karena saat itu hampir semua motor beraroma sport bermesin dua tak, 
diantaranya mulai dari Ninja 150, Nsr 150, Suzuki RGR 150 dan bebek bebek 2 tak 
lainya semisal Satria 120 dan Yamaha F1ZR-H. Yang ketiga dan yang paling 
signifikan adalah kenyataan bahwa bagaimanapun juga motor bebek lebih laku. 
Karena image bebek dimasyarakat adalah motor yang hemat dan nyaman dipakai 
sehari hari, sedangkan motor sport dianggap boros dan tidak nyaman.

Tiga problem yang dihadapi tiga problem diatasi. Suzuki Satria 150 mampu 
menyelesaikan tiga tantangan sekaligus. Pertama Satria lahir disaat ekonomi 
mulai stabil sehingga daya beli masyarakat sudah kembali menguat. Kedua naiknya 
harga BBM serta isu akan dihapuskanya motor dua langkah dari pasaran membuat 
mau tidak mau masyarakat beralih kepada mesin empat langkah, termasuk juga 
motor sport empat langkah. Yang terakhir, karena memang faktanya motor bebek 
lebih laku , Suzuki Satria memanglah motor bebek jadi bukan masalah baginya 
untuk diterima masyarakat dan lagi tidak seperti FXR yang merupakan terobosan 
baru, Satria 150 FU adalah produk penerus dari Satria 120 yang sudah lama 
dikenal di masyarakat.
Terkencang di muka bumi
Bagi para pemilik Satria 150 FU bolehlah berbangga kalau tungganganya mendapat 
gelar - paling cepat di bumi. Tidak berlebihan bahwa Suzuki Satria 150 FU 
merupakan bebek paling kencang di muka bumi. Karena hingga saat ini memang 
belum ada motor bebek yang lebih kencang dari Satria 150 FU. Disamping itu, 
populasi motor bebek hanya tersebar di Asia, terutama Asia tenggara dan tidak 
terdapat di benua manapun. Meskipun kenyataan ini juga terpengaruh atas 
anggapan motor bebek dengan mesin di atas 100cc dianggap berbahaya untuk ukuran 
Eropa dan Amerika sehingga dilarang beredar !


      
____________________________________________________________________________________
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the 
Yahoo! Auto Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/ 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke