Dear Andes

1. Hindari untuk melakukan kill session melalui task manager.
2. Gunakan OEM untuk lakukan kill session.
    Harap diperhatikan saat melakukan kill session menggunakan OEM
    Hanya session yang memiliki username yang "boleh" di"kill".
    Karena session yang tidak memilki username adalah session untuk service
oracle (background).

3. Pertimbangan melakukan kill session adalah integritas aplikasi yang
berjalan.
4. Coba cek undo tablespace, jika ukuran nya meningkat, kemungkinan ada
proses pada aplikasi anda yang bermasalah dengan perintah DML "insert".
Mungkin ada looping yang berakibat terdapat proses DML tanpa commit.

5. Coba cek temp tablespace. jika ukuran meningkat, kemungkinan adalah ada
proses select yang cukup berat.
hal tersebut dapat disebabkan banyak hal:
- index pada tabel yang di"select" bermasalah (index tidak ada, tidak
sesuai)
- optimizer mengarahkan parser oracle untuk melakukan full table scan.

6. Cek penggunaan memori pada server, apakah sudah terjadi paging (Cek PF
usage pada task manager dibandingkan dengan physical RAM server anda).
Paging file sangat dapat membuat CPU utilisasi menjadi idle.
Cek kembali total size SGA + PGA anda vs penggunaan memory sebelum oracle.


Semoga dapat membantu

salam
yahya





On 12/3/07, Andes Febrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Dear all,
>
> tolong pencerahannya, di server db oracle terlihat oracle process sangat
> tinggi (99%), saya lihat di task manager. kemudian saya liat sessionnya,
> ternyata banyak aplikasi oracle.exe yg sedang active. tp ketika saya mau
> kill session tersebut, ada muncul eror "is not user session". kira2 knp ya
> ?
> dan apa yg harus saya lakuin selain matikan service dan instance.
>
> terima kasih
>
> --
> Cheers,
> ^_^ Andes ^_^
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke