source : http://www.smartdrive.co.id/
------------------------- Visi Biker dan Driver Minggu, 19 Oktober 2008 07:28 WIB 354 Reads [image: 2008_10_19_07_39_32_Blind_spot_low.jpg] Oleh: DICKY WIDJATMIKO (Trainer Smart Driving Institute) Populasi sepeda motor di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam lima tahun terakhir. Bahkan ledakan penjualan sepeda motor di Tanah Air diprediksi akan terus meroket dalam tiga tahun ke depan. Kalangan industri sepeda motor nasional sendiri menilai, penjualan sepeda motor masih kecil bila dibandingkan dengan populasi penduduk Indonesia. Saat ini baru satu dari tujuh orang yang memiliki sepeda motor. Sementara angka ideal menunjuk pada 1 berbanding 3. Artinya, bila kondisi peningkatan itu terjadi, sementara laju pertumbuhan infrastruktur tak bisa mengimbangi, cerita akhir sudah dapat ditebak. Saat ini saja jalan-jalan di kota besar sudah sesak dengan kendraan roda dua. Di samping memicu tingginya tingkat pelanggaran di jalan, pemakai sepeda motor kini menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Pemicu kecelakaan di jalan yang menimpa pengendara sepeda motor beragam rupa. Namun tak sedikit yang disebabkan bersinggungan dengan kendaraan roda empat. Zulham, seorang pekerja di perusahaan swasta di Jakarta, harus menerima kenyataan tulang kaki dan tangannya patah. Ini terjadi setelah dirinya tak mampu menguasai motornya akibat terserempet mobil. Namun Zulham termasuk yang beruntung di tengah banyaknya korban kehilangan nyawa. Beruntung pula pengemudinya yang tak dituntut atas (mungkin) kelalaiannya. Kecelakaan yang melibatkan mobil dan sepeda motor seperti itu sudah menjadi pemandangan umum setiap hari. Sulit mencari siapa yang salah dalam kondisi itu. Biasanya, keduabelah pihak merasa paling benar. Mestinya, konflik di jalan yang melibatkan mobil dan sepeda motor bisa ditekan. Upaya ini sangat mungkin dilakukan bila pengendara di kedua jenis kendaraan itu mengerti mana yang harus dilakukan dan tidak. Berikut tindakan-tindakan yang sepatutnya selalu diingat pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor: Untuk para pengendara mobil…. Harus berhati-hati saat mendahului kendaraan roda dua. Jangan terlalu dekat dan terlalu cepat. Mungkin Anda berpikir mendahului kendaraan roda dua dengan jarak 30 cm dari setang sepeda motor sudah cukup aman, padahal tindakan itu bisa membuat pengendara roda dua panik dan terkejut. Harus menyediakan ruang manuver untuk pengendara roda dua. Para pengendara roda dua biasanya harus sedikit bermanuver untuk menghindari lubang jalan atau bahkan pejalan kaki. Harus melihat spion dan memperhatikan blindspot mobil saat parkir, terutama parkir pararel, agar tidak mencelakakan pengendara roda dua saat Anda membuka pintu mobil. Jangan membunyikan klakson saat berdekatan dengan pengendara roda dua. Prilaku ini bisa mengagetkan, sehingga pengendara sepeda motor kehilangan keseimbangan. Jangan pernah memotong jalan di depan ban para pengendara roda dua pada saat akan belok kiri, terlebih bila dilakukan tanpa menggunakan lampu sign. Harus berhenti pada saat lampu lalu-lintas berwarna merah. Sekarang ini pengendara roda dua kerap melakukan pelanggan lampu merah. Untuk para pengendara sepeda motor….. Harus menjalin kontak mata (tapi jangan melotot) dengan pengemudi mobil sebelum melalui sebuah perempatan atau saat ingin menyalip dari sisi kanan maupun kiri. Jangan menyalip mobil dalam posisi sempit sebelum Anda menerima kontak mata dengan pengemudi mobil melalui spionnya. Bunyikan klakson atau hidupkan lampu saat ingin menyalip. Tindakan ini akan memicu pengemudi mobil mengarahkan perhatiannya ke belakang melalui spion. Harus berhati-hati saat melewati kawasan parkir pararel. Ingatlah bahwa Anda bisa menabrak pintu mobil yang tiba-tiba terbuka. Harus berhenti pada saat lampu lalu-lintas berwarna merah. Pengemudi mobil memiliki kecenderungan menerabas tanda berhenti. Jangan pernah mengambil posisi di tengah lajur ketika kecepatan rendah. Harus waspada ketika melihat kendaraan umum berhenti. Sewaktu-waktu tanpa terduga penumpang bisa turun atau melintas di depan angkutan umum. Harus mengikuti pelatihan mengemudi kendaraan roda dua dan safety riding sebelum membuat surat izin mengemudi. Jangan lupa mengecek lampu, accu, dan memakai jaket atau rompi yang terang (visible see and be seen). Jangan menyalah-gunakan fungsi lintasan penyeberangan pejalan kaki (zebracross). Pasalnya, pengemudi mobil tidak terbiasa merespon obyek lain selain pejalan kaki di lintasan zebracross. ------------------------- -- <Redd Cyser B 6193 KPL> Every time you go past your limit, that becomes your new limit. http://www.jalanraya.net/ http://www.tokohelm.com/ http://adventuride-indonesia.com/ http://www.andryberlianto.co.cc/ ---------------------------------------------- --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike) ----------------------------------------------------------------------------------------------- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! ----------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED] Untuk mengirim ke milis email ke [email protected] http://www.inbike.org http://inbike-2006.fotopic.net http://inbike.multiply.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

