Mas Tomi,

Terima Kasih banyak, jawabannya yang sangat mencerahkan..

  ----- Original Message ----- 
  From: Tomi Wijanto 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, February 12, 2007 6:22 PM
  Subject: Re: [indo-oracle] Suatu database sebaiknya sampai scope mana?


  Keuntungan kalau cuma ada satu database (setiap module
  berada di skema terpisah) al:
  - bbrp jenis administrasi database menjadi lebih
  ringan, misalkan proses buat/config database, backup,
  standby/replikasi.
  - apabila antar module ada ketergantungan, lebih mudah
  diimplementasikan (misalnya referential constraint,
  trigger).
  - mudah dalam hal sharing data (misalnya info customer
  di purchasing bisa dipakai oleh module lain hanya
  dengan melakukan 'grant').
  - lebih hemat pemakaian cpu/memori karena jumlah
  proses background oracle lebih sedikit

  Kerugian:
  - apabila satu module bermasalah, hingga menyebabkan
  availabilitas database/server terganggu, otomatis
  module
  lain juga terganggu (misalnya jumlah session melampaui
  init param sessions, program infinit loop dan makan
  cpu).
  - proses maintenance database kemungkinan menyebabkan
  downtime utk semua aplikasi di atasnya (misal apply
  patch).
  - Apabila tipe aplikasi memiliki karakteristik yg
  berbeda 
  (misalkan ada aplikasi yg cenderung ke reporting, ada
  yg transaksi), maka sulit menemukan konfigurasi
  database yg cocok.
  - perlu capacity planning yg bagus, karena jumlah
  user/data yang lebih besar dalam satu database. Jangan
  sampai
  baru sebentar server-nya sudah tidak mampu menampung
  workload yg ada, 
  soalnya kalau mau migrasi server harus selalu ke
  server yg lebih powerfull (kecuali pakai RAC). 
  (sebaliknya kalau databasenya per module, bbrp
  database bisa lebih mudah dipindahkan 
  ke server lain yg lebih rendah spec-nya utk mengurangi
  workload)

  Trigger/procedure bisa lintas database dengan
  menggunakan database link. Cuma perlu dipertimbangkan
  dari sisi performance. Selain itu kalau ada perubahan
  di base objek, trigger/procedure di database lain
  tidak langsung menjadi invalid. Jika ada error, baru
  ketahuan pada waktu runtime, dan procedure baru akan
  di-flag sebagai invalid.

  regards,
  tomi

  --- Oscar Wilyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  > Dear Masters,
  > 
  > Newbie butuh suggestions neh..
  > 
  > Sebaiknya dalam membuat aplikasi yang terintegrasi
  > (terdiri dari berbagai modul seperti purchasing,
  > inventory, production dll) databasenya satu untuk
  > semua modul atau setiap modul satu database?
  > pro-kontra nya seperti bagaimana?
  > 
  > Apakah memungkinkan membuat triger, prosedur maupun
  > fungsi lintas/ antar database?
  > 
  > Thanks in Advance,
  > Oscar
  > 

  __________________________________________________________
  TV dinner still cooling? 
  Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
  http://tv.yahoo.com/


   



------------------------------------------------------------------------------
This message contains confidential information and is intended only for the
individual named. If you are not the named addressee you should not
disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender
immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete
this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be
secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost,
destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. MKD Group therefore
does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this
message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is
required please request a hard-copy version. 

MKD Group, www.mkdgroup.com
------------------------------------------------------------------------------


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke