1. Install Oracle software dimesin linux yg baru 2. Copy seluruh hasil backup ke mesin linux yg baru (utk lebih mudahnya, lokasinya dibuat sama) 3. Set environment variables (spt: ORACLE_HOME, ORACLE_SID, dll) 4. Buat dummy parameter file (atau copy dari origin server) 5. Jalankan RMAN, startup nomount, lalu restore SPFILE dari hasil autobackup (kecuali kalau sudah copy dari origin server) 6. Restore CONTROLFILE dari hasil autobackup 7. alter database mount 8. restore database 9. recover database 10. open database
Di Linux nggak ada OracleService<SID> spt di Windows, jadi nggak perlu menjalankan ORADIM. CMIIW, Bowo --- In [email protected], "Andes Febrian" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear all, > > mau tanya, saya punya backup file full database yg dibackup dgn menggunakan > rman, lalu bila saya mau merestore backup-an itu ke server baru, gmn ya ?? > server yg baru itu mesin linux, database server yg dibackup jg linux. > klo di windows kita tinggal install software oracle lalu buat instance dgn > oradim, tp klo di linux gmn ? mohon pencerahannya > > terima kasih > > -- > Cheers, > ^_^ Andes ^_^ > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

