Hi hans,

Posisinya strategis sekali dan juga penu tangguh jawab tuh jadi PM.

Tapi yang jelas dalam proyek pengembangan software, paling mudah ikutin aja
SDLC (Soft. Dev. Life Cycle).

Stepnya kayak gini:

a.       Analisa kebutuhan user, di fase ini bikin dokumen yang namanya SRS
(Soft. Req. Specification), isinya menuangkan riil kebutuhan user, mulai
dari business process, level security yg dia mau, interaksi antar departemen
(marketing, akunting, produksi, dll), sampai outcome yg user harapkan

b.      Dokumen tesebut sebaiknya di presentasikan dan di tanda-tangani
usernya. Karena penyakit user itu sering nambah modul suka-suka dia. Jadi
kalo gak mau direpotin bulak-balik sana sini, mending minta dia lihat dan di
tanda0tangani.

c.       Kalau sudah masuk ke fase design, ini kita bikin DFD (data flow
diagram), UML (Unified Modelling Language), ERD (entity relationship
diagram) sampai dengan user interface story board (UIS). UIS ini isinnya
dummy layout di layar yg akan dipakai oleh user. UIS ini alat yg paling enak
banget untuk bikin user ngerti apa yg akan kita bikin. Terutama user yang
tdk memiliki computer background. Misalnya user2 di management. Dan sekali
lagi mereka harus tanda-tangan.

d.      DFD pada level 0 dan 1 juga bisa untuk konsumsi user untuk
ngejelasin interaksi mereka dengan sistem, UML juga. Tapi tidak semua UML
ya. Kalau sudah sampai modeling Class mending tidak usah diberikan ke user.
Begitu juga ERD, ini bukan konsumsi user.

e.      Nah, setelah selesai semua itu di gabung menjadi satu dokumen
namanya Soft. Specification. Dokumen ini sebagain konsumsi user sebagian
lagi konsumsi tim programmer.

f.        Kalau sudah baru deh masuk ke fase produksi, programmer bisa mulai
bikin programmnya.

g.       Nah, jika sudah dianggap selesai, baru hasil kerja programmer ini
di test. Cara testnya, kita bikin scenario sebanyak mungkin yg mungkin
timbul di kemudian hari. Maksudnya scenario itu ialah kondisi yang akan di
hadapi user saat memasukkan data, misalnya kalo bikin program kasir,
kondisinya user bisa menerima pembayaran dengan jenis tunai. Lalu jenis
tunai bisa saja uangnya berlebih, jadi musti ada kembalian. Atau user udah
keburu print kwitansi eh, pelanggan gak jadi beli. Musti dibikin prosedur
pembatalan, etc. gitu deh..

h.      Uji coba ini dilakukan dulu internal. Kalau sudah diaggap bagus baru
di presentasikan ke user. Kalau perlu usernya nyobain dengan berbagai
scenario tadi.

i.         Nah, uji coba juga musti ada ttd user loh. Yg menyatakan kalo dia
udah test dan hasilnya sesuai harapan. Ini di kenal dengan UAT (user
acceptance test).

j.        Setelah UAT udah santai deh, tinggal masuk ke deployment
(instalasi di server dan di workstation misalnnya).

k.       Terakhir bikin buku manual dan bikin sesi pelatihan.

 

Step2 di atas itu masih umum. Yang jelas kita bisa pake strategi klasik
"modular" untuk aplikasi yg kompleks dan besar. Misalnya kalau di minta
bikin sistem ritel, dari akunting, warehouse sampe store. Nah, kalo udah
gini step2 dia atas bisa dibuat spesifik untuk satu department. Jadi
akunting sendiri, kasir sendiri, dll. tinggal tambahin step terakhir pas uji
coba, yaitu integrasi. Misalnya mau nguji bener gak data dari store ke
akunting itu prosesnya a,b,c, d trus hasilnya sesuai.

 

Panjang ya? He he he.  Semoga kepake ya.

 

Dipa.

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of fadelis sukya
Sent: Sunday, August 05, 2007 12:35 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [indo-oracle] [Ask] Project Aplikasi

 

bisa di perjelas untuk projectnya spt : aplikasi apa yg mau dibuat, tool apa
yang mau dipake untuk development,serta requirement lainya.
biar kami lebih specific dalam meberikan bantuan

terima kasih.

Ds

On 8/3/07, hans <[EMAIL PROTECTED] <mailto:hans%40matsglobal.com> > wrote:
>
>
> Dear All
>
> Minta masukkan nya donk...
> Saya punya project pembuatan aplikasi di kantor saya dan kebetulan saya
> yang jadi pimpinan project tersebut.Dalam hal ini saya masih newbie bangt
> Sebenrnya apa saja yang harus di persiapkan biar program yang saya dan tim
> hasilkan
> dapat sesuai dengan yang diinginkan.
>
> Minta saran dan masukkannya atau tips2 nya
>
> Terimakasih buat semua...
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke