setuju bang 2008/12/23 Zulux <[email protected]>
> kan kagak harus beli mas adwin > datang lihat-lihat, ngobrol, minum kopi. > > ngobrolin apa aja kek, cewek, safety ride, touring dll > sekalian bersilaturahmi > > bukan begitu dik bowie > > Zulux > > > ----- Original Message ----- > *From:* adwin haris <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Tuesday, December 23, 2008 1:29 PM > *Subject:* [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi > > lihat gratis ya bang > bawa bayar, kagak bayar teriakin "maling....Maling" > kepengen gigit jari > > ntar dulu dagh bang takut kepengen, soalnya kl kepengen lom ade > obatnye xixixixiiiiii.... > > > --- On *Tue, 12/23/08, Zulux <[email protected]>* wrote: > > From: Zulux <[email protected]> > Subject: [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi > To: [email protected] > Date: Tuesday, December 23, 2008, 12:42 AM > > yang gratis lihat pameran helm dan ban mas adwin > tgl 5 januari s/d 5 februari 2009 > > zulux > > > ----- Original Message ----- > *From:* adwin haris <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Tuesday, December 23, 2008 12:33 PM > *Subject:* [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi > > hy satu pertanyaan > bayar atau gratis bro? kalo bayar mundur degh karena banyak > kebutuhan kalau gratis sie ayukss > > --- On *Mon, 12/22/08, [ andry ] <[email protected]>* wrote: > > From: [ andry ] <[email protected]> > Subject: [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi > To: [email protected] > Date: Monday, December 22, 2008, 11:47 PM > > tuh bow ... coba siapin aja proposal ke korporat, sewa trainer defensive > riding swasta, insya allah gue bisa bantu mendatangkan institusi JDDC, dulu > yg di DM ternyata cuma sekian persen ilmu yang bisa diambil dan belum > menyentuh daleman2nya. > itung-itung jadi corporate social responsibility nya indosat terhadap > pegawai. fyi, unilever sudah menerapkan pelatihan ini ke seluruh jajaran > pegawainya yang menggunakan roda dua. sabtu depan unilever unit sales nya > dah masuk grup batch terakhir. atensi mereka di akhir acara bener-bener top. > > > > > rgds. > > > > 2008/12/23 adwin haris <[email protected]> > >> ajak-ajak donk boss jangan dek Bowie adja daku pan juga mau >> serius nie... >> "ilmu lebih bermanfaat apabila ditularkan kepada orang lain" >> >> --- On *Mon, 12/22/08, [ andry ] <[email protected]>* wrote: >> >> From: [ andry ] <[email protected]> >> Subject: [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi >> To: [email protected] >> Date: Monday, December 22, 2008, 11:29 PM >> >> >> bukan pakar sih oom, cuma sudah diberi kesempatan untuk mendalami hal-hal >> demikian aja :-) >> >> >> 2008/12/23 Zulux <[email protected]> >> >>> udah jadi pakar safety riding nih sepertinya >>> >>> zulux >>> >>> >>> ----- Original Message ----- >>> *From:* [ andry ] <[email protected]> >>> *To:* [email protected] >>> *Sent:* Tuesday, December 23, 2008 10:07 AM >>> *Subject:* [InBike] Re: (SR) Safety yang Bukan Basa Basi >>> >>> Hehehehee .......... >>> Praktisi Training SR menyebutkan ada 3 tingkatan/level dalam berkendara : >>> Safety Riding - Defensive Riding - Recovery Riding >>> Defensive Riding ada di level di atas Safety Riding dimana pengendara >>> sudah dapat memprediksi potensi bahaya di jalan raya. Sulit memang tapi >>> butuh membiasakan diri. Kata sederhana nya adalah Berkendara Bertahan, jadi >>> setiap gerak dalam berkendara si pengendara wajib menghitung potensi bahaya >>> dalam upaya menghindari sebuah insiden. >>> >>> Nanti kalo ada sesi training lagi mas Bow mau saya undang liat-liat ? yah >>> untuk lihat seperti apa metode yang kita lakukan gitu ganti :-) >>> >>> >>> >>> >>> Rgds. >>> >>> 1. >>> >>> >>> On 12/23/08, bowie <[email protected]> wrote: >>>> >>>> gw sering denger Defensive Driving... >>>> maksudnya apa yahhh... >>>> >>>> ndak jelas .... >>>> >>>> 2008/12/23 [ andry ] <[email protected]> >>>> >>>>> >>>>> sumber : >>>>> http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/ >>>>> >>>>> ================ >>>>> Safety yang Bukan Basa >>>>> Basi<http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/> >>>>> [image: >>>>> riding boncengan] >>>>> Seorang rekan datang ke kantor dengan kaki pincang. Lututnya memar. >>>>> Mata kaki kirinya lebam dan tergores. Dedi, sang teman, itu, mengaku >>>>> terpeleset ketika menikung di pertigaan Jalan Antasari TB Simatupang, >>>>> Jakarta Selatan. Sambil meringis memegangi kakinya, dia bergumam : >>>>> >>>>> *"Padahal saya kenal betul jalan itu, karena tiap hari lewat." * >>>>> >>>>> Menurut Jusri Pulubuhu, *training director* dan *founder* Jakarta >>>>> Defensive Driving Consulting >>>>> *(JDDC)<http://www.drivingsolution.com/main.php> >>>>> *, kelalaian adalah faktor penyebabnya. Secara psikologis seseorang >>>>> akan terbiasa dengan lingkungan berbahaya walaupun tingkat bahayanya >>>>> tinggi >>>>> *(high risk expossures)*. Jika selalu berintraksi sehari-hari dengan >>>>> kondisi tersebut, akan mengalami *imune* (kebal). >>>>> Seperti yang dikatakan Jusri : >>>>> >>>>> *"Pada saat itulah tingkat kewaspadaannya akan menurun dan lengah."* >>>>> >>>>> Pada saat lengah, ujar penyandang *master instructor in on-off road >>>>> defensive and skill driving* for Schlumberger Group di North America, >>>>> Europe, Australia dan Asia, itu, segala kualitas kemampuan juga ikut >>>>> menurun, maka tidak heran kecelakaan pada kondisi ini terjadi. Jusri >>>>> menyebut : >>>>> >>>>> *"Solusinya, tanamkan dibenak untuk selalu waspada dan waspada." >>>>> * >>>>> >>>>> Rekan tadi mungkin sedikit lebih beruntung dibandingkan korban >>>>> kecelakaan lalu lintas yang tinggi di Indonesia. Data Kepolisian Republik >>>>> Indonesia, yang dikeluarkan Departemen Perhubungan, mengungkapkan >>>>> rata-rata >>>>> kematian di jalan raya mencapai 36 ribu orang per tahun dan 80 persen >>>>> melibatkan pengendara sepeda motor. Menurut Jusri, kesalahan utama >>>>> pengendara adalah salah mengantisipasi. >>>>> Wakil Direktur Lalu Lintas Mabes Polri, Kombes Pol A.K Adjar Triyadi, >>>>> punya ungkapan menarik soal sepeda motor. Ibaratnya, kata dia : >>>>> >>>>> *"Motor itu besi yang dibungkus daging (orang). Berbeda dengan mobil >>>>> yang dagingnya dibungkus besi."* >>>>> >>>>> [image: bebeker berhelm cetok] >>>>> >>>>> *Helm cetok, masih banyak pengendara yang menggunakan. Walau secara >>>>> kualitas dan perlindungan, sangat meragukan. >>>>> * >>>>> >>>> Jusri yang kenyang pengalaman *safety riding* di luar negeri ini >>> menegaskan, seorang biker harian harus sadar apakah dirinya layak untuk >>> mengendarai mobil atau motor hari ini? Dan apakah kendaraan siap dan laik >>> jalan? Terakhir adalah selalu fokus dan waspada. Jusri menegaskan : >>> >>> *"Karena mengemudi adalah full time job. Kalau hanya sekedar iseng, >> atau Anda sedang sakit jangan berkendara."* >> >> *Killing Field Di Jalan Raya* >> Data *Asian Development Bank (ADB) <http://www.adb.org/>* yang dilansir >> pada 2004 menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Indonesia >> mencapai 30 ribu jiwa per tahun, atau 82 orang per hari. Data juga >> menyebutkan : >> >> *Total kerugian akibat kecealakaan tak kalah besar, Rp 41 triliun >> setahun, setara 2,91 dari Gross Domestic Product (GDP). * >> >> Sementara data jumlah kecelakaan dari kepolisian pada 2007, tercatat >> 16.548 kasus dengan kerugian materil mencapai Rp 103,29 miliar. >> [image: cityriding] >> Pantas jika Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa miris, karena jumlahnya jauh >> lebih besar dari korban flu burung. Kalla mengatakan, seperti dikutip * >> tempointeraktif <http://www.tempointeraktif.com/>,* dalam Peresmian Pekan >> Nasional Keselamatan Jalan Raya, akhir April silam. >> >> *"Flu burung selalu menjadi perhatian besar di dunia, kita sering dimaki, >> padahal korban flu burung cuma seratus orang per tahun." * >> >> Menurut Kalla, kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat semakin >> banyaknya jumlah motor yang beredar di jalanan, ditambah mobilitas penduduk >> yang tinggi dan jalan yang rusak. Saat ini, kata dia, ada sekitar 35 juta >> sepeda motor beredar per harinya. >> Kalla mengatakan : >> >> *"Ditambah dengan teknologi kecepatan sepeda motor yang dulu 50 kilometer >> per jam, sekarang 100 kilometer per jam."* >> >> Teknologi yang semakin berkembang tersebut, tentu menuntut ketrampilan dan >> perhatian ekstra bagi penggunanya. Untuk itu, Kalla menegaskan perlunya >> harmonisasi dari semua pihak. >> [image: forwot touring 2] >> *Jusri Pulubuhu* <http://www.drivingsolution.com/main.php> menyebutkan, >> jalan raya tak ubahnya *killing field*. Pemahaman tentang keselamatan, >> kata dia, belum menyatu dengan individu. Peran *leader*, baik kepala >> pemerintahan maupun pimpinan perusahaan sangat penting. Menurut Jusri : >> >> *"Kepedulian soal safety jangan berhenti sebagai slogan. Itu harus >> dilakukan secara konsisten, dari pimpinan tertinggi turun ke petinggi >> dibawahnya."* >> >> *Kepedulian Bersama* >> >> Sejumlah pabrikan sepeda motor dan pelaku industri lain pun turut prihatin >> dengan tingginya angka kecelekaan sepeda motor. Salah satu produsen sepeda >> motor yang konsisten dengan program *safety riding* (keselamatan >> berkendara) adalah *PT Astra Honda Motor (AHM)<http://www.astra-honda.com/> >> * yang sejak 2002 mempelopori kampanye *safety riding* di Tanah Air. >> >> Menurut *Senior GM Technical Service Div./Safety Riding Center* AHM A.S. >> Tedjosiswojo, sepeda motor memiliki kontribusi terhadap angka kecelakaan. >> Dan AHM sebagai produsen memiliki tanggung jawab melalui program *safety >> riding* yang menjadi tugas mulia dan berkontribusi terhadap keselamatan >> berkendara. >> >> [image: ahmsafety] >> >> Begitu pula *Yamaha Motor Kencana Indonesia >> (YMKI)<http://www.yamaha-motor.co.id/> >> * yang sejak lama menggelar program Yamaha Safety Riding Science. >> Dyonisius Beti, Wakil Presiden Direktur YMKI menjelaskan, program itu >> merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap keselamatan berkendara pengguna >> motor di Indonesia dan sejalan dengan gerakan *safety riding* yang >> dikampanyekan dunia. >> >> [image: yamahasafety] >> >> Sedangkan *Shell Indonesia <http://www.shell.com/home/content/id-en> *juga >> mempelopori kampanye keselamatan dengan serangkaian program yang mendidik. >> Diantaranya >> dengan meluncurkan kampanye *Child Safety* atau Keselamatan Anak-Anak >> yang bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dan anak-anak mengenai >> bahaya yang mungkin terjadi di sebuah SPBU. >> >> Pada akhir Maret 2008 lalu, Shell menggelar kampanye keamanan berkendara >> di Blitz Megaplex, Jakarta. Sejumlah klub motor besar dan komunitas sepeda >> motor meramaikan acara yang dibarengi nonton bareng MotoGP. Menurut Ria R >> Christina, Brand & Communication Manager Shell Indonesia, acara itu untuk >> meningkatkan kesadaran keamanan para pengendara motor Tanah Air. >> >> [image: shellsafety] >> Bintarto Agung, Ketua *Indonesia Defensive Driving Centre >> (IDDC)<http://www.iddc.co.id/> >> *, salah satu pembicara yang dihadirkan Shell, menyebutkan, persoalan >> keselamatan dan keamanan bersepeda motor sangat tergantung kondisi mental >> seorang biker. Bintarto mengatakan : >> >> *"Saya kira, dengan saling respect antar sesama pengguna jalan, mematuhi >> peraturan lalulintas yang berlaku, akan mampu mengurangi kecelakaan di >> jalan."* >> >> Akhir Mei lalu, Shell juga meluncurkan program *"Road Safety: Think >> Safety, Act >> Safely"<http://www.shell.com/home/content/id-en/news_and_library/press_releases/2008/press_release_road_safety_program_indonesian_280508.html> >> * dengan melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Jakarta. Program >> yang merupakan bagian dari investasi sosial/CSR Shell Indonesia ini >> bertujuan memberikan kontribusi secara aktif terhadap keselamatan dan >> keamanan berkendara di jalan. >> >> Klub roda dua yang sudah mapan, seperti *Honda Tiger Miling List >> (HTML)<http://honda-tiger.or.id/> >> *, Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ), *Yamaha MX Club Indonesia >> (YMCI)<http://www.ymci.web.id/> >> *, *Depok Tiger Club (Detic) <http://detic.honda-tiger.or.id/>*, *Yamaha >> Vega Mailing List (YVML) <http://yamaha-vega.or.id/>*, *Suzuki 2 Wheels >> Community (S2W) <http://www.suzuki-2wheels.or.id/main/index.php>*, dan >> lain-lain melengkapi diri dengan aturan baku organisasi mengenai keselamatan >> berkendara. Pelan tapi pasti kesadaran untuk mengutamakan keselamatan di >> jalan mulai menjadi kebiasaan. Walau baru sebagian kecil yang melakukan, >> setidaknya ada yang peduli, dari pada tidak sama sekali. >> >> *Persiapan Riding* >> Naik motor itu mudah. Putar kunci kontak, starter, masukan gigi, gas, >> dan…go! Namun apakah segampang itu riding? Setidaknya ada sejumlah aturan >> mendasar yang wajib dipatuhi seorang biker yang bertanggung jawab. Kenapa >> bertanggung jawab? Ya, sang *biker*, selama berkendara, harus mempunyai >> tanggung jawab yang tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain >> di sekitarnya. >> [image: ktmrider] >> Langkah sederhana, namun ternyata sulit dilakukan bila tidak >> dibiasakan:selalu memeriksa kondisi motor sebelum digunakan. >> Ini yang saya lakukan saban hari sebelum *menunggang* motor. Hal ini >> perlu saya lakukan mengingat jarak tempuh yang cukup jauh sekali jalan >> menuju ke tempat kerja: 42 kilometer. >> *Riding Gear :* >> *Helm fullface with balaclava.* >> [image: helmfullface] >> *Sepatu biker.* >> [image: sepatubiker] >> *Knee protector.* >> [image: kneeprotector] >> *Glove with protector.* >> [image: glove] >> *Full bodyprotector.* >> [image: fullbody] >> *Jaket.* >> [image: jaket] >> *Cek Motor :* >> *Head lamp harus nyala.* >> [image: lampudepan] >> *Lampu belakang dan rem menyala.* >> [image: lampubelakang] >> *Cek rem depan belakang.* >> [image: remdepan] >> *Sein kiri-kanan depan-belakang nyala.* >> [image: sein] >> *Cek tekanan angin dan kondisi ban.* >> [image: tekananangin] >> *Tegangan dan kondisi rantai.* >> [image: cekrantai] >> *Cek posisi spion.* >> [image: spionok] >> *Setelah OK, lakukan pemanasan / peregangan tubuh.* >> [image: pemanasan] >> Satu lagi yang sangat penting, yaitu sikap berkendara : >> >> *Mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Dan respect terhadap >> pengguna jalan lainnya.* >> >> *Servis Rutin: Wajib!* >> Disamping cek harian, rutin servis di bengkel juga perlu dilakukan. >> Biasanya setiap 1500 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu saya capai dalam >> waktu kurang dari sebulan. Servis rutin selalu dibarengi dengan penggantian >> oli. Pelumas standar pabrikan sudah mencukupi untuk digunakan di motor >> standar. >> Lalu apakah tidak boleh menggunakan oli selain pelumas standar? Tentu >> boleh dan bisa dilakukan. Hanya saja, konsumen wajib mengetahui kualitas oli >> pengganti tersebut. Cara paling mudah: beli pelumas bermerek yang populer, >> semacam: Pertamina, Shell, Castrol, Repsol, Petronas, dan lain sebagainya. >> *Shell Advance<http://www.rileks.com/ragam/?act=detail&artid=15082006101321> >> * misalnya, yang dilengkapi DPA (*Dynamic Performance Additive*). DPA >> merupakan teknologi pendukung yang terbukti dan dipercaya dapat membantu >> mengatur oksidasi di dalam mesin yang membuat pelumas tetap *"young and >> fit"* , sehingga para pengendara sepeda motor dapat merasakan daya respon >> yang lebih dari sepeda motor mereka. >> [image: shell advance] >> Shell Advance juga mencegah penguraian didalam mesin, sehingga pelumas >> terus bekerja sampai saat penggantian pelumas yang berikutnya. Selain itu >> Shell Advance juga memiliki detergen khusus yang mendukung kebersihan >> komponen dengan melepaskan kemudian meluruhkan partikel karbon hitam yang >> membandel secara aman. Kelebihan-kelebihan tersebut dapat membantu >> meningkatkan kinerja mesin motor sehingga menjadi lebih prima. >> Keunggulan dari performa dan teknologi yang dimiliki Shell Advance telah >> diuji di ajang balap internasional oleh Ducati. Shell Advance telah berhasil >> meraih kepercayaan dari tim Ducati pada ajang MotoGP dan Superbike. >> Terus oli apa yang saya gunakan? Sampai hari ini saya masih setia dengan >> oli pabrikan: Yamalube 4T. Selain harganya terjangkau, juga ada edisi khusus >> kemasan Yamalube Goes To MotoGP: Valentino Rossi sedang *ngepot*ditikungan. >> [image: yamalubemotogp] >> ================ >> >> -- >> - B 6193 KPL - KHCC 011 - HCST 015 - >> Wear a helmet! Even if you don't care about yourself, I'll bet someone >> does ! >> http://www.jalanraya.net/ >> http://www.tokohelm.com/ >> http://adventuride-indonesia.com/ >> http://www.andryberlianto.co.cc/ >> ---------------------------------------------- >> http://www.jalanraya.net/ >> http://www.tokohelm.com/ >> http://adventuride-indonesia.com/ >> http://www.andryberlianto.co.cc/ >> ---------------------------------------------- >> >> >> >> >> -- >> - B 6193 KPL - KHCC 011 - HCST 015 - >> Wear a helmet! Even if you don't care about yourself, I'll bet someone >> does ! >> http://www.jalanraya.net/ >> http://www.tokohelm.com/ >> http://adventuride-indonesia.com/ >> http://www.andryberlianto.co.cc/ >> ---------------------------------------------- >> >> >> >> > > > -- > - B 6193 KPL - KHCC 011 - HCST 015 - > Wear a helmet! Even if you don't care about yourself, I'll bet someone does > ! > http://www.jalanraya.net/ > http://www.tokohelm.com/ > http://adventuride-indonesia.com/ > http://www.andryberlianto.co.cc/ > ---------------------------------------------- > > > > > -- IfYouTolerateThisYourChildrenWillBeNext bowie --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike) ----------------------------------------------------------------------------------------------- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! ----------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk mendaftar kirim email data diri ke [email protected] Untuk keluar milis kirim ke [email protected] Untuk mengirim ke milis email ke [email protected] http://www.inbike.org http://inbike-2006.fotopic.net http://inbike.multiply.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

