1. kalau tidak salah, oracle software itu tidak bisa di shared. jadi 
harus bener2 berada dan digunakan di satu mesin. Kalau untuk shared, 
mungkin perhitungannya beda. CMIIW

2. AFAIK, tergantung jumlah user/schema yang ada di database (*yang kita 
create*). jadi bukan jumlah koneksi user tersebut ke database. Lagipula, 
Oracle sudah menentukan jumlah minimum user, jadi tidak perlu terlalu 
khawatir akan batasan ini. CMIIW

Menurut saya, untuk penghematan sebaiknya menggunakan named license. 
Kecuali untuk database dengan skala yang sangat besar (* butuh sangat 
banyak user *).

--jo--
Kristy Whanarahardja wrote:
>
> kalau ada yg punya pengalaman, tolong info nya, karena kalau tanya oracle
> langsung percuma, pasti mereka mau jual sebanyak2nya ;)
>
> 2 mesin (fail over) Sun v490 dgn masing-masing 2 processor dual core 
> (Sparc
> III+).
> kalau ambil oracle license processor-based, berdasar ratio dari oracle utk
> tipe processor tsb adalah 1.5 x jumlah core.
> jadi masing2 server berlisensi 3 license dgn total keseluruhan 6 license.
>
> pertanyaannya:
>
> - kalau oracle 10g diinstall hanya satu di shared RAID storage () supaya
> fail over jalan (local storage server hanya utk OS), apa tetap oracle
> license harus 6? atau cukup 3 (mengingat pada suatu saat hanya satu 
> mesin yg
> jalan, karena belum dibuat cluster, hanya fail over)
>
> - kalau misal dgn named-user license, koneksi aplikasi lewat application
> server, user login di level aplikasi jadi sebetulnya hanya pakai satu 
> oracle
> user/schema. apa bisa dibilang named-user license cuma satu?
>
> penting banget utk tau pasti. puluhan ribu dollar masalahnya ;)
>
>  


Kirim email ke