source :
http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/03/05/07232753/pengendara.motor.lebih.berhati-hatilah

Pengendara Motor Lebih Berhati-hatilah!
<http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/05/073044p.jpg>
dokumentasi 
html<http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/03/05/07232753/pengendara.motor.lebih.berhati-hatilah#>
*Artikel Terkait:*

   - Yuk, Mempercantik
Motor<http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/03/03/09404776/yuk.mempercantik.motor>
   - Pelajar Perlu Memahami Safety
Riding<http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/02/13/13495336/pelajar.perlu.memahami.safety.riding..>
   - Kehati-hatian dan Mobil yang Aman Dapat
Melindungi...<http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/01/22/14083387/kehati-hatian.dan.mobil.yang.aman.dapat.melindungi.nyawa>

Rabu, 5/3/2008 | 07:23 WIB

*Suatu hari, seorang pengendara motor menyusul sebuah mobil dari sebelah
kanan, pada saat yang bersamaan ada mobil lain yang melaju cepat dari arah
berlawanan yang sedang menyusul sepeda motor di kirinya.*

Posisi mobil yang datang dari arah berlawanan itu yang agak ke kanan
sehingga pengemudi sepeda motor yang menyusul mobil dari sebelah kanan tidak
bisa lain kecuali "menekan" mobil yang sedang disusulnya ke kiri, jika ia
tidak ingin bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan.

Pada saat itu, pengemudi sepeda motor tidak menyadari bahwa di sebelah kiri
mobil yang disusulnya juga terdapat sepeda motor lain, yang membuat mobil
itu tidak mungkin bergeser ke kiri. Yang terjadi kemudian adalah pengemudi
sepeda motor yang menyusul mobil dari sebelah kanan itu terjepit di
tengah-tengah, dan terjatuh setelah menyenggol mobil yang disusulnya serta
mobil yang datang dari arah berlawanan.

Pengendara sepeda motor itu patut bersyukur bahwa ia hanya menderita
luka-luka ringan. Hampir saja ia dilindas oleh truk yang melaju cepat di
belakang mobil yang datang dari arah berlawanan. Jika sopir truk itu tidak
sempat memberhentikan laju truknya, mungkin pengendara sepeda motor itu
sudah kehilangan nyawanya.

Pengendara motor perlu berhati-hati saat ia melajukan kendaraannya di jalan.
Baik pengendara motor maupun penumpangnya sama sekali tidak terlindungi saat
terjadi kecelakaan. Semakin cepat sepeda motor dipacu, semakin fatal pula
risiko yang akan dialami oleh pengendara sepeda motor dan penumpangnya,
apabila terjadi kecelakaan atau tabrakan.

Dalam kaitan itulah persoalannya bukanlah siapa yang salah atau siapa yang
benar? Karena, jika sampai mobil bertabrakan dengan sepeda motor yang kalah
adalah sepeda motor. Jika pengendara atau penumpang sepeda motor luka parah,
atau bahkan sampai kehilangan nyawa, maka benar atau salah menjadi tidak ada
artinya lagi.

Melihat ringkihnya pengendara atau penumpang sepeda motor dalam kecelakaan
atau tabrakan, maka tidak ada cara lain kecuali meminta agar pengendara
motor lebih berhati-hati saat mengendarai sepeda motornya di jalan. Bukan
berarti pengendara kendaraan lainnya tidak perlu berhati-hati saat
mengendarai kendaraannya di jalan. Semua pengendara memang perlu hati-hati
di jalan raya, tetapi pengendara sepeda motor perlu menyadari bahwa tidak
selalu pengendara mobil, bus, atau truk menyadari kehadiran sepeda motor di
dekatnya.

Walaupun pengendara mobil, bus, truk sudah berhati-hati saat mengendarai
kendaraannya di jalan, tetapi mungkin saja ia tidak menyadari kehadiran
sepeda motor di dekatnya karena posisi sepeda motor itu berada di titik mati
(*dead spot *atau *blind spot*) mobil, bus, atau truk yang dikendarainya.

Sesungguhnya setiap kendaraan memiliki titik mati, termasuk juga sepeda
motor. Penggunaan kaca spion hanya meminimalkan titik mati tersebut, tetapi
tidak menghilangkannya. Itu sebabnya, dalam setiap kursus mengendarai sepeda
motor yang baik, senantiasa ditekankan bahwa dalam mengendarai sepeda
motornya, seorang pengendara harus bersikap seolah-olah pengendara
kendaraan-kendaraan lain tidak mengetahui kehadirannya.

Cara lain, adalah pengendara motor harus membuat kehadirannya diketahui oleh
kendaraan lain yang berada di dekatnya. Hanya dengan "mengumumkan"
kehadirannya pada kendaraan lain, ia dapat terhindar dari kecelakaan.

Perempatan atau persimpangan merupakan tempat yang paling rawan kecelakaan.
Betapa banyak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor terjadi di
perempatan atau persimpangan. Penyebabnya, sebagian karena pengendara motor
menyerobot lampu tanda lalu lintas, atau pengendara melajukan sepeda
motornya di sisi kanan mobil, bus, atau truk sehingga ia tidak melihat
kendaraan yang datang dari arah  kiri depan mobil, bus, atau truk.

Akibatnya, ketika mobil, bus, dan truk itu tiba-tiba memutuskan untuk
berhenti dan memberikan  kesempatan kepada kendaraan yang datang dari arah
kiri itu untuk  lewat, maka sepeda motor yang tidak menyadari adanya
kendaraan dari  arah kiri itu akan langsung menabraknya. *(JL)*

-- 
<Fred the Red B 6123 KMJ>
KHCC 011 <> F.S.R.J
http://www.jalanraya.net/
http://gueandry.blogspot.com/
http://redd.dagdigdug.com/
----------------------------------------------

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke