wah kapan INBIKE bisa diikutin surpey kaya gini ya? nyang ada cuman Indosat Community...
*Survey : Potensi dan Ekspresi Komunitas Konsumen Indonesia * Beberapa bulan lalu majalah SWA bekerja sama dengan Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya melakukan survei mendalam di kalangan komunitas konsumen yang cukup eksis di Indonesia. Seperti komunitas Communicator, Yamaha Mio, Harley-Davidson, honda vario club, **, Honda Tiger, Kecap Bango, pembaca komik, Bike to Work, dan lain-lain – sebuah komunitas yang beranggotakan para pengguna suatu produk/merek tertentu, atau merupakan sekumpulan orang dengan hobi yang sama. Hasil surveynya di ditampilkan pada majalah SWA edisi No. 24/XXIII/8-21 November 2007. *Latar Belakang* Survei yang antara lain mengkaji katalisator pembentukan komunitas, tingkat soliditas, dan bagaimana komunitas berkontribusi terhadap keuangan perusahaan ini diarsiteki oleh Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D dan Dr. Eka Ardianto, yang dimatangkan bersama tim SWA. Survei ini juga memotret posisi/tingkat kemajuan suatu komunitas terhadap komunitas lain. Ada tiga hal yang melatar belakangi survey ini. *pertama* keyakinan bahwa komunitas adalah pasar potensial masa depan. *Kedua* potensi dan manfaat komunitas belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana pemasaran. Dan yang *ketiga* belum banyak produsen yang secara sadar memanfaatkan ataupun mengantisipasi kelahiran komunitas yang kian marak ini. *Tujuan* Semua pasti setuju bahwa saat komunitas berkumpul, sesungguhnya mereka sedang berinteraksi intens dengan sebuah merek Merek-merek itu bahkan berfungsi menjadi pengikat yang menyatukan anggota komunitas. Oleh karena itu tujuan dari survey ini adalah melihat sejauhmana komunitas konsumen dapat menjulangkan merek dan nama baik perusahaan, juga bisa menjadi indicator positif arus kas perusahaan. *Metodologi* *Konsumunitas* yaitu proses konsumsi konsumen yang berpotensi membentuk komunitas konsumen, selanjutnya komunitas itu dapat memberikan kontribusi keuangan terhadap bisnis produsen, khususnya indikator arus kas positif. Teori konsumunitas menyatakan bahwa konsumen dapat memberikan kontribusi positif terhadap keuangan produsen. Tiga konstruksi : 1. Katalis komunitas konsumen 2. Komunitas konsumen 3. Indikator arus kas positif produsen Hipotesis : ada hubungan yang erat antara katalis komunitas denan komunitas konsumen dan indicator arus kas positif terhadap bisnis produsen. Uji Hipotesis dengan menggunakan Struktural Equation Modeling. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa model ini dapat diterima dengan beberapa *indicator goodness of fit*, yang mempunyai nilai sangat baik. *Hasil Pengujian* Hasil analisis menunjukkan : 1. Terdapat hubungan erat antara katalis komunitas dengan komunitas konsumen dan indicator positif produsen. 2. Katalis komunitas konsumen memberi pengaruh significan terhadap pembentukan komunitas konsumen (b1=0.720;p<0.01) 3. Komunitas konsumen memiliki hubungan signifikan terhadap indicator arus kas produsen *Temuan Survey* Setelah dilakukan survey terhadap 17 komunitas di Indonesia dengan jumlah responden 1.173 orang, menghasilkan gambaran bahwa : 1. Keberadaan komunitas konsumen selama ini kebanyakan masih berproses sederhana. 2. Tidak banyak produsen yang memperhatikan secara penuh dan mengemasnya dengan baik. 3. Walaupun semuanya tampak turut berkontribusi, tapi umumnya hal itu terjadi secara alamiah, dengan sedikit polesan. Ditemukan 9 Tipe Komunitas : Maker, Establisher, Infant, Grower, Developer, Whisper, Creator, Contributor dan Proffer ** *Kesimpulan* Survey tersebut berhasil mengungkapkan perjalanan komunitas menuju posisi solid, dab bergerak memberi kontribusi ke perusahaan. Semua berjalan mengarah pada dua objek tersebut, meskipun kecepatannya tidak sama akibat proses konsumsi yang berbeda-beda. Tambahan : Hasil survey tersebut rencana akan diseminarkan oleh majalah SWA dan Prasetia Mulya. Dengan tema *"The Most Comprehensive Consumer Community Event In Indonesia"* *I. The conference : Indonesia Consumunity Landscape 2007* Shangri-La, 12 Desember 2007 Sesi 1 : Community Forming Diisi oleh para pengurus komunitas yang di survey. Track 1 ada JMC, TKCI (Kijang), HVC, TC125 Track 2 ada B2W, Komuntias Esia, Inspired Kids Club, Milanista Indonesia Track 3 Chip Online, Bango Mania, Karimun Club, Macintosh Club Sesi 2 Two Perspective on Managing Community Pembicara : Brand Owner's perspective : Indosat Community, Harley Davidson, Intouch Community perspective : Natural Cooking Club, HTML Sesi 3 Fact Finding : Consumunity as a Corporate Strategy Pembicara : Prof. Agus W Soehadi (Akademisi) Industri : Subronto Laras (indomobil), Dyonisus L Beti (Yamaha), Djonnie Rakhmat (MRA Group) *II. Exhibition & Appreciations* Plasa Timur Senayan, Jakarta, 14-15 Desember 2007 -- Warm Regrads, sige [rebel rider] _______________________ Stones taught me to fly Love taught me to cry Life taught me to die --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike) ----------------------------------------------------------------------------------------------- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! ----------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED] Untuk mengirim ke milis email ke [email protected] http://www.inbike.org http://inbike-2006.fotopic.net http://inbike.multiply.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

